KINATA . Karena Darryl.

KINATA . Karena Darryl.
tertangkap.


__ADS_3

aku pun sadar. ternyata mereka mengetahui kita yang sedang berlari mencari tempat persebunyian. aku dan kawan kawan tidak menghiraukan makhluk itu yang mencoba menakuti takuti kita dengan suara yang besar dan berat. aku tidak tau apakah itu suara takut takuti atau suara mereka atau mungkin suara mereka ngamuk, intinya suara itu sangat terdengar jelas saat aku dan kawan kawan berlari mencari tempat persebunyian. aku melewati pohon pohon yang tinggi itu, hanya ada pohon dan pohon di tempat itu. aku tidak melihat ada tempat persembunyian di pulau itu. sementara makhluk Tanori itu semakin dekat di belakang kita. lari makhluk itu sangat kencang dan lincah, padahal badan mereka itu besar, tetapi lari mereka itu bahkan bisa mengalahkan aku dan kawan kawan.


"apa yang harus kita lakukan Densi" tanya Asmira kepada Densi ketika kita sedang berlari. "aku tidak tau harus melakukan apa sekarang ini. sepertinya makhluk itu semakin dekat di belakang kita deh. yang kita harus lakukan ialah berpencar dan alihkan mereka. dengan kita berpencar maka mereka akan teralihkan tujuan mereka" jawab Densi kepada Asmira. aku yang berada dekat dengan Aliken dan Densi yang berada dekat dengan Asmira berpencar secara bersama-sama. aku dan Aliken ke kiri dan Densi dengan Asmira ke kanan. kita pun secara bersamaan memisahkan diri ke kanan dan ke kiri. tetapi makhluk Tanori itu mengetahui apa yang sedang kita lakukan. salah satu makhluk Tanori berkata kepada yang lain nya "sebagian belok ke kanan dan ikuti dua makhluk asing itu, dan sebagian belok ke Kiri mengikuti dua makhluk asing itu." jumlah makhluk Tanori yang sedang mengejar aku dan kawan kawan sekitar enam makhluk, tiga mengejar Asmira dan Densi, sementara tiga mengejar aku dan Aliken.


aku tidak mengetahui keadaan Asmira dengan Densi saat itu, apakah ia tertangkap atau mereka lolos dari kejaran Tanori itu. sementara aku dan Aliken terus berlari menuju pantai, tempat awal aku dan Densi berada. aku pun berlari sangat cepat melewati pohon poho leabat untuk sampai di pantai. setelah aku dan Aliken sampai di pantai, aku langsung mencari gua, gua yang aku lihat sebelum nya. untuk kedua kalinya aku terjatuh di tempat itu. aku tersandung batu yang berada di antara pasir pasir pantai itu. sementara Tanori itu sudah hampir keluar dari pepohonan itu. sebelum Tanori keluar dari pepohonan itu, Aliken menolong dan membantu ku untuk terus berlari, ia berupaya membangunkan aku dari jatuh tersebut. akupun berhasil bangun dari sandunganku itu. tetapi saat aku berdiri aku terjatuh lagi karena sakitnya kaki ku akibat tersandung batu yang berada di pantai itu.


Aliken merasa bahwa Tanori sudah akan keluar dari pepohonan itu. tanpa pikir lama, Aliken langsung mengangkat ku dengan posisi tertidur dan meenggendongku ku ke gua yang aku ingin tuju itu.Tanori itu sudah keluar dari pepohonan, saat Tanori itu keluar dari pepohonan, aku dan Aliken dengan langkah lebarnya Aliken berhasil masuk ke dalam gua tanpa di lihat Tanori. memang tidak di lihat sama Tanori nya, terapi saat Aliken melangkah lebar dan masuk ke dalam gua, suara nya itulah yang aku tak tau, apakah Tanori Tanori itu mendengar nya. pendengaran Tanori empat kali lebih tajam dari pendengaran manusia. ya di gua itu aku hanya berharap Tanori Tanori itu tidak mendengar nya. sangat tidak mungkin Tanori itu tidak mendengar Aliken terjatuh ke batu itu. jika saja aku jadi Tanori, mungkin aku bisa mendengar suara itu.

