KINATA . Karena Darryl.

KINATA . Karena Darryl.
mencari nomor kantor polisi terdekat.


__ADS_3

Aliken dan Asmira menuju rumah pak RT yang di tunjuk oleh warga sekitar.


"tadi kata nya, lurus saja sampai mentok, rumah pak RT ada di sebelah kanan" kata Aliken kepada Asmira saat sedang di jalan.


"tok" "tok" "tok" suara ketukan pintu rumah pak RT yang di ketuk oleh Aliken.


"maaf dek, adek mau bertemu dengan pak RT daerah ini" tanya seorang warga sekitar yang sedang melewati rumah pak RT.


"ia pak, kami sedang mau menemui pak RT daerah ini, karena kami ada perlu sedikit"


jawab Aliken kepada warga yang bertanya.


"pak RT nya jam segini sedang pergi ke kantor lurah dek, jadi kalau adek mau bertemu pak RT, pak RT sudah berada di rumah sekitar jam dua siang" kata seorang warga kepada Aliken.


"ohh, pak RT sedang tidak berada di rumah, kalau jam dua siang saya tidak jadi bertemu pak RT, karena saya butuh nya sekarang juga" jawab Aliken kepada warga yang berbicara dengan nya.


"maaf dek, kalau boleh tau, adek membutuhkan pak RT untuk apa ya, kalau misalkan masalah biasa, adek tinggal ke rumah saya saja berbincang nya. karena sebelum pak RT yang menjabat sekarang, saya yang menjabat menjadi RT daerah ini" ucap seorang warga kepada Aliken, untuk berbincang dengan nya.


"oh, kalau begitu saya boleh ke rumah bapak tidak?, karena ada hal yang harus saya bincang dengan bapak" tanya Aliken kepada warga yang berada di depan nya, untuk pergi ke rumah nya.


"boleh dek, kalau begitu, adek ikut saya ya menuju rumah bapak" jawab seorang warga kepada Aliken.


Aliken dan Asmira pun mengikut seorang warga yang dulu menjabat RT daerah itu.


"bapak, kalau boleh tau, nama bapak siapa pak?" tanya Aliken kepada seorang yang mengajak ia ke rumah nya, saat sedang di jalan.


"nama bapak ialah bapak Sastro dek" jawab pak Sastro mengenai namanya.

__ADS_1


"kalau adek berdua nama nya siapa?" tanya pak Sastro kepada Aliken dan Asmira mengenai nama nya.


"saya bernama Aliken dan ini pacar saya yang perempun ini bernama nyonya Asmira" jawab Aliken kepada pak Sastro yang bertanya mengenai nama nya.


Aliken dan Asmira pun sampai di rumah pak Sastro.


"ayo silakan masuk dek, ini rumah bapak yang bapak jadikan sebagai kantor RT dulu" kata pak Sastro kepada Aliken dan Asmira untuk masuk ke dalam rumah nya.


"oh, ia pak, saya masuk ya pak" jawab Aliken dan Asmira sambil membuka sepatu nya untuk masuk ke dalam rumah pak Sastro.


"silakan duduk dulu ya, di sofa ini, bapak buatkan kalian teh hangat dulu" kata pak Sastro kepada Aliken dan Asmira, untuk duduk di sofa nya dan akan di buat teh hangat.


"ok pak, terimakasih pak, bukan nya menolak, tapi aku dan Asmira sudah minum di jalan saat menuju rumah pak RT yang sekarang menjabat" jawab Aliken, menolak untuk di buatkan teh, karena sudah minum di jalan.


"tidak apa apa jika teh yang bapak akan buat tidak di minum, tetapi bapak selalu membuat teh untuk orang yang berkunjung ke rumah bapak" ucap pak Sastro kepada Aliken dan Asmira.


"saya meminta maaf, atas perkataan ku tadi ketika bapak ingin membuatkan teh, saya menolak nya, tetapi jika bapak memaksa membuat teh nya, saya dan Asmira akan meminum nya" jawab Aliken kepada pak Sastro dengan nada santun.


Aliken dan Asmira menunggu hingga teh jadi untuk ia bisa berbicara mengenai nomor telepon polisi terdekat.


