Kisah Sang Pendekar

Kisah Sang Pendekar
Kota Lesuo


__ADS_3

Dipagi hari Yu Muha terbangun dan keluar dari kamarnya sudah sepi tidak ada seseorang pun, Yu Muha turun kelantai bawah juga tidak menemukan seseorang pun, keluar panti asuhan baru anak-anak yang sedang bermain dihalaman. Anak-anak yang melihat Yu Muha langsung bergegas menemui Yu Muha.


“selamat pagi tuan Yu” ucap anak-anak.


“selamat pagi anak-anak, kemana bibi Ning dan yang lainnya” ucap Yu Muha.


“bibi Ning sedang pergi ke luar Kota untuk bertani” ucap seorang anak.


“kalian bersama siapa disini apabila bibi pergi bertani” tanya Yu Muha.


“kami bersama dengan kakak Ning yang sedang pergi sebentar untuk membeli sesuatu” ucap seorang anak.


Tak lama Ning Yubin kembali dari suatu tempat.


“selamat pagi tuan Yu” ucap Ning Yubin.


“selamat pagi nona Ning, kalau boleh tahu dimana bibi ning bertani” ucap Yu Muha.


“lahan pertanian kami berada di utara kota ini tuan Yu” ucap Ning Hilan.


“baiklah saya ingin pergi kesana untuk melihatnya” ucap Yu Muha.


“apa anda ingin pergi kesana, sebaiknya anda serapan terlebih dahulu” Ucap Ning Yubin.


“tidak perlu nona Ning, saya akan pergi sekarang Juga” ucap Yu Muha.


“sebaiknya anda serapan dulu saya akan siapkan untuk anda” ucap Ning Hilan yang langsung masuk kepanti asuhan untuk menyiapkan serapan untu Yu Muha.


“baiklah seperti aku harus serapan dahulu” ucap Yu Muha dalam hati.


Yu Muha duduk di kursi depan, dia mengeluarkan selembar kertas yang sudah dia tulis tadi malam. Yu Muha juga meletakannya di atas meja dan di atasnya di letakan sebuah kantong berisi koin emas. lalu masuk kepanti asuhan untuk serapan pagi.

__ADS_1


Setelah serapan pagi Yu Muha langsung pergi ke gerbang kota untuk melihat Ning Hilan yang sedang bertani.


Yu Muha berjalan di kota Yusu dengan santai sambil melihat keramaian kota Yusu yang terlihat lebih ramai dari yang dia ingat dulu. Setelah lama berjalan akhirnya Yu Muha sampai di gerbang kota, dilua kota Yu Muha pergi ke utara setelah lama mencari Yu Muha melihat Ning Hilan yang sedang bertani dengan beberapa anak panti yang sudah dewasa, Yu Muha hanya melihat dari jauh saja, melihat itu entah kenapa hati Yu Muha lega dan setelah itu Yu Muha berbalik untuk pergi ke selatan kerajaan Hi untuk pergi ke daerah kekuasaan keluarga Guang dan sekte Gunung seratus pedang juga berada di wilayah keluarga Guang.


Yu Muha pergi tanpa berpamitan kepada Ning Hilan tapi sudah menulis surat yang diletakannya di atas meja. Yu Muha bergerak cepat mengikuti peta kearah selatan kerajaan Hi setelah setengah hari Yu Muha sampai di sebuah kota dan didepan gerbang tidak ada tertulis nama dari kota tersebut padahal kota itu cukup besar. Yu Muha memutuskan untuk beristirahat di kota tersebut didepan gerbang Yu Muha dihentikan oleh 2 orang penjaga.


“kalau kau ingin masuk ke kota kau harus membayar 1 koin emas” ucap penjaga tersebut.


Yu Muha yang mendengar kalau masuk harus membayar merasa heran karena selama ini tidak pernah ada yang seperti ini. Tapi Yu Muha memberikan 1 koin emas kepada penjaga gerbang.


“kau boleh masuk” ucap penjaga.


“kalau saya boleh tahu apa nama kota ini tuan penjaga” ucap Yu Muha.


“kota ini bernama Lesuo” ucap penjaga.


“terima kasih tuan penjaga” ucap Yu Muha dan langsung masuk kedalam kota.