__ADS_1


di dalam gua itu, aku dan Aliken sangat panik karena Tanori Tanori yang mengejar kita. aku menarik nafas dalam dalam dan Mengehanbuskan nya, aku ulang berkali kali dengan sangat cepat. Aliken mengatakan kepada ku "diam sedikit. jangan panik sampai begitu. jika kamu melakukan itu terus menerus, kita akan ketahuan dan di tangkap" aku langsung menurutu kata kata Aliken itu dan aku langsung tidak menarik nafas yang berisik itu. sepertinya di luar gua itu, makhluk Tanori itu sudah tidak mengejar kita lagi. suara sudah sangat sepi dan sunyi, hanya ada suara ombak yang bising dan suara suara burung di udara. aku berkata kepada Aliken "sepertinya di luar gua ini, sudah tidak ada makhluk aneh yang mengejar kita tadi. aku akan pastikan makhluk itu sudah tiada lagi. mana gua ini bau, sumpek, dan engap." Aliken yang mendengar hal itu langsung berfikir hal apa yang sebaik nya ia lakukan dengan Keni. Aliken aku rasa juga tidak tahan dengan bau gua itu dan engap nya gua itu. aku dan Aliken belum lama di gua itu, tetapi kita sudah bisa merasakan bau dan engap nya tempat itu, aku tidak tau bekas apa gua itu saat dulu. setelah berfikir lama, akhirnya Aliken memutuskan untuk keluar dari gua itu bersama dengan aku. "ok setelah banyak aku fikir, kita seharusnya keluar dari gua ini dan memastikan bahwa di luar gua ini sudah tidak ada makhluk itu seram itu lagi." kata Aliken kepada ku.


sehabis Aliken berbicara kepada ku, ia perlahan berjalan keluar dari gua itu, aku mengikuti nya dari belakang, aku perlahan sangat pelan dan tidak bersuara berjalan menuju luar gua itu. setelah Aliken dekat dengan batu luar gua itu, ia meluat samping kanan dan kirinya, ia mengintip dari gebetan yang bolong kecil ke arah kanan, sementara di sebelah kiri gua itu juga terdapat lubang kecil yang bisa di gunakan untuk mengintip sesuatu dari gua itu. aku melihat ke arah kiri gua itu dan Aliken melihat ke arah kanan gua itu. setelah melihat cukup lama ke arah gua itu, aku tidak melihat makhluk seram itu lagi. aku menanyakan kepada Aliken "apakah kamu melihat makhluk seram itu?" dan Aliken menjawab "aku tidak melihat makhluk seram itu lagi dari arah kanan gua ini"


aku sangat cepat sekali menyimpulkan bahwa makhluk itu sudah tidak ada di gua itu. "sepertinya makhluk itu sudah tidak ada di pulau ini lagi. sebenarnya apa salah kita di pulau kecil ini, sampai kita di kejar dengan membawa tombak" kata ku kepada Aliken. ia menjawabnya "aku rasa juga begitu, makhluk seram itu sudah tidak ada lagi di pulau ini." setelah aku dan Aliken sependapat, bahwa makhluk itu sudah tidak ada lagi di pulau itu. akhirnya aku dan Aliken memutuskan untuk keluar dari dalam gua itu. aslinya aku sangat ragu sekali keluar dari dalam gua itu, tetapi aku sudah sangat tidak tahan lagi dengan bau gua itu. akhirnya aku pun keluar dari dalam gua itu.


salah satu Tanori mengatakan kepada aku dan Aliken "angkat tangan mu dan jangan bergerak sedikit pun, jika sedikit saja kamu bergerak, tombak ini akan menembus tubuh mu dan kamu matu." aku dan Aliken di depan tiga Tanori itu tidak bisa melakukan apa apa lagi. kita tidak memegang benda untuk melawan nya, kita tidak bisa berkelahi, mungkin aku bisa berkelahi melawan Tanori itu tetapi Tanori itu ada tiga dan membawa tombak. sangat tidak mungkin sekali aku dan Aliken mengalah makhluk Tanori yang besar besar itu. aku dan Aliken pun berserah kepada makhluk Tanori itu. aku mengangkat tangan ku ke atas kepala dan Aliken melakukan hal yang sama dengan apa yang aku lakukan di situ.

