
Semua orang yang bersama dengan Guang Huo langsung menghampiri nya untuk melihat keadaanya.
“jendral apa anda tidak apa-apa”
“tidak apa-apa sebaiknya kita kembali kekota Yusu” Ucap Guang Huo
“baik Jendral”
Seorang anak buah Guang Huo yang bertubuh besar menggendong Guang Huo untuk kembali ke kota Yusu.
Di esok harinya dikota Yusu keluarga Su sudah mulai mempersiapkan pasukan apabila terjadi pertempuran dengan Organisasi Pohon Surgawi, sebenarnya pasukan ini hanya untuk menakut-nakuti saja karena perintah dari Wang Xiang sebagai raja adalah mengupayakan agar tidak terjadi pertumpahan darah yang membuat kekuatan militer kerajaan tidak melemah dan juga bisa menunjukan bahwa kerajaan Hi bukanlah kerajaan yang lemah.
Wang Xiang mengambil keputusan ini sudah didiskusikan kepada semua jendral yang berkerja dengannya walaupun ada beberapa jendral yang menolak tapi keputusan akhir adalah yang sekarang ini dilakukan dan Guang Huo adalah orang yang paling mendukung rencana ini karena itulah di yang pergi menjalankan nya.
Yu Muha yang hanya melihat semua persiapan dari pinggir sambil duduk dan tidak ingin melakukan apapun. Sebenarnya Yu Muha ingin pergi ke rumah sewa panti asuhan untuk bermain dengan anak-anak panti seperti biasa tapi Su Tian memintanya untuk tidak kemana-mana dan bersiap untuk keadaan yang tidak terduga.
Setelah sekian lama akhirnya ada seseorang yang menghampirinya.
“salam tuan Yu, apa boleh saya bergabung” Ucap Lou Pian
Luo Pian mengganti panggilannya dari pendekar Yu menjadi Tuan Yu karena menghormati nya.
“oh, ternyata Luo Pian, silahkan saya juga sedang tidak melakukan apapun” ucap Yu Muha
“sepertinya kehidupan santai akan berakhir karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi berikutnya” ucap Luo Pian
“sepertinya begitu karena lawan kita berikutnya adalah Organisasi Pohon Surgawi yang sepertinya memiliki kekuatan yang besar karena salah satu temannya yang memiliki kekuatan pendekar Langit sudah mati tetapi mereka tidak meninggalkan kerajaan ini aku berasumsi ada orang yang lebih kuat dari orang itu” ucap Yu Muha.
“Sepertinya asumsi anda benar karena mereka masih seenaknya di kerajaan ini” ucap Luo Pian
Percakapan terus berlanjut membahas tentang keadaan saat ini dan juga tentang beberapa ilmu pedang yang mungkin bermanfaat untuk kemajuan Luo Pian sampai akhirnya mereka berdua dipanggil oleh seorang prajurit karena jendral Guang sudah kembali dan sedang terluka.
Yu Muha dan juga Luo Pian langsung bergegas untuk menemui Guang Huo untuk melihat keadaannya.
Sesampai di tempat tinggal Guang Huo Yu Muha langsung masuk sedangkan Luo Pian hanya menunggu diluar.
Kedatangan Yu Muha membuat semua yang berada didalam langsung memberi jalan untuk Yu Muha.
__ADS_1
“apa yang terjadi Jendral Guang” ucap Yu Muha
“aku hanya mengambil keputusan yang salah dan tidak menyangka mereka akan mengepung kami dengan jumlah orang sebanyak itu” ucap Guang Huo
“Jendral terlalu memaksakan dirinya menggunakan jurus tinjunya untuk bertarung sambil terkadang melindungi kami” ucap salah satu anak buah Guang Huo.
Yu Muha mengambil sesuatu dari cincin angkasa sebuah pil yang dulu dibilang oleh Huang Fei dapat menyembuhkan seseorang dengan cepat.
“telan ini jendral Guang” Ucap Yu Muha
Yu Muha memberikan pil tersebut ke Guang Huo, tapi Guang Huo hanya diam begitu juga dengan semua orang yang ada di ruangan itu.
“dari mana kau mendapatkan pil ini pendekar Yu” ucap Guang Huo
“hmm. Ini saya dapatkan dari guru, katanya pil ini dapat menyembuhkan seseorang dengan cepat” ucap Yu Muha
“apa anda mengetahui pil apa itu” ucap Guang Huo
“aku tidak begitu mengetahuinya, guru hanya mengatakan itu pil yang akan berguna apabila saya mengalami luka yang sangat berat” ucap Yu Muha.
