
Yu Muha yang mengetahui bunyi lonceng itu adalah tanda adanya masalah yang gawat dan melihat semua prajurit yang ada didalam kota berlari kearah kota bagian timur. Dan penduduk yang seperti sudah di beri arahan langsung minggir dari jalan untuk memberi jalan kepada prajurit. Setelah semua prajurit lewat para penduduk bergegas kearah kota bagian barat untuk berlindung.
Melihat itu Yu Muha langsung berbicara kepada 3 orang yang bersamanya.
" aku akan melihat apa yang terjadi, Lin Chen bawa kakak mu dan nona Hua ketempat yang aman"
" tidak guru aku akan ikut bersamamu " ujar Lin Chen
" aku juga ikut senior " ujar Lin Wenli
" baiklah terserah kalian dan nona Hua ikutlah dengan penduduk yang lainnya"
Setelah itu Yu Muha langsung melompat keatas atap rumah dan melompat dari atap ke atap rumah kearah kota bagian timur.
Melihat Yu Muha yang pergi dengan cepat melompati atap membuat Lin Chen dan Lin Wenli tercengang karena mereka berpikir akan pergi bersama dan dan keduanya mulai berlari menyusul prajurit yang sudah duluan berlari .
Sesampainya semua prajurit di jalan penghubung bagian kota semua prajurit terkejut melihat ada batu besar yang melayang kearah mereka yang membuat mereka untuk mundur kebelakang untuk menghindari batu itu. Tapi tak lama ada seseorang yang melompat dari atap rumah dan meninju batu itu menjadi potongan kecil dan langsung melompat lagi dari atap atap pabrik industri.
Yu muha yang melompati atap atap rumah melihat ada bongkahan batu yang melayang di udara dan mengarah ke prajurit yang baru sampai langsung mempercepat gerakannya.
" tinju penghancur semesta" Yu Muha meninju batu besar itu menjadi kecil kecil
setelah mendarat Yu Muha melompat kembali dari atap atap pabrik industri kearah yang sudah terjadi pertempuran. Saat Yu Muha melompati atap ada batu besar lagi yang melayang di udara dan Yu Muha melompat tinggi dan menggunakan jurus tinjunya lagi
Setelah itu dia melanjutkan perjalanan ke arah pertempuran.
Melihat batu besar yang hancur menjadi kecil membuat prajurit yang berlari di bawah bertanya siapa orang itu dia bisa dengan mudah menghancurkan batu besar itu .
Yu Muha akhirnya sampai diarea pertempuran dia melihat orang yang menggunakan baju hitam yang sedang menghadang prajurit penjaga kota dan ada juga yang mencoba untuk lari dengan membawa kerajinan seperti pedang, tameng dan lainnya
Yu Muha langsung menyerang orang yang sedang bertarung dengan prajurit penjaga.
" tarian phoenix , phoenix mencabik mangsa"
Yu Muha menyerang 5 orang yang bertarung dan memotong leher kelimanya dengan cepat dan melakukan gerakan seperti menari dan melesat kearah orang orang yang mencoba untuk lari melewati tembok kota dan orang orang itu tidak sadar bahwa kepalanya sudah terpotong .
Yu Muha melompat keatas tembok dan melihat prajurit penjaga yang sudah mati terbunuh dan juga para perampok yang lari kearah hutan, Yu Muha langsung mengejar para perampok itu dan menebas lehernya.
Di kemah sekte awan gelap tetua keempat dan kelima mendapat laporan bahwa operasi sudah ketahuan dan batu yang dilontarkan untuk menutup jalan penghubung telah di hancurkan oleh seseorang yang misterius. Kedua tetua itu berdiri.
" bagaimana bisa ketahuan" tanya tetua kelima
__ADS_1
" karena kembang api yang menerangi kota yang membuat anggota kita terlihat oleh penjaga dinding dan membunyikan lonceng sinyal peringatan" ucap anggota yang melapor.
" jadi lonceng tadi adalah lonceng peringatan, aku kira itu lonceng bagian dari festival"
" dan tetua anggota yang masih di kota telah dibunuh oleh seorang yang misterius" ucap anggota yang melapor.
" sekarang orang tersebut sedang dihadang oleh anggota sekte di luar hutan" tambahnya
" apa, tetua keempat bawa semua anggota untuk kembali aku sendiri yang akan mengurus orang itu"
" baiklah tetua kelima"
Tetua keempat membawa anggota yang berhasil lari dari kota untuk kembali ke sekte sexdan tetua kelima pergi kearah kota untuk menjemput anggota yang masih tertinggal dibelakang.
