
Setelah lama Yu Muha terbang sampai lah dia melihat ujung hutan yang sudah terlihat dan dia juga melihat sebuah jalan besar dia memutuskan untuk mendarat sebelum sampai di ujung hutan karena dia tidak ingin ada orang lain yang melihatnya terbang menggunakan pedang karena sudah pernah diingatkan oleh gurunya tidak ada senjata yang bisa terbang di dunia ini dan apabila ada yang melihat dia terbang menggunakan pedang maka akan membuat sebuah kegemparan dan dan akan banyak orang yang menginginkan pedang itu maka akan sangat berbahaya bagi Yu Muha itu adalah salah satu pesan gurunya jadi dia harus menaatinya supaya perjalanan dia akan aman tanpa ada masalah yang mengganggu.
Setelah mendarat Yu Muha memasukan pedang itu ke sarungnya yang ada di punggungnya dan mulai berjalan keluar dari hutan. Setelah sampai di jalan besar Yu Muha akan berjalan mengikuti bekas ban kereta yang ditarik oleh kuda karena selain bekas ban ada juga jejak kaki kuda di sepanjang jalan.
Setelah berjalan mengikuti jejak tersebut selama 2 jam dari kejauhan dia melihat rombongan yang sedang beristirahat di sebuah pohon besar banyak penjaga yang berjaga di area tempat beristirahat tersebut, Yu Muha berjalan mendekat untuk menanyakan jalan kepada orang sedang beristirahat tersebut.
Setelah Yu Muha sampai didekat rombongan yang sedang beristirahat itu Yu Muha di hampiri oleh seorang penjaga, Yu Muha dengan sopan menyapa dan memperkenalkan diri
" salam tuan, nama saya Yu Muha "
Tapi penjaga itu malah mengacungkan tombak yang dibawanya kearah muka Yu Muha.
" jangan mendekat, dari mana kau berasal apakah kau komplotan bandit "
Penjaga itu menjadi waspada karena melihat Yu Muha yang berjalan sendiri dan dan membawa pedang di punggungnya. Tetapi setelah mendengar orang itu menyapa dengan sopan dan menyebutkan namanya penjaga itu menurunkan tombaknya dan menjawab salam dari Yu Muha
" salam juga, aku adalah prajurit dari keluarga Guang. Ada apa kau mendekat kemari " masih waspada dan dia menyebut dia dari keluarga Guang supaya orang yang didepannya ini sedikit takut karena keluarga Guang adalah 1 dari 4 keluarga bangsawan terbesar di kerajaan Hi ini yang mana keluarga Guang adalah bangsawan yang mengurus bagian militer kerajaan.
" aku kesini hanya ingin menanyakan jalan, kalau boleh tahu kemana rombongan ini akan pergi apa aku boleh mengikuti, karena aku baru saja tersesat dan tidak tahu untuk kemana, saat aku melihat jejak kereta kuda jadi aku mengikutinya saja berharap sampai ke kota" Yu Muha menjelaskan dan alasan tersesat dan tak tahu jalan agak aneh, ya memang dia tersesat dan tak tahu mau kemana
" tunggu disini aku akan melaporkan kepada tuanku apa kau boleh ikut apa tidak"
dan prajurit itu berlari kearah kereta kuda yang mewah dan ada bendera bergambar tameng dan dua pedang yang saling menyilang. Yu Muha melihat prajurit itu berbicara dengan orang yang berada didalam kereta kuda dan tak lama datang seorang dengan zirah lengkap yang dia kenakan datang ke kereta kuda itu juga dan setelah lama berbicara kedua orang itu menunduk dan berjalan kearah Yu Muha dan prajurit tadi di marahi oleh orang yang berzirah tadi dan tak lama kedua orang itu sampai ke depan Yu Muha, orang berzirah itu memperkenalkan dirinya
" salam, namaku Yang Kui pimpinan prajurit di rombongan ini, kau boleh mengikuti kami tapi tetap jaga jarak sejauh 100 meter dari kami karena kami tidak tahu siapa anda dan kami curiga anda adalah komplotan bandit atau perampok, saya harap anda dapat memakluminya"
" tidak apa -apa tuan pemimpin saya dapat memakluminya saya akan beristirahat di pohon yang ada di sana " menunjuk pohon yang cukup jauh dari tempat rombongan itu
" salam tuan"
Yu Muha pun berjalan dan duduk di bawah pohon itu sambil melihat rombongan didepannya
Setelah ada 1 jam rombongan itu mulai mau berjalan kembali dan Yu Muha pun ikut berdiri bersiap untuk mengikuti rombongan itu.
