
Keesokan harinya setelah bangun pagi Yu Muha mandi dan turun untuk sarapan pagi dan ingin keluar kota untuk melihat kota ini dari atas karena penasaran dengan kota yang terbagi menjadi beberapa bagian itu
Yu Muha berjalan ke gerbang barat kota dan menunjukan kartu tanda pengenal kepada penjaga gerbang dan di biarkan untuk keluar kota, setelah jauh dari kota Yu Muha menggunakan pedang terbang dan terbang ke udara untuk melihat kota dari udara, Yu Muha melihat memang kota terlihat terbagi menjadi 5 dengan perbedaan yang mencolok apalagi di bagian timur yang terdapat banyak asap dari cerobong asap industri kerajinan dan di bagian selatan banyak lahan pertanian dan peternakan yang besar dan 3 rumah yang besar, ditengah kota terdapat rumah besar yang dikelilingi oleh penginapan 4 lantai
Setelah puas melihat kota Yu Muha menemukan sebuah rumah yang berada di luar kota bagian selatan yang membuatnya penasaran dan turun kebawah dan melompat dari 1 pohon ke pohon lain memutari kota dan akhirnya sampai ke rumah yang ada di luar kota itu, sesampainya di rumah itu Yu Muha sedang melihat seorang anak muda berumur 18 tahun sedang berlatih sebuah jurus di halaman rumah itu dan gerakan yang dilakukan sedikit aneh dan dilakukan berulang - ulang.
Yu Muha menghampiri pemuda itu untuk menyapa. Pemuda itu yang menyadari ada orang yang datang langsung mengambil posisi siaga untuk menyerang.
“ siapa kau “
“ salam, anak muda namaku Yu Muha, seorang Pengelana” Yu Muha menyapa
“ namaku Lin Chen “ mengenalkan diri
“ aku baru sampai di kota ini dan berkeliling kota untuk melihat-lihat mengelilingi dinding kota dan melihat rumah yang satu-satunya yang ada di luar kota “
“ ini hanya rumah yang ku gunakan untuk berlatih bela diri, aku tinggal didalam kota “
“ aku melihatmu tadi dari jauh, apa kamu butuh teman berlatih”
“ boleh saja “
Lin chen langsung saja menyerang Yu Muha dengan pedang, tetapi Yu Muha dapat dengan mudah menghindarinya dengan sedikit gerakan.
“ gerakan mu terlalu mudah dibaca anak muda, jangan gunakan emosi, itu hanya akan membuyarkan serangan mu”
Lin Chen masih menyerang tanpa jeda tapi tidak ada yang bisa mengenai Yu Muha, karena serangan tidak berhenti Yu Muha mulai menarik pedang nya dan menahan serangan dan menyerang balik dengan punggung pedang mengenai perut yang membuat Lin Chen berhenti seketika dan berlutut.
Yu Muha memegang pundak Lin Chen dan mengaliri tenaga dalam untuk meredakan sakit nya,
" gerakan mu terlalu mudah untuk dibaca, apa kau tidak punya guru pembimbing dalam bela diri"
" tidak ada yang mau menjadi guruku karena aku payah dalam bela diri"
__ADS_1
" hmmm, apakah kau mau menerima bimbingan dariku anak muda"
" jangan bercanda kau hanya menjadi seperti orang-orang yang dulu menjadi guruku karena aku payah dalam bela diri dan meninggalkanku"
" jadi dulu kau punya guru"
" ya, tapi sudah tidak mau membimbingku karena aku payah dalam bela diri"
" jadi apakah kau mau aku jadi gurumu"
" aku mau tapi jangan salahkan aku kalau akan mengecewakanmu"
" baiklah aku akan mengajarimu sebuah jurus yang aku miliki nama jurus ini adalah jurus tarian burung merak"
Tarian burung merak adalah jurus yang di pelajari Yu Muha sebelum tarian phoenix, karena tarian phoenix adalah terusan dari tarian burung merak.
" perhatian gerakan pertama dari jurus ini baik- baik "
Yu Muha memperagakan gerakan pertama dari tarian burung merak dengan gerakan lambat dan setelah selesai Yu Muha menyuruh Lin Chen mengulangi nya.
" sudah Bagus coba ulangi sekali lagi "
Lin Chen mengulangi dan Yu Muha memberhentikan dimana saat sampai gerakan yang kurang dan membetulkan gerakan dan begitulah seterusnya sampai semua gerakan selesai dan mengulanginya terus menerus sampai akhirnya Yu Muha mengerti kenapa guru yang membimbing sebelumnya tidak mau mengajari Lin Chen lagi itu disebabkan oleh sulitnya Lin Chen mengingat gerakan.
