
Kakek Huang Fei yang melihat pedang yang selama ini tidak melakukan apapun yang dianggap tidak berguna oleh nya ternyata bisa melayang dan mengeluarkan sinar biru yang yang menyilaukan selama 1 menit itu membuat penglihatan Kakek Huang Fei menjadi buram sementara, setelah pandangan kembali seperti semula kakek Huang Fei melihat Yu Muha memegang sebuah buku
“ dari mana buku itu berasal Muha’er “ tanya kakek Huang
“ buku ini tiba-tiba terjatuh setelah cahaya biru tadi selesai kakek Huang “
Melihat pedang dan buku yang berada di kedua tangan Yu Muha kakek Huang Fei mulai menyimpulkan bahwa pedang yang selama ini di simpannya bukanlah pedang biasa dan pedang itu sedang menunggu seseorang yang layak untuk memilikinya.
“ sepertinya pedang itu memiliki kesadaranya sendiri Muha’er, dan sepertinya pedang itu memilihmu sebagai tuannya dan buku itu adalah panduan jurus untuk menggunakannya ” sahut kakek Huang Fei
“ sepertinya begitu kakek “
“ kalau begitu apa yang akan kau lakukan setelah ini Muha’er “ tanya kakek Huang
“ apa kau mau berlatih disini untuk menguasai jurus di kitab itu Muha’er, karena cara untuk keluar dari jurang ini hanyalah dengan terbang “ kakek Huang memberitahu cara untuk keluar.
Setelah kakek Huang Fei melihat bahwa pedang yang baru dia tahu namanya pedang terbang menggapai awan dari tulisan yang ada pada kitab yang di pegang oleh Yu Muha, kakek Huang Fei ingin mengajari Yu Muha untuk menjadi pendekar, dengan adanya kitab jurus pedang terbang itu maka kakek Huang Fei berasumsi bahwa Yu Muha bisa menjadi pendekar tanpa tanding seperti dirinya masih muda dahulu.
“ apa tidak ada cara lain untuk keluar dari jurang ini selain terbang kek “ tanya Yu Muha tidak percaya karena terbang adalah suatu yang tidak mungkin setelah mengingat cerita kakek Huang yang berlatih disini sampai 100 tahun barulah kakek Huang bisa terbang di udara.
“ berarti aku harus berlatih disini 100 tahun seperti kakek baru bisa keluar dari sini begitu kah kakek”
“ haha, tidak begitu Muha’er “
“ jadi apa kakek”
“ nama pedang itu pedang terbang bukan jadi kau bisa menggunakan pedang itu untuk keluar dari sini bukan
Lalu Yu Muha membuka kitab itu dan mencari apakah bisa pedang ini bisa dipakai untuk terbang dan akhirnya Yu Muha menemukan yang dia cari dan setelah membaca muka Yu Muha terlihat bingung dan bertanya kepada kepada kakek Huang
“ disini tertulis untuk bisa di naiki untuk terbang harus mencapai tingkat pendekar Suci dan memiliki 300 lapis tenaga dalam dan harus menguasai jurus kesatu dan kedua dari kitab ini “
__ADS_1
“ apa itu tingkat pendekar suci dan tenaga dalam ini Kakek “
Mendengar itu kakek Huang hanya bisa tersenyum karena tingkat pendekar suci dan 300 lapis tenaga dalam bukanlah sesuatu yang susah untuk dicapai di jurang ini yang kaya dengan aura alam yang dapat mempercepat penyerapan tenaga dalam dan meningkatkan tingkat pendekar.
“ tingkat pendekar suci adalah tingkatan ke 5 dari tingkatan pendekar dan lapisan tenaga dalam adalah energi yang dikumpulkan didalam tubuh dan itu di hitung dengan lapis semakin banyak lapisan maka semakin kuat orang tersebut dan bisa digunakan saat bertarung untuk memperkuat sebuah jurus.
