Kisah Sang Pendekar

Kisah Sang Pendekar
cerita kakek Huang Fei


__ADS_3

Yu Muha masih terpesona oleh yang dilihat nya karena dalam rumah kakek Huang Fei hanya ada penerangan dari batu kristal yang berwarna putih yang terletak di atap rumah Yu Muha baru menyadari itu semua setelah Yu Muha melihat apa yang ada diluar.


" bagaimana kakek bisa berada di sini ? " Yu Muha bertanya


" ceritanya panjang apa kau mau mendengarnya Muha'er" ujar kakek Huang Fei


" ya aku mau mendengarkannya kek " ujar Yu Muha dengan wajah penasaran.


" baiklah"


700 tahun yang lalu yang mana dataran ke 4 benua masih menyatu tidak ada pemisah seperti sekarang , perang ada dimana mana hanya demi kekuasaan belaka dan menunjukan kekuatan masing masing.


Kakek Huang Fei masih muda dan menjadi orang-orang yang terkena dampak dari perang yang tidak pernah berhenti sehari pun orang-orang terdekat Huang Fei meninggal 1 per 1 mulai dari orang tua , saudara dekat mereka meninggal karena terlibat perang yang berkepanjangan dan akhirnya Huang Fei tidak sengaja terjebak di antara orang orang yang sedang berperang.


Huang Fei hanya bisa bersembunyi di hutan supaya tidak terkena dampak dari peperangan yang terjadi dan sial untuk Huang Fei ternyata peperangan sampai kehutan yang dipakai oleh nya untuk bersembunyi yang membuat Huang Fei harus masuk lebih dalam kehutan tapi itu percuma karena kemana pun Huang Fei muda berlari peperangan makin meluas dan akhirnya Huang Fei terpojok di didepan jurang yang dalam dan akibat benturan antara 2 kekuatan yang besar membuat gelombang kejut yang dahsyat yang membuat Huang Fei terkena gelombang kejut dan jatuh kedalam jurang dalam tersebut dan sampai ketempat yang sekarang ini, Huang Fei berlatih menempah tubuhnya selama hampir 50 tahun dan Huang Fei berhasil membuat sebuah jurus tangan kosong yang kuat yang mampu menghancurkan sebuah batu besar menjadi debu dengan 1 pukulan saja dan dengan keadaan dasar jurang yang memiliki aura alam yang sangat kuat membantu mempercepat penempahan tubuh Huang Fei dan dengan cepat mengumpulkan tenaga dalam dalam jumlah sangat banyak sampai batas yang tidak wajar tetapi semua itu berjalan sejajar dengan tubuh yang di tempah oleh Huang Fei yang membuat kekuatan dari pukulan Huang Fei dapat membelah gunung menjadi 2 saat 70 tahun Huang Fei di dalam jurang itu, dan setelah 90 tahun Huang Fei sudah berada di dalam jurang karena tubuh Huang Fei yang sudah tertempa dengan ekstrim dan tenaga dalam yang sangat banyak membuat Huang Fei bisa terbang di udara dan setelah 100 tahun Huang Fei memutuskan untuk meninggalkan jurang itu dan berkelana untuk melihat keadaan dunia luar.


Saat Huang Fei keluar dari jurang dengan cara terbang keadaan dunia masih sama seperti dahulu perang masih terjadi tapi tidak seperti dahulu yang tidak ada hari tanpa perang, perang yang sekarang hanya terjadi kadang-kadang saja yang membuat perasaan Huang Fei sedikit tenang karena perang tidak seperti dahulu dan selama Huang Fei berkelana ke berbagai tempat Huang fei mengetahui bahwa ada kerjaan yang saling beraliansi untuk melawan musuh dalam perang.

__ADS_1


Dalam perkelanaan Huang Fei pernah memasuki sebuah gua yang di katakan oleh penduduk setempat sebagai gua kematian yang mana apabila masuk kedalam maka tidak akan pernah kembali lagi dan Huang Fei penasaran dengan gua itu dan apa yang ada di dalamnya, ternyata didalamnya terdapat banyak rintangan dan jebakan yang mematikan sepanjang jalan Huang Fei juga melihat banyak kerangka manusia yang berserakan dimana yang mana itu adalah orang yang mencoba masuk dan mati terkena jebakan dan perangkap yang ada didalam gua tetapi karena tubuh Huang Fei yang sudah tertempa dengan cara yang ekstrim dan memiliki tenaga dalam yang sangat banyak menjadikan perangkap dan rintangan yang ada didalam gua tidak berguna sama sekali yang membuat Huang Fei dengan mudah sampai di ujung gua dan menemukan harta karun yang sangat banyak gunungan emas dan perak dan ditengah gunungan itu terdapat sebuah kotak kecil dan Huang Fei mengambil kotak tersebut dan menemukan sebuah cincin dan catatan kecil yang bertuliskan nama cincin tersebut yang bernama cincin angkasa yang bisa menyimpan berbagai benda mati di dalamnya dan didalam catatan juga tertulis


" teteskan darah di cincin untuk menggunakannya"


Dan Huang Fei meneteskan darah nya ke cincin tersebut dan cincin mengeluarkan cahaya dan Huang Fei memakai cincin itu di jarinya dan seketika huang Fei dapat merasakan kalau cincin itu memiliki ruang luas dan kosong tidak ada apa apa di dalam dan Huang Fei membayangkan 2 gunung emas dan perak didepannya dan seketika cincin angkasa menyerap masuk semua yang ada dihadapan Huang Fei dan setelah semua terserap Huang Fei melihat sebuah pedang dan membayangkan padang tersebut dan pedang itu terhisap kedalam cincin dan diruang itu tidak ada yang tersisa lagi dan Huang Fei pergi dari gua itu dan keluar tanpa diketahui oleh orang lain supaya gua kematian ini tetap menjadi seperti itu tanpa ada kekurangan.


