
Hari demi hari berlalu lagi Yu Muha dan Su Tian sudah sampai di kota Weida dan sedang berada di depan gerbang istana prajurit yang melihat itu langsung membuka gerbang masuk untuk rombongan keluarga Su.
“Kita akan langsung menemui yang mulia” ucap Su Tian.
“iya saya juga ingin menemui yang mulia karena ada yang ingin saya sampaikan” ucap Yu Muha.
“kalau begitu mari tuan Yu” ucap Su Tian.
Keduanya langsung menghampiri Wang Xiang di aula istana. Wang Xiang yang juga sudah menunggu kedatangan keduanya juga.
“ salam yang mulia, saya kemari ingin menyampaikan laporan atas apa yang terjadi di kota Jiwei” Ucap Su Tian
“aku sudah menunggu kalian berdua, silahkan duduk” ucap Wang Xiang.
Yu Muha langsung duduk karena sudah diperbolehkan tapi Su Tian tetap berdiri.
“maaf atas apa yang terjadi di kota Jiwei saya tidak menyangka akan terjadi seperti itu, saya gagal menjalankan rencana yang sudah anda susun yang mulia” ucap Su Tian
Yu Muha yang melihat Su Tian berlaku seperti itu sedikit terkejut.
“tidak apa tuan muda Su aku sudah mengetahui seluruh kejadian semua itu memang salah Guang Huo yang gegabah sehingga menjadi seperti itu, kepala keluarga Guang dan juga Guang Huo sudah mengakui kesalahan Guang Huo, tapi aku cukup kecewa dengan anda tuan muda Su yang tidak dapat menebak niat dari Guang Huo” ucap Wang Xiang.
“maaf kan saya yang mulia saya lalai untuk mengetahui apa niat dari jendral Guang” ucap Su Tian.
“sudahlah aku memaafkan karena semua itu diluar kendali anda tuan muda Su, silahkan duduk tuan muda Su” ucap Wang Xiang.
“terima kasih yang Mulia” ucap Su Tian.
“Terima kasih tuan Yu anda sudah membantu kami mengatasi Organisasi Pohon Surgawi” ucap Wang Xiang.
“sama-sama yang mulia, saya juga ada yang ingin saya sampaikan” ucap Yu Muha yang berdiri dari duduknya.
“oh apa itu tuan Yu” ucap Wang Xiang.
“ini soal saya yang ikut membantu ke kerajaan Chikyu, saya ingin mengundurkan diri dari janji tersebut karena saya suatu alasan” ucap Yu Muha.
“oh begitu sayang sekali, tapi tugas itu sepertinya akan di undur sampai waktu yang tidak ditentukan karena teror Organisasi Pohon Surgawi yang ada di kerajaan Chikyu menghilang semenjak kejadian dikota Jiwei, kemarin aku baru mendapat kabar dari burung pembawa pesan dari kerajaan Chikyu” ucap Wang Xiang.
“oh seperti itu, kalau begitu saya akan mencoba membantu apabila sudah waktunya karena saya akan tetap di kerajaan Hi untuk berkelana” ucap Yu Muha.
“oh ya tuan Yu apa anda sudah tahu bahwa anda sekarang dijuluki pendekar pedang terbang dan anda sekarang sedang populer di kerajaan Hi mungkin juga kerajaan Chikyu” ucap Wang Xiang.
__ADS_1
“oh. Begitukah saya tidak masalah dengan julukan itu karena pedang terbang adalah salah satu peninggalan dari guruku yang berharga dan dijuluki seperti itu aku merasa senang” ucap Yu Muha yang diakhiri tawa.
“lima bulan lagi akan ada turnamen bela diri yang diadakan setiap lima tahun sekali dan sekarang turnamen itu akan diadakah di sekte gunung seratus pedang, apa anda ingin melihatnya karena anda sekarang sudah menjadi pendekar yang terkenal” ucap Wang Xiang.
“apa itu turnamen antar sekte saja” tanya Yu Muha.
“sebenarnya keluarga bangsawan juga ikut tapi setiap turnamen hanya menjadi pelengkap saja karena kalah oleh murid sekte besar” ucap Wang Xiang.
“Sepertinya itu akan menarik dan saya berharap bisa bertemu dengan seseorang disana” ucap Yu Muha.
“oh siapa yang ingin anda temui disana, apa seorang dari sebuah sekte atau keluarga bangsawan” tanya Wang Xiang.
“dia seseorang dari keluarga bangsawan” ucap Yu Muha.
“kalau begitu anda harus datang tuan Yu” ucap Wang Xiang.
“iya yang mulia” ucap Yu Muha.
Dan perbincangan terus berlanjut sampai akhirnya Wang Xiang ada yang harus dikerjakan yang mengakhiri semuanya, pada saat pamit Wang Xiang memberi Yu Muha hadiah 2.000 koin emas karena telah membantu dan menyelamatkan Guang Huo dari kematian.