Yu Muha berjalan seperti biasa tapi banyak orang yang melihat kearahnya tapi bukan dirinya tapi apa yang dibawa olehnya. Semua oang itu melihat kearah pedang kabut biru dan juga bungkusan kain yang ada di punggungnya.


Kota Lesuo adalah kota para penjahat berkumpul di kota ini siapa yang kuat adalah pemimpinnya. Setelah lama semua orang berhenti melihat Yu Muha ternyata orang-orang yang baru datang kekota ini sudah dianggap sebagai penjahat dan kekuatan seseorang yang baru datang dilihat dari senjata yang dibawa oleh orang tersebut. Karena seorang penjahat hebat pasti memiliki senjata yang hebat juga karena pedang awan biru adalah pedang yang biasa saja jadi semua orang menganggap Yu Muha memiliki kekuatan biasa saja.


Yu Muha terus berjalan kedalam kota sampai Yu Muha menemukan restoran dan memasuki restoran tersebut untuk makan siang. Didalam banyak orang yang sedang makan karena pintu restoran yang didorong Yu Muha mengeluarkan suara yang keras jadi semua orang yang ada didalam semua melihat kearah pintu masuk untuk melihat siapa yang datang. Setelah melihat yang masuk Yu Muha semua orang kembali makan seperti tidak terjadi apa-apa.


Semua orang melihat kearah pintu masuk karena waspada apabila ada seseorang penjahat hebat yang datang supaya bisa bertindak dengan benar. Yu Muha menghampiri kasir dan memesan beberapa makanan dan duduk di kursi yang kosong saat Yu Muha ingin duduk di kursi yang kosong semua yang berada di situ sontak melihat kearah Yu Muha dan ada seorang yang memanggil Yu Muha.


“saudara kalau kau masih mau hidup sebaiknya kau bergabung dengan kami” ucap orang tersebut.


Yu Muha yang mendengar itu langsung tidak jadi untuk duduk dan beranjak kearah orang yang memanggilnya tadi karena Yu Muha tidak ingin membuat sebuah keributan karena dia hanya ingin makan saja.


“terima kasih telah mengundang saya tuan” ucap Yu Muha.

__ADS_1


“sama-sama itu semua untuk kebaikan semua, namaku Chian Tu” ucapnya.


“nama saya Yu Muha” Ucapa Yu Muha.


mendengar nama Yu Muha di sebutkan orang yang berbicara dan yang sekursi dengan Yu Muha langsung mundur dan memegang senjata masing-masing.


“jangan bilang kau adalah pendekar pedang terbang, Yu Muha” ucap Chian Tu.


“ya itu benar aku, memangnya ada apa mengapa kalian semua bertingkah seperti itu”ucap Yu Muha.


“bagaimana seorang seperti pendekar pedang terbang bisa masuk kedalam kota apa penjaga gerbang tidak mencegahnya” ucap seseorang.


“apa anda kemari karena disuruh oleh kerajaan Hi” tanya Chian Tu.


“tidak aku kesini hanya untuk makan karena aku sudah berjalan selama setengah hari” ucap Yu Muha.


“jadi anda kesini tidak ingin..... ah sudahlah apa anda tahu kota apa ini” ucap Chian Tu.


“aku hanya diberitahu penjaga gerbang kalau kota ini bernama Lesuo itu saja” ucap Yu Muha.


“jadi anda tidak tahu kalau kota ini adalah kota tempat berkumpulnya para penjahat di kerajaan Hi ini” ucap Chian Tu.


“apa ini adalah kota tempat penjahat, saya tidak mengetahui semua itu” ucap Yu Muha.


Mendengar semua yang di ucapkan oleh Yu Muha semua orang kembali tenang dan Chian Tu dan yang lain kembali duduk.


“kota ini adalah kota tempat berkumpulnya para penjahat yang ada di kerajaan Hi kerajaan sudah berusaha untuk menyingkirkan kota ini tapi karena para penjahat yang ada dikota ini membuat semuanya sulit dan kerajaan hanya bisa menutup mata atas kota ini” ucap Chian Tu


“dan karena anda adalah orang yang membantu kerajaan dalam kejadian terakhir membuat kami waspada dengan anda, maaf” ucap Chian Tu lagi.


“ tidak apa-apa aku kekota ini hanya untuk makan tidak lebih dan aku juga akan segera pergi setelah ini” ucap Yu Muha.

__ADS_1


“kalau begitu syukurlah” ucap Chian Tu.


__ADS_2