
lalu Aliken meminum air putih yang di berikan oleh Asmira kepadanya. "kamu sudah sadar Aliken? aku sangat senang sekali melihat kondisi mu yang membaik ini" kata Asmira kepada Aliken.
lalu Aliken menjawab ucapan Asmira tadi dan berkata "ia aku sudah sadar dari pingsan ku. tapi tadi aku penasaran dengan apa yang terjadi di luar ruangan ini. maka itu aka keluar dari ruangan ini, untuk melihat apa yang sedang terjadi di luar sana. tetapi saat aku sedang berjalan menuju pintu itu, aku tersandung meja besi itu."
begitu senangnya Asmira melihat Aliken sudah sadar dari pingsan nya itu. jika kalian memiliki teman terdekat atau pacar kesayangan kalian terjadi sesuatu yang kalian tidak duga dari awal terjadi kepada orang yang kalian sayangi atau cintai sehabis itu orang itu tidak sadar atau seperti orang yang tidak berdaya lagi, perasaan apa yang akan muncul dalam pikiran dan hidup mu itu. pasti gak sedikit orang akan menjawab kesedihan yang susah untuk pergi dari hidup mu atau rindu yang tak kunjung pergi dalam hidup mu itu. dan setelah mengetahui bahwa orang itu kembali dalam posisi semula kamu bertemu, akan ada rasa senang yak tidak bisa untuk di jelaskan karena se senang itu. begitu juga yang Asmira rasakan saat ia melihat Aliken sudah sadar dari bangun nya. begitu senang nya ia sampai tidak ada kata kata yang di keluarkan dari mulutnya itu.
rasa bahagia dan senang itu mengelilingi mereka berdua di ruangan itu. Aliken yang bahagia dan tersenyum saat melihat Asmira tidak kenapa kenapa dan tentunya Asmira yang melihat Aliken yang sudah sadar dari pingsan nya itu menambah mereka tak henti untuk tersenyum dan tertawa bersama.
lalu kemudian polisi yang berada di sebelah Asmira tadi mendekati ruang UKS itu dan menemui mereka berdua sedang tersenyum bersama, polisi itu menyuruh Asmira untuk melanjutkan carita tadi itu "Asmira aku tau kamu dan teman mu itu atau pacarmu itu sedang bahagia karena melihat ia sudah sadar dari pingsan nya. tetapi kamu harus tetap melanjutkan menjelaskan apa penyebab kejadian tadi pagi terjadi" kata polisi itu kepada Asmira.
"ok Pak. aku akan melanjutkan penjelasan penyebab kejadian tadi terjadi. tapi aku minta waktunya sekitar lima menit Pak, untuk membantu teman ku ini dari sadar pingsan nya ini" kata Asmira kepada polisi itu.
__ADS_1
lalu polisi itu menjawab "ok, saya akan kembali ke tempat tadi dan saya menunggu lima menit kehadiran mu."
polisi itu pun pergi dari depan pintu UKS itu menuju tempat nya tadi ia berdiri.
lalu Aliken bartanya tanya kepada Asmira mengenai ucapan polisi tadi. "apa maksud polisi itu tadi Asmira?"
"tadi polisi itu menanyakan kepada ku beberapa pertanyaan. salah satu nya penyebab kejadian tadi pagi terjadi. ya sudah aku menceritakan apa penyebab terjadinya kejadian yang menimpa sekolah ini. tetapi belum usai aku menjelaskan nya, aku mendengar suara yang lumayan kencang dari arah pintu UKS ini. aku pun khwatir apa yang terjadi di dalam nya. aku langsung berhenti bicara penyebab kejadian tadi pagi itu dan aku berlari ke ruangan ini, untuk memastikan kamu baik baik saja" jawab Asmira kepada Aliken.
"tidak masalah aku akan dibunuh oleh Densi sekali pun. tetapi aku akan menceritakan apa penyebab terjadinya kejadian tadi pagi, dengan apa yang aku tau" jawab Asmira kepada Aliken.
