
Setelah selesai melihat pemandangan jakarta dan menghirup udara segar di ketinggian 132 meter. Aliken pun turun dari menara untuk mengantar Asmira pulang ke rumahnya.
Aliken pun sampai di bawah menara dan bergegas pulang bersama Asmira.
Aliken dan Asmira pun pulang meninggalkan menara menggunakan motor untuk balik ke rumah.
Asmira pun sampai di depan warung ibu Tati dengan di antar oleh Aliken.
"maksih ya Aliken udah mengajak ku ke monas untuk menikmati pemandangan jakarta"
ucap Asmira berterimakasih kepada Aliken.
"sama sama Asmira kesayanganku"
jawab Aliken kepada Asmira.
Asmira pun balik ke rumahnya dan Aliken mengembalikan motor ke rumah nya Kero.
"tok" "tok" "tok" , suara ketukan pintu rumah Kero yang di ketuk oleh Aliken.
pintu pun di buka oleh Kero.
"ini bro gua balikin motor yang gua pinjam, maksih banyak ya" ucap terimakasih Aliken kepada Kero.
"biasa aja, gak usah bilang makasih segala, kalo mau pinjam tinggal ambil aja, kuncinya gua taro di atas meja" jawab Kero terhadap ucapan terimakasih kasih Aliken.
"ia, bro, lo itu teman paling baik di hidup gua"
jawab Aliken kepada Kero.
lalu Aliken pun balik ke rumahnya dengan berjalan kaki sejauh 200 meter dari rumah Kero.
"gua, harus siap menghadapi bapak gua di rumah nanti" , ucap Aliken dalam hatinya saat sedang di jalan.
Aliken pun sampai di rumahnya. ia menarik nafas sedalam dalamnya. "tok" "tok" "tok", suara ketukan pintu yang di ketuk oleh Aliken di rumahnya.
bapak situmorang pun membuka pintunya, dan langsung mengatakan "tadi menang gak, turnamen futsal di sekolahnya"
"SMAN 77 tidak berhasil membawa piala wali kota pak" jawab Aliken kepada bapa nya.
"sekarang Aliken masuk, papa mau kasih hadiah karena kalahnya pertandingan futsal di sekolahnya" ucap bapa situmorang kepada Aliken dengan suara lembut nya.
Aliken pun masuk ke dalam rumahnya.
__ADS_1
bapak situmorang pun mengambil tongkat yang berada di atas meja, dan memukul Aliken dengan kerasnya di bagian kakinya sebanyak 4 kali.
Aliken merasa kesakitan, ia menahan tangisnya yang ingin keluar.
"sekarang adek naik tidur, besok adek sekolah" ucap bapak situmorang kepada Aliken sehabis memukulnya.
Aliken pun mandi dan tidur dengan nyenyak.
pagi hari pun tiba, suara ayam tetangga berbunyi menyambut pagi yang cerah.
suara air mengalir di kamar mandi yang berada di kamar Aliken mengisi bak air yang akan di gunakan Aliken untuk mandi.
Aliken pun mandi di kamar mandinya untuk bersiap berangkat ke sekolahnya.
Aliken pun siap berangkat ke sekolah untuk belajar dengan giat.
"mah, pah Aliken pergi dulu ya" izin Aliken kepada kedua orang tuanya.
"ia dek hati hati di jalan ya" jawab ibu Reni kepada Aliken.
Aliken pun berangkat dari rumahnya menuju sekolahnya dengan berjalan kaki sejauh 200 meter.
Aliken pun sampai di sekolah dan melihat bus yang terparkir di depan sekolahnya yang akan di gunakan untuk menuju museum kebuyaan sebanyak 2 bus.
" triiing" suara bell sekolah yang menandakan anak anak sudah harus berada di kelas mengikuti KMB yang akan berlangsung.
Aliken pun menuju kelasnya untuk mengikuti KMB. "anak anak sudah pada siap untuk berangkat ke museum kebudayaan yang berada di jakarta" ucap guru kebudayaan kepada anak anak yang akan pergi ke museum kebudayaan.
" siap buu" jawab anak anak di kelasnya secara bersamaan.
" sekarang anak anak baris di lapangan dan perlahan jalan menuju bus yang terparkir di depan sekolah" ucap guru kebudayaan kepada anak anak muridnya.
lalu seluruh murid kelas 2 SMA yang di bagi menjadi 3 kelas yang berjumlah 90 murid menuju bus yang terparkir di depan sekolahnya.