Su Tian kembali ke keluarga Su dan Yu Muha pergi ke paviliun harta langit untuk mencari pedang pengganti pedangnya yang patah kemarin.
“selamat datang tuan Yu Muha apa yang bisa saya bantu” ucap pelayan.
Semua orang yang mendengar nama Yu Muha disebutkan langsung melihat ketempat suara terdengar.
“apakah itu benar dia pendekar pedang terbang yang baru-baru ini terkenal” ucap beberapa orang.
Seketika banyak orang yang mendatangi Yu Muha untuk sekedar menyapa.
Salah seorang pegawai mendatangi Zhou Mukai yang ada di kantornya mengabarkan bahwa pendekar Yu Muha sedang berada di bawah. Zhou Mukai langsung turun untuk menemui Yu Muha.
“selamat datang tuan Yu, apa ada yang anda butuhkan, silahkan lewat sini tuan” ucap Zjou Mukai.
Zhou Mukai mengajak Yu Muha ke sebuah ruangan.
“Silahkan duduk tuan Yu” ucap Zhuo Mukai.
“terima kasih anda telah membantu saya dari orang-orang tadi” ucap Yu Muha.
“sama-sama Tuan Yu, apa ada yang anda butuhkan” ucap Zhou Mukai.
__ADS_1
“saya membutuhkan sebuah pedang, apakah paviliun ada menjual pedang yang lebih baik dari yang terakhir kali”ucap Yu Muha.
“mengapa anda memerlukan pedang lain sedangkan anda sudah punya pedang yang tingkatnya tidak diketahui” ucap Zhuo Mukai.
“pedang ini bernama pedang terbang menggapai langit, ini memang pedang yang sangat kuat tapi aku tidak ingin menggunakannya terlalu sering dalam pertarungan karena ini adalah salah satu peninggalan guruku yang sangat berharga” ucap Yu Muha.
“apa aku boleh melihat pedang itu” ucap Zhou Mukai.
“boleh saja” ucap Yu Muha dan meletakan pedang terbang di atas meja.
Zhuo Mukai mencoba mengangkat pedang terbang tapi pedang itu tidak terangkat sama sekali.
“mengapa pedang ini tidak bisa terangkat” ucap Zhuo Mukai.
“pedang ini sedikit spesial tidak akan ada orang yang bisa mengangkatnya kecuali orang yang diakui oleh pedang ini” ucap Yu Muha sambil mengangkat pedang terbang dengan mudahnya.
“sungguh pedang yang sangat misterius” ucap Zhuo Mukai.
“kami tidak memiliki pedang yang bagus disini, tapi ada seseorang penempa pedang yang sangat bagus tapi orang ini pilih-pilih untuk menempa pedang untuk orang” ucap Zhou Mukai.
“benarkah dimana orang itu manager Zhou” tanya Yu Muha.
“orang itu berada di wilayah keluarga Guang dia bernama Tie Duanzao, anda harus membawa bahan yang akan anda buat pedang kepadanya, tapi kalau anda menunjukan pedang terbang kepadanya mungkin dia mau membuatkan anda pedang karena orang itu memiliki harga diri yang tinggi sebagai penempa pedang maka dia akan membuat sebuah yang lebih hebat lagi dari pedang yang pernah dia lihat” ucap Zhou Mukai.
“baiklah saya akan mencari orang itu, tapi saya tetap ingin membeli pedang untuk sementara apa anda memiliki sebuah pedang yang direkomendasikan” ucap Yu Muha.
“ada sebuah pedang yang bagus, mari saya tunjukan” Ucap Zhuo Mukai
Zhou Mukai beranjak pergi ketempat pedang-pedang di pajang dan menunjuk sebuah pedang yang sarungnya berwarna putih dan biru, setelah ditarik bilahnya berwarna abu-abu.
“pedang ini bernama pedang kabut biru, karena warna bilahnya yang seperti kabut, pedang ini sama kualitasnya dengan pedang langit biru” ucap Zhou Mukai.
“baiklah saya akan mengambil pedang ini saja, berapa harganya” ucap Yu Muha.
“untuk harganya anda cukup membayar 1.000 koin emas saja” ucap Zhuo Mukai.
“benarkah itu lebih murah dari pedang langit biru” ucap Yu Muha.
“tidak apa-apa tuan saya memberi anda potongan harga” ucap Zhou Mukai.
Yu Muha membayar 1.000 koin emas dan langsung pamit untuk pergi, Yu Muha membungkus pedan terbang dengan kain dan keluar dari kota Weida menuju desa Guli untuk bertemu dengan Uzaki Sang dan Uzaki Hana.
__ADS_1