Aliken pun tidak bisa menghalangi Asmira untuk melakukan nya.karena itu semua keputusan dan hak Asmira yang tidak bisa di ganggu lagi. Aliken pun membiarkan apa yang akan terjadi kedepan nya oleh Asmira dan ia kembali tidur di kasurnya karena tubuh nya kurang sehat jika ia keluar ruangan itu.
__ADS_1
Asmira pun keluar dari ruangan itu dan berjalan menuju polisi itu dan di hadapan murid murid yang tentunya masih tidak akan pulang ke rumah nya murid murid itu semakin penasaran apa yang penyebab kejadian tadi. mereka semua sama sekali tidak mengetahui penyebab nya semuanya, yang mereka tau ialah mereka tiba tiba dengan sekolah nya di serang dan dilempari batu oleh sekelompok orang yang mereka sendiri tidak mengenalinya.
Asmira pun sampai di samping kanan polisi dan di kirinya ia adalah ibu Dewi. di depan nya ialah murid murid yang begitu banyak. Asmira pun mengambil mic yang berada di depan nya dan mulai melanjutkan penjelasan tadi.
"tadi baru sampai mana ya?. oh ia tadi sampai Densi. saat itu Aliken di kejar kejar--" Aliken mengikuti ucapan Densi itu dengan mic yang ia ambil dari belakang ibu Dewi. Asmira terkejut dengan keberadaan Aliken di belakang nya menuju sebelah Asmira. bukan cuman Aura yang terkejut. tetapi semua orang yang berada di sekitar sekolah itu sangat terkejut dengan keberadaan Aliken yang mereka tidak duga.
"aku akan berada di sebelah kuburan mu jika itu perlu dan kamu mengizinkan nya" kata Aiken kepada Asmira dengan suara pelan nya yang Aliken anggap Asmira mendengarnya.
Asmira pun menjawab perkataan Aliken tadi tentang apa yang mereka lakukan ini akan terjadi yang Aliken ucapkan tadi. "aku tentunya akan mengizinkan kamu untuk berada di sebelah ku saat kita mati nanti"
mereka pun berdua melanjutkan penjelasan nya dengan bersamaan dan berkata "Densi terus mengejar Aliken dan akhirnya Aliken tidak memiliki jalan untuk ia menghindari Densi karena di depan nya buntu. singkat cerita Aliken di ikat di jalanan dan ingin di lindas oleh orang orang yang Densi anggap mereka sebagai anggota geng nya.
__ADS_1
tiba tiba ada tukang sate yang menyuruh nya berhenti dengan apa yang Aliken lakukan, gak lama kemudian semua orng yang berada di sana pergi meninggalkan Aliken dengan Densi, lalu Densi tidak percaya bahwa bukan aku yang memimpikan batu ke arah nya.Aliken pun mencoba untuk meyakinkan nya dengan cara apapun yang ia fikir kan. tetapi itu semua hanya membuang buang waktu karena Densi tidak percaya sedikit pun dengan semua ucapan Aliken itu, Aliken pun tidak sengaja dan niat nya hanya bercanda untuk benar benar meyakinkan nya aku berkata ''bagaimana jika kita tabungan saja, siapa yang kalah dia yang salah'' tetapi Densi menggapnya dengan sangat serius. ia pun berkata ''jika kamu tidak hadir di pertarungan besok, yang di gelar di lapangan belakang warnet, aku dan semua temanku akan datang ke sekolah itu dan memaksamu untuk hadir.'' tetapi yang Densi lakukan bersama teman-teman nya bukan memanggik Aliken tetapi mereka semua langsung memimpikan batu ke sekolah ini dan terjadilah kejadian tadi pagi'' kata Aliken dan Asmira dengan mengucapkan bersama sama kepada polisi itu dan murid murid yang berada di depan nya, serta guru guru yang berada di depan nya juga.