Asmira pun ikut ke museum kebudayaan yang berada di jakarta dan tidak satu bus bersama Aliken.
"ok anak anak, sudah semua berada di dalam bus, ibu absen satu satu ya" ucap seorang guru yang mendampingi anak anak menuju museum kebudayaan .
guru tersebut mengabsen anak anak yang berada di busnya.
" ok sudah semua ya, yang berada di bus ini" ucap guru kepada anak anak sambil menutup buku absen nya.
Bus yang di naiki anak anak SMAN 77 sebanyak 2 bus pun menuju museum kebudayaan yang di tuju.
__ADS_1
lalu Aliken meng SMS Asmira karena kangen nya, "kamu kabarnya gimana" . " baik, kalau kamu gimana" bals Asmira kepada SMS Aliken, "aku juga baik" ucap Aliken menjawab SMS yang di kirim Asmira.
setelah berlama di dalam Bus.
bus yang di naiki nya pun sampai di museum kebudayaan yang di tuju.
" ok anak anak sekarang kita sudah sampai di museum yang kita tuju" , "sekarang anak anak turun dengan bergantian memasuki museum dengan tertib" ucap seorang guru kepada anak anak yang berada di dalam bus.
anak anak pun turun secara bergantian memasuki museum yang besar itu.
Aliken dengan Asmira berjalan bersama, memasuki museum yang sangat besar.
saat sedang memasuki museum kebudayaan, Aliken dan Asmira serta anak anak SMAN 77 di sambut dengan patung selamat datang yang seolah olah mengucapkan selamat datang.
" ayok anak anak sekarang anak anak baris dengan rapi di sebelah alat musik gamelan yang menjulang sangat tinggi itu" kata guru kebudayaan.
anak anak pun baris dengan rapi di sebelah alat musik gamelan yang menjulang tinggi
" sekarang anak anak menyiapkan buku dan pulpen yang berada di tas anak anak , dan anak anak jelajahi museum ini, serta tulislah hal yang anak anak dapat dari tempat ini" ucap guru kebudayaan kepada anak anak SMAN 77 yang berada di depannya.
anak anak SMAN 77 pun menjelajahi museum yang sangat besar itu.
Aliken bersama Asmira juga berjalan bersama melihat lihat museum kebudayaan yang sangat besar itu.
saat sedang menjelajahi museum, Aliken melihat sebuah lukisan pulau yang berada di sebelah kain kebaya.
" kayaknya aku pernah melihat pulau yang berada di lukisan itu deh" ucap Aliken dalam hatinya sambil mengingat nya.
" oh ia, Asmira, pulau yang berada di lukisan itu aku pernah melihatnya di mimpi buruk ku saat itu" ucap Aliken kepada Asmira.
" di pulau itu kamu bagaimana, kenapa bisa buruk?" tanya Asmira kepada Aliken mengeni ucapannya
" ia . di pulau itu aku bertemu naga yang menyeramkan dan menyemburkan api yang berada di mulutnya ke tubuh aku" jawab Aliken kepada Asmira mengenai mimpi buruk nya secara singkat kepada Asmira.
"ohh, terus kamu melihat apa lagi di mimpi buruk mu yang berada di museum ini?" tanya Asmira kepada Aliken.
" aku, melihat jubah hitam itu yang berada di sebelah alat musik Angklung itu" jawab Aliken kepada pertanyaan Asmira.
lalu mereka mendekati jubah hitam yang berada di sebelah alat musik angklung tersebut.
"ia aku menemui jubah hitam ini, dan di dalam jubah ini ialah wanita yang berubah menjadi naga yang menyeramkan" ucap Aliken menjelaskan secara singkat mengenai jubah tersebut.
" trus, apa lagi yang kamu lihat?", tanya Asmira dengan rasa penasaran kepada Aliken.
__ADS_1
" aku melihat, batu yang bergambar naga itu di sebelah kain ulos itu, batu itu di kelilingi lilin yang sangat banyak dan merubah perempuan tersebut menjadi naga yang menyeramkan" ucap Aliken kepada Asmira mengenai batu yang bergambar naga tersebut secara singkat.
" oh , ko bisa ya semua barang berada di museum ini ada di mimpi buruk mu?" tanya Asmira kepada Aliken.