Dan kakek Huang Fei menjelaskan bahwa ada 10 tingkatan pendekar yaitu
- Pendekar pemula
- Pendekar menengah
- Pendekar ahli
- Pendekar sakti
- Pendekar suci
- Pendekar langit
- Pendekar surga
- Pendekar dewa
- Pendekar immortal
Pendekar pemula , menengah dan ahli memiliki 2 tahap yaitu awal dan akhir, dan dari pendekar sakti dan seterusnya tidak memiliki tahap lagi akan langsung naik tingkat saja dari tingkat sakti ke suci, suci ke bumi dan seterusnya
Dan untuk tenaga dalam adalah energi yang diserap tubuh dari aura alam yang di tumpuk dalam tubuh oleh sebab itu disebut dengan lapis.
Yu Muha mendengarkan dengan seksama penjelasan dari kakek Huang mulai mengerti dengan semua yang jelaskan oleh kakek Huang.
__ADS_1
“ Kalau kau setuju kita akan mulai latihan mu besok kita akan menempa tubuhmu terlebih dahulu sampai tubuhmu bisa di isi dengan tenaga dalam” sahut kakek Huang
“ baiklah kek, eh guru “ sahut Yu Muha karena dia akan di ajari bela diri mulai dari besok
“ tidak perlu seperti itu Muha’er tetaplah memanggilku kakek seperti tadi “ tidak mau dipanggil guru
“ dan aku akan memberitahumu satu rahasia, bahwa tubuhku sebenarnya memburuk hari ke hari akibat efek samping dari dari jurus tinju ku 500 tahun yang lalu dan kalau perhitunganku tidak salah tubuhku hanya bisa bertahan tinggal 10 tahun lagi dan aku akan meninggal dunia” memberitahu Yu Muha.
Sontak membuat Yu Muha terkejut
“ apa kau bercanda kakek bagaimana bisa seperti itu dan bagaimana kakek bisa hidup sampai 500 tahun “
“ itu karena tingkat pendekar ku sudah mencapai tingkat immortal Muha’er dan seorang yang sudah sampai tingkat immortal bisa hidup lama dan untukku dikarenakan tubuhku yang sudah rusak dan tidak bisa diobati lagi aku hanya menunggu tubuh ini tidak bisa bergerak lagi”
Kakek Huang tidak memberitahukan bahwa saat dia menolong Yu Muha dia memaksakan tubuhnya yang membuat mempercepat kerusakan dari tubuhnya.
Yu Muha hanya bisa diam mendengar bahwa umur kakek Huang tinggal 10 tahun lagi karena dia tidak bisa melakukan apapun, Yu Muha hanya bisa bertekad untuk belajar giat bela diri dan menjadi kuat seperti Kakek Huang agar bisa membuat kakek Huang bangga dengan dengan keberhasilan nya dimasa depan walaupun kakek huang tidak bisa melihat nya di kemudian hari.
“ aku akan menjadi pendekar kuat yang bisa membuat guru bangga dengan muridmu ini “ teriak Yu Muha dengan lantang dan bersujud di depan kakek Huang Fei.
Kakek Huang yang mendengar dan melihat apa yang dikatakan dan lakukan oleh Yu Muha hanya bisa berdiri diam karena tidak mau merusak tekad yang sudah teguh, dan kakek huang berkata kembali
“ berdirilah Muha’er dan berlatih giat lah mulai besok “
Dan Yu Muha berdiri dan berkata
“ mohon bimbingan nya Guru Huang “
“ baiklah Muha’er mari kita keluar untuk melihat area lain yang ada di jurang ini dan istirahat untuk memulai latihan kita besok “
Dan mereka keluar dari gua, Yu Muha membawa Pedang Terbang dan meninggalkan kotak yang berisi cincin angkasa dan kakek Huang Fei membawa Yu Muha berkeliling tempat yang ada di jurang, ketempat yang akan digunakan untuk latihan, tempat tumbuhnya rumput heiwa, tempat ada banyak batu besar yang dulu digunakan kakek Huang Fei berlatih tinjunya dan lainnya.
__ADS_1
Setelah selesai berkeliling mereka kembali tempat tinggal kakek Huang Fei dan beristirahat untuk memulai latihan esok hari