
Yu Muha yang mendengar semua yang dikatakan oleh Uzaki Sang langsung terkejut karena ada banyak orang yang memiliki kekuatan tingkat pendekar langit yang sudah membuatnya merasa jadi salah satu orang terkuat dikerajaan ini tapi setelah mengingat semua yang sudah di alaminya seperti Kim Hyun, 3 pendekar dari 3 sekte besar seperti biasa saja melihatnya ternyata kekuatan pendekar langit sudah biasa di dunia persilatan ini.
“ tapi kau harus bangga dengan pencapaianmu sekarang tidak banyak orang yang bisa sepertimu didunia ini, pendekar langit adalah tingkat pendekar tertinggi yang bisa dicapai oleh semua orang yang ada di dunia ini tapi tidak menutup kemungkinan masih ada orang yang sudah mencapai tingkat pendekar yang lebih tinggi” ucap Uzaki Sang
“perkataanmu benar sekali tuan Uzaki karena guruku adalah pendekar tingkat immortal” ucap Yu Muha.
Sekarang gantian Uzaki sang dan Uzaki Hana yang terkejut mendengar perkataan Yu Muha.
“ apa kau bisa mengulangi perkataanmu tadi” ujar Uzaki Sang
“ya guruku bernama Huang Fe, pendekar tingkat immortal” ucap Yu Muha
“dimana dia sekarang” tanya Uzaki Sang
“guruku sudah meninggal dunia” ucap Yu Muha
“ ohh. Turut berduka, tunggu apa kau bilang namanya Huang Fei pendekar yang mempunyai jurus tinju penghancur semesta” Ucap Uzaki Sang
“ anda benar sekali tuan Uzaki jurus itu juga sudah diturunkannya kepada saya tapi jurus itu tidak sekuat milik guru, apakah anda mengenal guruku” ucap Yu Muha
“ tidak aku yang mengenalnya tapi kakek buyutku yang mengenalnya, kakek ku pernah bercerita bahwa dulu buyutnya memiliki teman yang selalu membanggakan teknik tinjunya yang dibuat sendiri olehnya, dan saat terjadi perperangan 500 tahun lalu sebelum buyutku meninggal Huang Fei ini lah satu-satunya temannya yang mengunjunginya dan dia berkata akan mengakhiri perang yang terjadi, itulah cerita yang diceritakan kepada generasi selanjutnya” Ucap Uzaki Sang
“ tapi dengan ajaibnya setelah beberapa tahun peperangan memang berhenti karena dataran yang terbelah menjadi 4 bagian seperti sekarang tapi buyutku tidak bisa melihat itu semua karena sudah meninggal dunia dan cerita itu menjadi cerita yang diceritakan dikeluarga kami” ucap Uzaki Sang lagi.
Yu Muha hanya diam tanpa berkomentar lagi dan malah mengalihkan pembicaraan.
“ tuan Uzaki bilang mengenal semua orang kuat yang ada di kerajaan Hi ini, bagaimana anda bisa mengetahuinya” Tanya Yu Muha
__ADS_1
“karena aku juga suka berkelana ke berbagai kerajaan pada saat muda dan bertemu banyak orang sampai akhirnya aku bertemu dengan istriku dan kembali kekeluargaku tapi saat aku kembali keluargaku sedang dalam masalah sulit yang membuat keluargaku hancur dan aku membawa istriku kedesa ini” ucap Uzaki Sang
“ maaf sudah membuat anda mengingat masa lalu” ucap Yu Muha
“ tidak apa-apa, dan aku masih melakukan perjalanan keluar untuk melihat dunia luar sehingga aku bisa mengetahui orang-orang kuat yang ada di kerajaan ini” Ucap Uzaki Sang
“ sepertinya rombongan anda akan sampai besok hari anda bisa memakai kamar kosong yang ada di sana untuk istirahat” ucap Uzaki Sang sambil menunjuk sebuah ruangan
“ dan kami hanya memiliki daging yang suami saya buru untuk makan kuharap anda dapat memakluminya” ucap Uzaki Hana
“ tidak apa apa tuan saya sudah biasa memakan yang seperti itu dari saat masih berlatih dengan guru” Ucap Yu Muha
Kemudian Uzaki hana kembali kedapur dan membawa daging yang diburu oleh Uzaki Sang kesebuah meja lalu Uzaki Sang dan Yu Muha duduk di kursi begitu juga dengan Uzaki Hana dan ketiganya memakan daging buruan bersama sambil berbincang santai.
