
Pada ke esokan harinya saat Yu Muha terbangun dan melihat keluar dari jendela sudah banyak orang yang yang memenuhi jalanan yang sedang melakukan aktivitas seperti biasanya, tiba-tiba ada seseorang yang mengetuk pintu kamarnya Yu Muha pun membuka pintu dan ada seorang pelayan penginapan yang mengantarkan sarapan pagi untuknya setelah pelayan itu meletakan makanan di atas meja Yu Muha memakan makanan itu dengan cepat karena dia ingin pergi keluar untuk mencari orang bertopeng yang menyerang murid sekte Menara ilahi tadi malam walaupun tidak bisa melihat wajahnya karena topeng Yu Muha dapat merasakan aura aneh dari kedua orang itu yang membuat Yu Muha ingin tahu lebih jauh.
Setelah selesai sarapan Yu muha turun kelantai bawah penginapan dan meninggalkan penginapan menuju tempat terjadinya pertarungan tadi malam, Yu Muha agak kesulitan mencari lorong sempit itu dikarenakan susunan kota yang memiliki banyak lorong sempit dan Yu Muha tidak bisa bisa melihat persis tempat itu karena malam hari.
Setelah sekian lama Yu Muha menyusuri lorong-lorong sempit akhirnya Yu Muha menemukan lorong sempit yang di carinya Yu Muha dapat melihat banyak goresan dan bekas dinding yang pecah.
“ sepertinya pertarungan sudah berjalan lama melihat dari bekas yang ditinggalkan”
Setelah melihat lihat Yu Muha pergi dari tempat itu untuk berkeliling kota.
Di sekte menara ilahi Ling Buan sedang dimintai keterangan atas apa yang dialami oleh dirinya tadi malam, Ling Buan bebas dari hukuman dikarenakan situasi yang sangat genting dan karena setelah diketahui bahwa yang dibawa oleh Ling Buan adalah Yu Muha seorang pendekar tingkat tinggi yang sedang menjadi perbincangan akhir – akhir ini.
Ling Buan di tanyai banyak sekali pertanyaan oleh penyidik sampai dengan dua jam baru selesai Ling Buan selesai di mintai keterangan yang membuatnya kelelahan, setelah keluar dari ruang penyidikan Ling Buan sudah di tunggu oleh Ling Bao yang setia menunggu anaknya.
“ sepertinya kamu capek Buan’er sebaiknya kamu pulang dan beristirahat karena ayah akan ada rapat lagi membahas tentang kejadian yang kau alami ini” ujar Ling Bao
“ baiklah ayah “ ucap Ling Buan menurut
Ling Buan pun pulang kerumahnya dan Ling Bao pergi untuk menghadiri rapat, Ling Bao sudah duduk di kursi nya tetapi belum ada orang di dalam aula itu, Ling Bao bertekad untuk memimpin apabila nantinya akan di bentuk kelompok yang mencari pelakunya karena kemarahannya sudah sampai titik tertinggi tapi dia masih bisa menahannya, setelah setengah jam lebih Ling Bao menunggu akhirnya satu persatu peserta rapat berdatangan, Ling Bao hanya diam dan menunggu tetapi semua orang yang hadir dapat merasakan perasaan dari Ling Bao sebagai tetua yang bertanggung jawab atas keamanan dengan terbunuhnya murid sekte dan sekarang anaknya sendirilah yang hampir menjadi korban untung saja ada seseorang yang menolong kalau tidak maka anaknya hanya tinggal nama sekarang.
__ADS_1
Setelah semua peserta rapat hadir dan pintu aula di tutup maka rapat di mulai dan setelah rapat di mulai Ling Bao langsung mengusulkan semua yang sudah ditahannya sedari tadi, rapat berlangsung sangat tegang karena adanya orang-orang yang tidak setuju atas sebagian apa saja yang di usulkan oleh Ling Bao untung saja ada ketua sekte yang menjadi penengah dan memutuskan yang terbaik untuk semua pihak.
Kembali ke kota Hipeng Yu Muha yang tidak hanya sekedar berkeliling tetapi juga mencari aura dari dua orang bertopeng tadi malam tetapi setelah berkeliling dua kali Yu Muha tidaka dapat merasakan aura yang sedang dia cari.