"sekarang sudah jam tujuh pagi, kita hanya punya waktu sekitar tiga puluh menit untuk mengetahui nomor kantor polisi terdekat''


"ini dia, teh hangat penyambut tamu pertama hari ini sudah jadi. silakan di minum ya"


kata pak Sastro kepada Aliken dan Asmira untuk meminun teh yang di buat nya.


"ok pak, terimakasih banyak ya pak, untuk teh hangat yang bapak buat untuk aku dan Asmira" jawab Aliken dengan mengucapkan terimakasih kepada pak Sastro.

__ADS_1


"ok pak, saya berada di rumah bapak untuk berbicara titik poin nya" ucap Aliken kepada pak Sastro untuk berbicara hal yang penting bagi nya.


"ok, kita bicara titik poin nya sekarang juga" jawab pak Sastro kepada ucapan Aliken.


"apakah pak Sastro mengetahui nomor polisi terdekat tidak?, soal nya saya bertanya kepada warga daerah ini, satu pun tidak ada yang mengetahui nomor kantor polisi terdekat dan warga yang saya tanyakan berkata, mungkin pak RT daerah ini, mengetahui nomor kantor polisi terdekat" tanya Aliken kepada pak Sastro.


"ohh, adek ingin mengetahui nomor kantor polisi terdekat, kalau nomor kantor polisi terdekat saya pernah mengingat nya, tetapi banyak nomor yang saya harus ingat saat itu, nomor kantor polisi terdekat pun terlupakan, karena saya pikir tidak terlalu penting nomornya bagi saya" jawab pak Sastro kepada Aliken mengenai nomor telepon polisi terdekat.


"ok, tidak masalah pak, saya akan pergi dari tempat ini dan tetap mencari nomor telepon polisi terdekat dengan waktu dua puluh menit" ucap Aliken kepada pak Sastro.


"kalian ingin kemana lagi?, kalian sudah tau, jika seluruh warga daerah ini, tidak mengetahui nomor kantor polisi terdekat" tanya pak Sastro kepada Aliken dan Asmira mengenai harus kemana lagi ia cari nomor kantor polisi terdekat.


"bapak tau kalian tidak akan menyerah, tapi pencarian kalian akan sia-sia, bapak ingin pencarian ini tidak sia sia. di depan gedung hijau yang berada tidak jauh dari tempat ini, ada tempat penampungan mobil rongsokan, bapak pernah melihat ada mobil polisi yang rusak di taro di tempat itu, di bagian lambung mobil terdapat nomor kantor polisi" ucap pak Sastro kepada Aliken dan Asmira mengenai mobil polisi yang berada di tempat rongsokan.


"ok pak, terimakasih atas info yang bapak berikan kepada kami" ucap terimakasih Aliken kepada pak Sastro karena menunjukan mobil polisi yang berada di tempat rongsokan.


Aliken dan Asmira pun menuju tempat yang di berikan oleh pak Sastro.


"waktu kita sekitar dua puluh menit lagi, untuk menemukan nomor kantor polisi terdekat" ucap Asmira kepada Aliken saat sedang di jalan.


Aliken dan Asmira sampai di gedung hijau, yang pak Sastro kasih tau.


"ini kita sudah berada di gedung hijau, tetapi di mana letak tempat penampungan mobil polisi yang rusak itu" kata Aliken kepada Asmira mengenai di mana letak tempat barang rongsokan mobil itu.


"coba kita tanya ke orang itu, mungkin dia tau, dimana letak nya" ucap Aliken kepada Asmira untuk bertanya kepada orang yang sedang membaca koran.


Aliken dan Asmira mendekati seorang warga yang sedang membaca koran di depan mini market.

__ADS_1


"bapak, boleh tanya sebentar tidak, maaf mengganggu waktu nya, bapak mengetahui tempat penampilan mobil rongsokan tidak?" tanya Aliken kepada seorang yang sedang membaca koran.


"ohh, tempat penampungan mobil rongsokan, berada tepat di belakang gedung hijau ini, tetapi tempat itu di kunci, pintu masuk nya berupa pintu kawat yang bolong bolong, tetapi jika adek ingin masuk, adek bisa memanjat nya" jawab seorang yang di tanya Aliken kepada Aliken mengenai letak tempat penampungan mobil rongsokan"


__ADS_2