Kisah Sang Pendekar

Kisah Sang Pendekar
Petualangan dimulai


__ADS_3

Tiga hari berlalu setelah penyerangan yang dilakukan oleh sekte awan gelap di reruntuhan sebuah rumah yang sudah hancur lebur terlihat seorang pemuda yang mencoba keluar dari reruntuhan tersebut berusaha sekuat tenaga untuk mengangkat reruntuhan batu dan akhirnya dia bisa keluar dari reruntuhan dan dia melihat desa yang ditinggalinya dulu sudah rata dengan tanah dan tidak melihat mayat-mayat yang tergeletak di tanah lagi ternyata desa mokutan sudah didatangi oleh prajurit kerajaan untuk mengambil dan menguburkan mayat dari penjaga desa tetapi para prajurit tersebut tidak menemukan Yu Muha karena dia tertimbun reruntuhan dan desa mokutan telah ditinggalkan oleh penduduknya dan penduduk memilih pindah ke desa atau kota lain karena mereka beranggapan desa mokutan dianggap berbahaya.


Yu Muha berjalan mengelilingi desa dengan pincang karena kakinya terluka akibat pukulan dan tertimpa reruntuhan dan sampailah dia di rumah yang selama ini tempat dia untuk tinggal dan melihat kebun yang dulu dirawatnya sudah berantakan ada yang terbakar api ada juga yang tumbang akibat di injak-injak dan semua sudah rata dengan tanah, lalu ia memasuki rumah yang sudah menjadi reruntuhan tersebut dan menyingkirkan batu dan kayu dari suatu area yang diperkirakan adalah sebuah lubang berukuran 50 cm x 50 cm dan kedalaman 50 cm juga yang digunakannya untuk tempat untuk menyimpan semua harta berupa uang dari santunan yang diberikan pihak kerajaan dari kematian kedua orang tua nya dan hasil dari penjualan hasil kebun yang dipakainya selama ini untuk membeli kebutuhan sehari-hari selama ini.

__ADS_1


“untung saja aku membuat lubang ini untuk menyimpan semua uangku dan aku tak tahu ini akan berguna pada waktu seperti ini ”


Lubang itu Yu Muha buah dilantai kamarnya dia gali sendiri dan ditutup dengan kayu dan ditutup lagi dengan kain yang yang menutupi lantai kamarnya dan sekarang kain tersebut sudah terbakar dan kayu yang menutupi lubang tersebut sudah terbakar bagian atasnya saja dan Yu Muha mengangkat kayu yang menutupi lubang tersebut dan mengambil semua uang yang ada didalam lubang dan memasukan semuanya kedalam sehelai kain yang sudah terbakar sebagian dan mengikatnya dan memasukan kedalam bajunya.

__ADS_1


Mata uang yang dipakai di dunia ini adalah koin yang terbuat dari perak dan emas yang mana 1 koin emas sama dengan 100 koin perak dan uang yang dimiliki oleh Yu Muha adalah 70 koin perak dan 2 koin emas itu sudah cukup banyak untuk biaya hidup seorang yang hanya tinggal sendiri seperti Yu Muha karena itu bisa dia pakai untuk makan sampai 3 bulan bahkan lebih tanpa berkerja sama sekali tetapi Yu Muha adalah anak yang rajin dan berkerja keras sehingga dia selalu berkerja di kebun dan menabungnya selama 2 tahun terakhir.


Setelah sampai di pinggir hutan Yu Muha mulai masuk untuk mencari tumbuhan tersebut yang bernama rumput kizu yang biasanya tumbuh tempat yang terkena cahaya matahari pagi dan siang sampai petang tidak terkena cahaya mata hari lagi biasanya di dekat pohon yang rimbun. Mencari tumbuhan kizu memang sedikit sulit dikarenakan tumbuhan ini hanya bisa terkena matahari pagi saja apabila terkena cahaya matahari siang maka akan layu dan mati. Setalah sekian lama Yu Muha menyusur satu persatu pohon yang rimbun akhirnya dia menemukan rumput kizu dan mencabut tumbuhan tersebut dan menumbuknya dengan kayu dan meletakkan hasil tumbukan di bagian kaki yang terluka dan bagian tubuh lain dan membalutnya dengan kain dan setelah selesai Yu Muha Beristirahat dibawah pohon yang rimbun tersebut dan tak lama Yu Muha tertidur di bawah pohon tersebut cukup lama karena kecapekan mencari rumput kizu dengan tubuh yang terluka dan setelah terbangun dari tidurnya Yu Muha menyadari bahwa hari sudah malam dan Yu muha mulai beranjak untuk mencari tumbuhan atau buah-buahan yang bisa dimakan di dekat area tempat dia tertidur tadi sambil mengumpulkan ranting pohon untuk membuat api tak lama berselang Yu Muha telah kembali ketempat dia tertidur tadi dengan membawa ranting dan buah-buahan yang menurutnya aman untuk dimakan dan diapun mulai membuat api dan setelah api unggun itu menyala diapun memakan buah-buahan yang dia temukan tadi setelah selesai makan dia pun bersandar di bawah pohon yang rimbun tersebut dan mulai terbayang kejadian yang menimpa dirinya "bagaimana aku masih hidup" dalam pikirnya karena setelah terkena pukulan itu Yu Muha langsung pingsan dan tertimbun batu reruntuhan lama membayangkan Yu Muha tertidur kembali dan terbangun menjelang siang keesokan harinya setelah bangun Yu Muha beranjak ketempat dimana dia menemukan Buah-Buahan yang dimakannya malam tadi dan mengambil beberapa buah dan memasukan kedalam kain yang dibawa dari rumahnya kemarin dan kembali ketempat semula dan mencabut rumput kizu beberapa dimasukan kedalam kain bersama dengan buah tadi sebagian di tumbuk untuk mengganti obat yang kemarin setelah selesai Yu Muha mulai berjalan kearah selatan karena dia mengetahui kearah sana ada sungai dia ingin minum air karena dia sudah haus dan tidak minum karena tidak ada air setelah lama berjalan Yu Muha akhirnya sampai di sungai Yu Muha langsung menghampiri dan minum setelah selesai minum dia mulai mencari kayu untuk membangun pondok kecil di dekat sungai dan setelah perjuangan yang cukup berat akhirnya Yu Muha Berhasil mendirikan sebuah pondok kecil dan Yu Muha memutuskan untuk tinggal di sini untuk beberapa saat sampai luka dikaki dan ditubuh yang lain sembuh.

__ADS_1


Yu Muha melakukan kegiatan sehari hari mulai dari mencari makan dihutan mencari ranting kayu dan Yu Muha Membuat perangkap ikan sederhana dari ranting kayu dan akar tanaman untuk menangkap ikan dan tidak terasa sudah seminggu Yu Muha berada di pinggir sungai dan luka dikaki dan tubuh lainnya sudah hampir sembuh total sekarang Yu Muha sudah bisa berjalan tanpa tongkat kayu lagi dan mulai berburu ayam hutan atau kelinci yang ada didalam hutan dan pada malam hari Yu Muha berencana untuk meninggalkan sungai ini di pagi hari besok.


Dan pada pagi harinya Yu Muha mulai berkemas untuk berangkat dia hanya membawa kantong kulit yang tidak sengaja tersangkut di perangkap ikan nya dan kantong itu dia isi dengan air sampai penuh dan memulai perjalanan kearah barat daya.

__ADS_1


__ADS_2