Gerakan yang sudah benar dan saat di ulangi lagi malah salah. Yu Muha hanya sabar mengajari Lin Chen dan terus membenarkan gerakan dari jurus pertama. Lin chen mengulangi sampai berpuluh kali dibawah bimbingan Yu Muha dan di pengulangan yang ke 36 kali Lin Chen berhasil memperagakan semua gerakan dari jurus pertama dengan benar tapi belum sempurna dan Lin Chen mengulangi nya lagi dan lagi tidak ada lagi yang salah. Yang membuat Lin Chen merasa tidak percaya dia bisa mengingat semua gerakan tanpa ada yang salah dan dia mengulangi nya sampai pengulangan yang 30 puluh kali gerakan nya semakin membaik dan berhenti di 40 kali sampai tidak sadar kalau Yu Muha tidak lagi menghentikannya karena ada yang salah.
Lin Chen melihat sekeliling untuk mencari Yu Muha setelah melihat dia langsung berlari kearah Yu Muha dan berkata
" bagaimana guru apakah sudah benar" Lin Chen langsung memanggil Yu Muha guru karena merasa senang berhasil menguasai semua gerakan yang di ajari oleh Yu Muha
" sudah benar semua hanya perlu mengulanginya kembali sampai sempurna"
" sebaiknya kita sudahi sampai disini, dan sebaiknya kau pulang kerumah untuk istirahat dan mengisi perutmu dengan makanan"
__ADS_1
" apakah guru mau ikut bersamaku pulang dan makan bersama di rumahku "
" tidak usah Chen'er terima kasih sudah menawarkan guru aku akan kembali juga ketempat guru menginap"
" teruslah mengulangi gerakan itu pada waktu senggang jangan memaksa diri dan kita akan bertemu lagi besok pagi disini dan guru ingin melihat kemajuannya besok "
Yu Muha pergi dari tempat itu kearah gerbang barat dan Lin Chen juga pulang kerumahnya melalui gerbang Selatan. Penjaga yang melihat Lin Chen memasuki gerbang hanya melihat karena mereka tahu itu adalah tuan muda dari keluarga Lin.
Lin Chen terus berjalan menuju rumah keluarga Lin sesampainya di depan rumah penjaga yang berjaga melihat raut muka Lin Chen yang tersenyum tidak seperti biasanya dan kenapa Lin Chen pulang pada siang hari biasanya akan pulang pada sore hari. Hanya bisa menyapa
" selamat datang tuan muda " kedua penjaga menyapa
" ya " sahut Lin Chen
Dan masuk kedalam rumah dan pergi ke ruang makan dan pelayan yang biasa mengantarkan makan ketempat Lin Chen berlatih terkejut melihat tuan mudanya sudah ada dirumah
" tuan muda sudah pulang saya baru mau mengantar makan siang tuan muda"
" tidak perlu bawa saja kesini aku akan berada dirumah hari ini "
Dan pelayan membawa makanan itu ke meja makan dan Lin Chen memakannya, selesai makan Lin Chen pergi ke halaman rumah untuk mengulangi gerakan pertama dari tarian burung merak.
Pelayan dan penjaga yang melihat Lin Chen memperagakan gerakan bela diri yang cukup anggun sontak terpana karena mereka tahu bahwa tuan mudanya sulit mengingat gerakan dari bela diri sampai tidak ada yang mau untuk mengajari nya bela diri. Ayah dari Lin Chen juga melihat anaknya memperagakan gerakan bela diri yang anggun seperti sedang menari hanya bisa melihat saja sampai Lin Chen selesai dan mengulangi gerakan itu kembali dan menghampiri Lin Chen untuk bertanya
" dari mana kamu mempelajari gerakan itu Chen'er "
" aku mempelajari dari guru Yu Muha ayah guru bilang ini adalah gerakan pertama dari jurus yang bernama tarian burung merak"
" dimana dia sekarang Chen' er "
" di berada di kota ini ayah tapi aku tak tahu dia dimana, dia hanya menyuruhku mengulangi gerakan pertama dan akan bertemu lagi besok di rumah yang ada di luar kota tempat aku biasa berlatih"
" besok ayah akan ikut denganmu untuk menemui gurumu"
__ADS_1
" baik ayah "
Lin Chen melanjutkan latihan gerakan pertama dan ayahnya masuk kerumah untuk melakukan pekerjaannya.