“ohh saya tidak tahu kalau pil ini begitu hebat tapi tidak apa-apa ambillah saya tidak masalah karena guru juga berpesan menggunakan untuk menolong orang atau diri sendiri” ucap Yu Muha.
Yu Muha mengetahui kondisi Guang Huo sekarang sangat parah, setidaknya Guang Huo mengalami luka dalam bukan karena serangan musuh tapi karena jurusnya sendiri yang memaksa otot dan organ tubuh lain berkerja dengan ekstrim. Mungkin sekarang Guang Huo terlihat biasa saja tapi dia tidak bisa lagi menggunakan ilmu bela dirinya apabila memaksa maka Guang Huo tidak bisa lagi menggunakan ilmu bela diri seumur hidupnya dan lama kelamaan dia hanya bisa berbaring di tempat tidur.
“terima kasih pendekar Yu saya berhutang kepada anda” ucap Guang Huo
“tidak apa jendral, cepatlah sembuh karena kita membutuhkan jendral untuk menghadapi kejadian yang akan datang” Ucap Yu Muha
Yu Muha langsung keluar dari kamar Guang Huo begitu juga dengan semua orang juga ikut keluar untuk memberikan ruang kepada Guang Huo untuk mengkosumsi pil Kuai Dian Hao.
Dihalaman kediaman Su tian langsung menghampiri Yu Muha untuk mengajaknya berbincang.
“sepertinya anda mengetahui betul kondisi jendral Guang tuan Yu” tanya Su Tian
“saya belum yakin kita tunggu saja jendral Guang sembuh karena saya juga ada yang ingin di tanyakan kepadanya” jawab Yu Muha
“baiklah saya akan menahan rasa penasaran saya sampai jendral Guang sembuh” ucap Su Tian
__ADS_1
Semua orang menunggu di halaman dan anak buah Guang Huo menunggu di depan kamar, semuanya tidak cemas lagi karena sudah ada pil Kuai Dian Hao yang menjadikan semua akan baik-baik saja.
Setelah lama menunggu akhirnya Guang Huo keluar dari kamarnya dengan kondisi yang sudah sehat seperti biasanya.
“selamat atas kesembuhannya jendral” ucap semua anak buah Guang Huo
“terima kasih semuanya” ucap Guang Huo
Guang Huo langsung keluar untuk mencari Yu Muha dan lainnya untuk menyampaikan semua yang telah di alaminya.
Guang Huo mendapati Yu Muha dan Su Tian sedang duduk di kursi yang ada dihalaman. Yu Muha dan Su Tian yang melihat Guang Huo sudah keluar dan mendatangi mereka serentak berdiri.
“selamat atas kesembuhannya jendral” ucap keduanya
“terima kasih” ucap Guang Huo dan ketiganya duduk bersama.
“apa kondisi anda sudah baik jendral Guang” tanya Su Tian
“sudah baikan, semua karena pil Kuai Dian Hao walaupun belum 100%” ucap Gaung Huo
“syukurlah jendral” ucap Yu Muha
“maaf sepertinya saya bisa melanjutkan pertanyaan saya tadi tuan Yu” ucap Su Tian
“sebelum itu, Jendral Guang apa anda pengguna jurus tinju penghancur semesta” tanya Yu Muha.
“maaf tuan Yu jurus tinju penghancur semesta adalah teknik bela diri milik keluarga Guang dari turun temurun” ucap Su Tian
“benar pendekar Yu Jurus tinju penghancur semesta adalah teknik bela diri keluarga Guang yang sudah diturunkan dari generasi ke generasi” jawab Guang Huo.
“memang ada apa dengan jurus itu tuan Yu hampir semua orang mengetahui jurus tinju milik keluarga Guang tersebut karena itu adalah teknik bela diri yang sangat kuat” ucap Su Tian.
Yu Muha tidak menjawab tapi dia berdiri dan memasang kuda-kuda untuk menggunakan tinju penghancur semesta dan meninju udara.
Boom, dari tinju Yu Muha menciptakan gelombang yang membuat dinding yang berjarak 100 meter di depannya retak.
Su Tian, Guang Huo dan semua orang yang berada di situ terkejut karena sudah mengetahui bahwa itu adalah tinju penghancur semesta milik keluarga Guang yang digunakan oleh seseorang yang bukan keluarga Guang.
__ADS_1