Setelah rombongan itu berjalan Yu muha juga berjalan mengikuti sambil menjaga jarak seperti yang dibilang oleh pimpinan prajurit tadi
__ADS_1
setelah lama berjalan dan hari mulai malam rombongan itu mulai membuat kemah di sebuah pohon dan Yu Muha mencari tempat untuk beristirahat juga sebelum itu Yu Muha masuk kedalam hutan untuk mencari ayam hutan untuk dimakan malam ini, setelah lama mencari akhirnya Yu Muha mendapatkan ayam hutan dan memotongnya, mencabut bulu ayam dan memisahkan kulit ayam dari dagingnya dan mencari sungai dengan cara terbang dan dia menemukan sungai dan mencuci ayam itu di sungai mencari ranting pohon di dalam hutan dan terbang kembali ke tempat dekat rombongan yang diikuti oleh nya tadi.
Ditempat lain di dalam rombongan pimpinan prajurit melihat orang yang mengikutinya tadi tidak terlihat dimana pun menjadi waspada dan memerintahkan semua prajurit untuk siaga, karena di khawatir bahwa orang tadi adalah komplotan bandit atau perampok dia berfikir orang itu menghilang sedang memberitahukan temannya tak lama dia melihat sebuah api unggun menyala di kejauhan terlihat orang yang sedang membakar sesuatu, itu dapat meredakan kekhawatirannya sedikit dan memerintahkan para prajurit untuk kembali beristirahat
Dan malam pun berganti pagi Yu Muha terbangun dari tidurnya dan mengeluarkan air dari cincin angkasa yang di ambil dari sungai kemarin karena dia menyadari butuhnya air untuk nya setelah kemarin mencari air sangat susah sampai masuk kedalam hutan hanya untuk mencuci daging ayam saja air itu dia tampung di daun yang sudah di bentuk kerucut untuk mencuci muka.
Sepertinya setelah sampai di kota nanti aku harus menyimpan buah- buahan dan mungkin mangkuk ke dalam cincin angkasa karena yang ada didalam dalam cincin angkasa hanya ada tumpukan emas dan perak saja dan air. Yu Muha tertawa di dalam hati.
Yu Muha duduk sambil menunggu rombongan yang ada didepannya berangkat setelah setengah jam menunggu akhirnya rombongan itu mulai berjalan kembali dan Yu Muha mengikuti seperti kemarin lagi.
Menjelang siang tiba- tiba rombongan itu berhenti dan Yu Muha melihat ada banyak orang yang membawa senjata menyerang rombongan itu sontak Yu Muha langsung berlari untuk membantu rombongan.
Didalam rombongan para prajurit berusaha melawan para perampok dan pimpinan prajurit melawan pimpinan perampok 1 lawan 1
" apa kau temannya Yu Muha " Yang Kui bertanya kepada pimpinan perampok
" hah, kami perampok serigala gunung tidak kenal dengan orang yang kau sebutkan tadi"
Tiba- tiba ada orang asing yang masuk kedalam pertarungan antara prajurit keluarga Guang dengan perampok serigala gunung menebas beberapa perampok.
Teknik pertama tarian phoenix " phoenix mencabik mangsa "
Yu Muha berlari kearah perampok yang menyerangnya dan mulai menebas lawan - lawannya di karenakan kelenturan dan kecepatan teknik yang digunakan oleh Yu Muha terlihat seperti seorang yang menari karena tarian itu tidak ada satupun yang berhasil mendaratkan serangan kepada Yu Muha dan malah orang yang menyerangnya malah terkena tebasan di area badan yang membuat orang yang terkena tebasan langsung terjatuh ketanah karena selain rasa sakit mereka juga merasakan kulitnya seperti terbakar diarea yang tertebas dan seketika semua perampok itu sudah tumbang ditanah .