__ADS_1


setelah aku dan Aliken mengangkat tangan ke atas kepala, salah satu Tanori itu membawa tali yang akan di gunakan untuk mengikat kedua tangan ku dan kedua tangan Aliken. Tanori yang membawa tali itu berjalan ke arahku dan mengikat kedua tangan yang berada di atas kepala. setelah ia mengikat kedua tangan ku, ia menghadap ke Aliken dan mengikat kedua tangan Aliken yang berada di atas kepala juga. setelah kedua tangan aku dan Aliken di ikat, ia mengatakan kepada kita bedua "sekarang menghadap ke belakang dan berjalan menuju kapal itu." aku dan Aliken pun menghadap ke lautan dan melihat kapal yang di gunakan Tanori -Tanori itu. setelah aku dan Aliken mengatakan lautan dengan kedua tangan terikat. salah satu Tanori mengatakan "sekarang jalan perlahan menuju kapal itu dan jangan banyak bicara." kita pun mengikuti apa yang Tanori itu katakan kepada aku dan Aliken, karena kita tidak bisa melawan tiga Tanori itu dengan membawa tombak. aku dan Aliken berjalan menuju kapal Tanori itu dengan pelan dan santai. setelah aku dan Aliken telah sampai di depan kapal itu. aku tidak bisa melihat pintu untuk masuk ke dalam kapal itu.


"kita masuk ke dalam kapal ini lewat mana?. aku tidak dapat melihat pintu masuk kapal ini" tanya Aliken kepada Tanori yang berada di belakang kita. " kalian masuk ke dalam kapal ini dengan memanjat kapal ini, tetapi jika kalian tidak mau memasuki kapal ini dengan memanjat nya, kita akan melempar kalian ke dalam kapal ini. kapal itu terbuat dari kayu yang kuat. bisa di katakan kapal itu lumayan besar. untuk memasuki kapal itu harus memanjat lambung kapal itu yang terbuat dari kayu. karena di kapal itu tidak ada pintu untuk memasukinya. terpaksalah aku dan Aliken memasuki kapal itu dengan memanjat bagian lambung kapal itu dengan ke dua tangan terikat. kita pun memasuki kapal itu dengan memanjatnya. setelah sudah berada di atas lambung kapal itu, aku dan Aliken memasuki kapal itu.


tiga Tanori itu dengan mudah nya menaiki kapal itu. setelah Tanori itu menaiki kapal nya ia menyuruhku untuk berjalan ke bagian depan kapal itu. "sekarang kalian jalan terus ke bagian depan kapal ini" kata salah satu Tanori kepada ku. saat aku dan Aliken sedang berjalan menuju depan kapal itu, aku sangat terkejut melihat Densi dan Asmira yang di ikat di bagian tiang tengah tengah kalam itu. ternyata Asmira dan Densi lebih dahulu di tangkap oleh tiga Tanori yang mengejarnya. ia di ikat di tiang kapal itu yang berada di tengah tengah kapal itu, tetapi keadaan Asmira dan Densi seperti baik baik saja, ia terlihat sehat dan merekat terikat di tiang yang panjangnya sekitar enam meter, tiang kapal itu tidak kurus atau tiang kapal itu lumayan lebar. aku melihatnya mereka sedang di ikat di tiang kapal tengah tengah kapal itu.


aku dan Aliken tidak ada waktu lagi untuk berbicara dengan Asmira dan Densi. Tanori yang berada di belakang kita terus mengatakan "jalan ke depan kapal, tidak ada waktu kalian untuk berbicara lagi." aku dan Aliken pun mengikuti perintah Tanori itu, aku tetap berjalan ke depan kapal itu. setelah sampai depan kapal itu, aku dan Aliken melihat tiang yang sama dengan tiang yang di gunakan untuk mengikat Asmira dan Densi. Tanori yang berada di belakang ku berkata "sekarang kalian sendertkan tubuh belakang kalian ke tiang itu." aku pun dengan Aliken menyenderkan bagian tubuh ku ke tiang itu. setelah kita menyenderkan punggung kita ke tiang itu, ada dua Tanori yang mengikat ku dengan Aliken di tiang itu. aku dan Aliken ternyata di ikat di tiang paling depan kapal itu. aku pun mengatakan kepada Tanori yang mengikat ku itu "sebenarnya aku dan teman ku ini ada masalah apa dengan mu?. kita tidak melakukan pemberontakan atau hal lain nya yang menganggu kalian" Tanori itu menjawab kata kata ku itu "kalian itu ialah makhluk asing yang tidak tercatat di Kerajaan negri Kinata. kami sedang melakukan patroli untuk menjaga perbatasan negri Kinata dengan negri lain. tetapi kami melihat kamu yang sedang di pulau itu. bagi makhluk asing yang berani memasuki negri Kinata tanpa seizin ratu, akan di tangkap dan di bawa ke hadapan ratu. jadi sudah jelas sekali, kalian ini makhluk asing yang berani masuk ke dalam negri Kinata tanpa seizin ratu. kalian akan di bawa ke hadapan ratu negri Kinata."

__ADS_1


__ADS_2