“ Hmm. Ini aneh mengapa aku tidak dapat menemukan aura tersebut apa kedua orang itu tidak ada di dalam kota atau mereka sudah tidak ada dikota ini lagi ya”
Setelah lelah berkeliling kota sambil mencari aura aneh tersebut, Yu Muha kembali kepenginapan untuk memulihkan kekuatannya.
Setelah sampai di penginapan Yu Muha langsung masuk kedalam kamarnya, Hari terus berlalu siang menjadi malam dan pelayan yang mengantar makanan untuk Yu Muha terus mengetuk pintu tapi tidak ada jawaban langsung bertanya kepada Guang Hou dan dia hanya berkata biarkanlah seperti itu jangan mengganggunya, pelayan itu pergi dan Guang Hou menyuruh seorang prajurit untuk berjaga di depan kamar Yu Muha.
Yu Muha memulihkan kekuatannya sampai pagi hari dan saat membuka pintu Yu Muha melihat ada seorang prajurit yang berdiri di depan kamarnya, prajurit yang berjaga langsung menyapa.
“ baiklah kalau begitu saya sudah selesai dengan urusan saya anda bisa kembali untuk istirahat”
“ kalau begitu saya undur diri”
Prajurit itu kembali ke tempat prajurit beristirahat, dan Yu Muha kembali kedalam kamar dan berdiri di dapan jendela sambil melihat ke arah sekte Menara Ilahi.
Di sekte Menara Ilahi di depan gerbang sudah banyak orang yang berkumpul untuk bersama-sama pergi ke kota Hipeng untuk mencari pelaku penyerangan kepada murid sekte Menara Ilahi yang di pimpin langsung oleh Ling Bao.
__ADS_1
Sebelum pagi para murid sekte sudah mengepung seluruh kota Hipeng agar pelaku tidak dapat melarikan diri dari kota Hipeng. Setelah semua dirasa siap semua orang yang akan ikut pergi ke kota Hipeng, tujuan pertama adalah semua penginapan yang ada di kota Hipeng.
Semua sudah di atur oleh Ling Bao jadi sudah dipastikan tidak akan ada penginapan yang akan terlewat dari pemeriksaan, sebenarnya ada tetua yang menolak atas aksi yang sedang dilakukan ini tetapi Ling Bao yang merasa bertanggung jawab atas keamanan kota Hipeng mengambil keputusan ini terlebih anaknya hampir saja menjadi korban.
Semua anggota sekte Menara Ilahi memeriksa semua penginapan yang ada di kota Hipeng, semua pemilik penginapan hanya bisa menuruti semua yang ingin dilakukan oleh anggota sekte Menara Ilahi.
Setelah dua jam berlalu dan semua penginapan sudah di periksa tidak ditemukan orang dengan ciri-ciri yang dicari dan semua orang akhirnya berkumpul di depan penginapan tempat Yu Muha dan rombongan, setelah di rasa sudah kondusif Yu Muha akhirnya menemui Ling Bao.
“ salam Tetua Ling” ucap Yu Muha
“ salam Juga Tuan Yu” Jawab Ling Bao
“ percuma saja mencarinya Tetua Ling, Saya juga sudah mencari kedua orang itu dengan cara mencari aura kedua orang itu kemarin tetapi saya sudah berkeliling kota dua kali tapi tidak juga mendapati orang yang memiliki aura yang sama dengan 1 orang itu, sepertinya keduanya sudah pergi dari kota ini” ujar Yu Muha
“ kalau tuan Yu berkata seperti itu saya dapat mempercayainya, terima kasih tuan yu” ujar Ling Bao
Ling Bao akhirnya membawa semua anggota sekte kembali pulang dan akan meningkatkan keamanan kota lebih ketat lagi. Semua orang yang sedang melihat lihat akhirnya kota sudah kembali kondusif setelah Ling Bao pergi dengan semua anggotannya.
Yu Muha kembali kedalam penginapan dan sudah ada Guang Huo yang langsung bertanya apa yang sudah terjadi dan Yu Muha hanya memberitahu semua yang sudah terjadi, setelah mendengar semua yang diucapkan oleh Yu Muha akhirnya Guang Huo mengerti dan keduanya berpisah kembali kekamar masing-masing.
__ADS_1