Setelah selesai makan Uzaki Sang ingin pergi berburu seperti biasanya, Yu Muha yang tahu Uzaki Sang ingin berburu langsung meminta ingin ikut berburu bersama dan Uzaki Sang menerima dengan senang hati.
Keduanya pergi bersama kedalam hutan, dalam perjalanan Uzaki Sang mengatakan bahwa apabila bertemu dengan serigala dan menyerang jangan dilawan lari saja karena serigala adalah penguasa wilayah hutan ini dan apabila membunuh salah satu serigala maka kawanannya akan mencari pembunuhnya dengan cara melacak bau dari orang yang membunuh.
“karena serigala penguasa hutan ini merupakan hewan yang sudah berevolusi sehingga bisa melacak sesuatu hanya dari bau yang samar-samar” jawan Uzaki Sang
“aku dulu pernah membunuh satu dan esok harinya banyak kawanan serigala datang kedesa, aku dan istriku tidak bisa keluar rumah sampai beberapa hari” lanjutnya lagi
“ kenapa tidak membunuh semuanya saja” tanya Yu Muha
“ itu akan merusak habitat disini dan bisa saja akan ada hewan lain yang lebih berbahaya menjadi penguasa hutan ini” jawab Uzaki Sang
Yu Muha mulai mengerti dengan semuanya, berjalan menyusuri hutan mencari hewan yang bisa diburu.
__ADS_1
Setelah 2 jam berlalu keduanya sudah mendapat kelinci dan ayam hutan dan kembali ke desa karena hari sudah mulai malam.
Sesampai di rumah keduanya langsung beristirahat
Pada pagi hari saat Yu Muha keluar dari kamarnya Uzaki Sang sudah ada di tempat semalam mereka berbincang Yu Muha langsung duduk di seberang Uzaki Sang.
“kalau menghitung dari jarak persimpangan jalan sampai kesini dengan kereta kuda akan memakan waktu 2 jam dengan kondisi jalan yang sudah tidak terurus lagi” Ucap Uzaki Sang
“kita hanya bisa menunggu mereka sampai disini, saya mungkin akan melihat desa ini sampai rombongan di sini semua” Ucap Yu Muha.
“ apa di desa ini hanya ada kalian berdua saja” tanya Yu Muha
“dulu desa ini memiliki beberapa penduduk tapi makin lama semuanya pindah ke desa atau kota untuk mendapatkan hidup yang lebih baik” ujar Uzaki Sang.
“ baiklah aku ingin menghirup udara segar” Ucap Yu Muha
Yu Muha keluar dan melihat desa yang hanya ada rumah tanpa ada penduduknya. Melihat desa ini mengingatkan Yu Muha dengan desanya dulu setelah berjalan agak jauh dari rumah Uzaki Sang Yu Muha dapat merasakan hawa keberadaan sesuatu tapi itu tidak manusia dan berasal dari rumah yang berada di depannya, Yu Muha masuk kedalam rumah dan mencari hawa keberadaan tersebut sampai akhirnya disebuah kamar Yu Muha melihat ada 2 buah pedang yang berwarna putih dan merah yang terletak rapi di atas meja yang membuat Yu Muha terkejut adalah ruangan ini sangat bersih seperti di rawat secara rutin.
Saat Yu Muha ingin menyentuh pedang yang berwarna merah tiba-tiba tangan Yu Muha merasa panas seperti mau terbakar api yang sangat besar, Yu Muha langsung menarik tangannya.
Karena terlalu fokus dengan kedua pedang Yu Muha tidak menyadari bahwa Uzaki Sang sudah berada di belakangnya.
“pedang itu bernama pedang api dan es pedang yang digunakan oleh ku dab istriku kedua pedang itu bukanlah pedang biasa karena dia memilih pemiliknya sendiri” Ujar Uzaki Sang
“oh begitukan, aku hanya tidak menyangka kalau aku akan menemukan senjata yang sama seperti pedang terbangku” Ujar Yu Muha
Lalu pedang terbang keluar dari sarungnya dan melayang di depan Yu Muha yang membuat Yu Muha terkejut karena dia tidak sedang menggunakan pedang terbangnya.
__ADS_1
“ada apa pedang terbang” ujar Yu Muha sambil memegang pedang terbang
“ sepertinya pedang itu merasa kalau tuannya akan di rebut, ha ha ha” Ucap Uzaki Sang.