Huang Fei melanjutkan berkelana dan bertemu banyak orang dengan berbagai karakter dan Huang Fei juga belajar banyak keterampilan bela diri dan pernah juga Huang Fei mencoba menjual pedang yang ditemukan di gua itu tapi tidak ada yang ingin membeli karena pedang itu biasa saja dan tidak bisa ditarik menjadikan pedang itu tidak berguna ya untuk apa pedang kalau tidak bisa di gunakan, sempat juga Huang Fei ingin membuang pedang itu tapi diurungkan dan tetap menyimpannya di cincin angkasa.


Dan tahun berganti tahun Huang Fei berkelana tidak terasa sudah lebih 70 tahun dan kemampuan bela diri Huang Fei makin bertambah kuat lagi. Tanpa ada satupun orang yang mengetahui kemampuan gila dari Huang Fei dan setelah 80 tahun Huang Fei berkelana terjadi sebuah peperangan besar yang melibatkan 4 kelompok yang saling beraliansi satu dengan yang lain, yang menyebabkan kekacauan dimana mana yang membuat Huang Fei merasa gelisah dan mengunjungi orang orang yang pernah dia temui dalam berkelana, 10 tahun dihabiskan Huang Fei untuk mengunjungi orang-orang itu satu persatu ada yang sudah meninggal sebelum perang besar terjadi, ada juga yang meninggal akibat dari perang, ada yang masih hidup dan keadaan lainnya. Sembari mengunjungi orang orang itu Huang Fei banyak melihat kejadian yang sangat tragis akibat perang yang berlangsung selama 10 tahun tanpa ada tanda tanda untuk selesai.


Dari situlah Huang Fei bertekad untuk mengakhiri perang ini dengan caranya sendiri bertahun tahun Huang Fei menyusuri perbatasan pihak pihak yang berperang satu sama lain dan setelah 5 tahun Huang Fei selesai menyusuri perbatasan dan akhirnya niatan lama Huang Fei bisa di laksanakan nya dan Huang Fei berdiri tempat bertemunya ke 4 belah pihak yang berperang dan memukul menggunakan semua kekuatan dan tenaga dalam yang dia miliki dan akhirnya dia mengucapkan nama jurus yang dibuatnya sendiri itu


Dan seketika muncul retakan yang membagi dataran luas itu menjadi 4 bagian seperti sekarang tanpa ada seorangpun yang tahu bahwa yang membelah dataran luas itu adalah Huang Fei.


Dan akibat itu juga Huang Fei mendapat efek samping dari menggunakan jurus tinju penghancur semesta yang membuat tubuh yang ditempa nya selama 100 tahun itu tidak bisa lagi menyimpan tenaga dalam banyak lagi dan dengan keadaan itu Huang Fei mengumpulkan tenaga dalam sebatas yang bisa di tampung oleh tubuhnya yang digunakan untuk terbang kembali ke dalam jurang tempat dia berlatih dahulu.


Kembali ke masa sekarang

__ADS_1


Yu Muha yang mendengar cerita dari kakek Huang Fei terkejut karena cerita yang dianggap legenda oleh semua orang itu yang katanya ke 4 benua terpisah karena amarah dewa yang tidak suka dengan peperangan itu adalah perbuatan dari orang yang berada didepannya sekarang ini .


Kakek Huang Fei lalu mengajak Yu Muha untuk mengikutinya ke suatu tempat. Sampai tempat yang dituju ternyata itu adalah sebuah gua lalu kakek Huang Fei masuk kedalam gua tersebut yang di ikuti oleh Yu Muha di belakang nya sesampainya ditempat yang dituju Yu Muha melihat sebuah pedang yang menancap di tanah dan sebuah kotak kecil di sampingnya.


Kakek Huang mengambil kotak tersebut dan membukanya memperlihatkan ke arah Yu Muha


" ini adalah cincin angkasa itu Muha'er "


" apakah ini cincin yang bisa menyimpan benda mati didalamnya itu"


" ya itu benar sekali "


Yu Muha tidak percaya dengan yang dilihatnya walaupun sudah diceritakan oleh kakek Huang Fei tadi


Dan Yu Muha melirik kearah pedang yang menancap di tanah dan mendekatinya lalu pedang itu bereaksi membuat Yu Muha dan kakek Huang Fei terkejut dan pedang itu melayang kearah Yu Muha dan berhenti didepan Yu Muha seolah minta di pegang


" cobalah pegang pedang itu Muha'er" kakek Huang Fei berkata

__ADS_1


Dan Yu Muha memegang sarung pedang itu lalu mencoba menarik pedang dari sarungnya dan pedang itupun setelah keluar dari sarungnya bilah pedang bercahaya berwarna biru selama 1 menit dan kembali redup dan tiba tiba keluar sebuah buku dihadapan Yu Muha buku itu terjatuh dan Yu Muha menyarungkan pedang itu kembali dan mengambil buku yang terjatuh yang bertuliskan jurus pedang terbang menggapai awan.


__ADS_2