Dan pemimpinan perampok yang melihat puluhan orang itu tumbang di tanah semua dengan tebasan ditubuh merasa takut dan melarikan diri meninggalkan semua anak buahnya.
Pemimpin prajurit yang melihat pemimpin perampok itu melarikan diri langsung menyarungkan goloknya dan berjalan kearah Yu Muha
" terima kasih saudara Yu atas bantuannya"
" sama- sama pemimpin Yang, lalu harus diapakan semua perampok ini pemimpin Yang" Yu Muha Bertanya
" Bunuh saja semuanya " suara itu berasal dari dalam kereta kuda yang mewah
Keluarlah seseorang yang berumur 20 tahunan dari dalam kereta kuda mewah dan berjalan kearah Yu Muha dan pemimpin prajurit orang itu melihat para perampok yang menggeliat kesakitan dengan muka kasihan.
__ADS_1
" apa lagi yang kalian tunggu bunuh mereka semua " perintahnya kepada prajurit yang berada di sana dan melihat kearah Yu Muha
" apa aku terlihat kejam menurutmu pendekar " bertanya kepada Yu Muha yang melihat para prajurit membunuh para perampok yang terlihat tidak nyaman
" ahh, tidak tuan mereka pantas mendapatkannya " jawab Yu Muha karena tak tahu harus berkata apa lagi.
" terima kasih sudah membantu kami pendekar, namaku Guang Feng, tuan muda kedua dari keluarga Guang "
" namaku Yu Muha, aku hanya pengelana yang sedang mencari arah"
" kami sedang menuju kota Tanso yang masih memerlukan 2 hari lagi untuk sampai ke sana" tuan muda Guang memberitahu tujuannya kepada Yu Muha
" kalau anda berkenan anda boleh ikut rombongan ini berjalan bersama dengan para prajurit tidak perlu menjaga jarak lagi pendekar"
" terima kasih tuan muda Guang "
Dan tuan muda Guang kembali kedalam kereta kuda sambil menunggu para prajurit menguburkan para perampok kedalam 1 lubang besar setelah selesai menguburkan para perampok rombongan beristirahat selama 1 jam dan melanjutkan perjalanan kembali dan Yu muha berjalan bersama prajurit dan menghampiri prajurit yang kemarin mencegatnya untuk bertanya
" kita bertemu lagi tuan prajurit" Yu Muha menyapa
" kita bertemu lagi tuan pendekar " membalas sapaan Yu Muha
" mengapa kalian pergi ke kota Tanso apa ada masalah tuan". Sepengetahuan Yu muha wilayah keluarga Guang berada di Selatan kerajaan Hi dan mereka jauh- jauh ke Utara kerajaan pasti ada masalah yang serius.
" apa anda tahu kejadian 10 tahun yang lalu, peperangan antara 2 sekte aliran yang menyebabkan kerusakan dibeberapa desa. Dan itu terus berlanjut dari tahun ketahun dan semakin menjadi besar dan sekarang tidak hanya melibatkan antara 2 sekte itu saja sudah melibatkan sekte lainnya dan apabila di biarkan bisa saja akan menjadi perang antara dua aliran hitam dan putih" prajurit itu menjelaskan keadaan yang sedang terjadi
" Dan keluarga keluarga Guang yang mengurusi bagian militer kerajaan diutus untuk meredakan keadaan kalau bisa menghentikan peperangan untuk selamanya"
" keluarga Guang dan kerajaan sudah mengumpulkan banyak prajurit di kota Tanso" mengakhiri ceritanya
" oh begitu ya "
Dan rombongan terus berjalan tanpa ada hambatan dua hari ini dan akhirnya sampai di kota Tanso, tertulis di atas gerbang
" kota pengrajin, kota Tanso "
__ADS_1