Yu Muha sedang memburu para perampok yang ingin melarikan diri, dengan jurus tarian phoenix membuat gerak Yu Muha menjadi lincah dan cepat memotong leher orang orang yang dikejarnya. Merasa tidak bisa melarikan diri beberapa orang itu mulai melawan pengejarnya, salah satu orang mengeluarkan pisau kecil dan melemparkannya ke arah Yu Muha yang membuat ritme jurus Yu muha berantakan karena harus menangkis pisau yang terbang kearahnya.
Yu Muha melompat kebelakang dan mendapati sudah ada 5 orang yang sedang menghadangnya dan orang yang dikejarnya sudah lari menjauh.
" sekarang kami adalah lawan mu" ucap salah satu orang yang menghadang
Orang itu adalah orang yang melemparkan pisau, dan dia mengeluarkan pisau dan melemparkan ke arah Yu Muha kembali tapi kali ini Yu Muha dengan mudah menepis pisau itu dan menyerang kembali dengan jurus tarian phoenix dan memenggal leher kelimanya.
Yu Muha kembali mengejar kedalam hutan, setelah dianggapnya sudah jauh dari kota Yu Muha ingin menggunakan pedang terbang tapi tiba- tiba ada pisau lagi yang terbang kearahnya dengan kecepatan yang lebih tinggi dari yang sebelumnya.
" hebat juga kau bisa membelokan pisau yang aku lempar" ucap seorang yang keluar dari dalam hutan.
Yu Muha melihat orang itu dengan tatapan ingin membunuh karena orang inilah yang memimpin penyerangan di desa Mokutan 10 tahun lalu.
" ada apa mengapa kau menatapku seperti itu"
Yu Muha menarik napas panjang untuk meredakan emosinya dan mulai berbicara.
" namaku Yu Muha aku berasal dari desa yang telah kau hancurkan 10 tahun yang lalu"
" oh ya, jadi apa yang mau kau lakukan apa ingin balas dendam atas desamu"
" ya " ucap Yu Muha langsung menyerang
" tarian phoenix, phoenix mencakar mangsa "
Terjadi pertukaran jurus puluhan kali tapi karena tingkat pendekar yang berbeda membuat tetua kelima hanya bisa bertahan dan akhirnya tetua kelima berhasil memukul mundur Yu Muha kebelakang .
__ADS_1
" aku akui kehebatanmu, namaku Hei Long, tetua kelima sekte awan gelap, apa kau yang membunuh anggota sekte awan gelap 4 bulan yang lalu"
" ya, aku yang membunuh nya"
" sudah aku sangka aku hanya penasaran bagaimana kau membunuh dengan meninggalkan lubang didada"
" seperti ini " Yu Muha menggunakan pedang terbang dan pedang terbang melayang diudara dan Hei Long yang melihat bahwa pedang Yu Muha melayang membuatnya terkejut dan tanpa sadar dadanya sudah berlubang dan mati seketika.
Sebenarnya Yu Muha tidak ingin menggunakan jurus pedang terbang tapi karena Hei Long bertanya jadi Yu Muha menjawabnya tanpa sengaja menggunakan jurus pedang terbang untung saja tidak ada yang melihatnya.
Yu Muha melihat sudah tidak mungkin lagi mengejar. Yu Muha memeriksa mayat Hei Long dan di menemukan koin emas, perak dan pisau- pisau kecil ada satu pisau yang terlihat bagus dan berbeda dengan pisau yang lainnya. Yu Muha memasukan semua pisau kedalam cincin angkasa dan meninggalkan koin emas dan perak nya. Tak lama datang prajurit penjaga kota.
" apa yang terjadi pendekar, kemana para perampok itu pergi " tanya penjaga
" mereka sudah pergi jauh tidak akan terkejar lagi, kita sudah mengetahui siapa pelakunya" sambil menunjuk ke arah mayat Hei Long.
Prajurit itu mengetahui bahwa itu adalah Hei Long tetua kelima sekte awan gelap.
" Aku akan kembali ke kota " ujar Yu Muha berjalan kearah kota meninggalkan prajurit penjaga kota di tempat itu.
Prajurit yang memeriksa mayat Hei Long terkejut ada lubang di dada membuat bertanya bagaimana caranya bisa ada lubang di dada tidak mungkin hanya di tusuk dengan pedang saja bisa membuat lubang didada.
Yu Muha berjalan santai kearah kota disepanjang jalan banyak prajurit yang sedang mengumpulkan barang yang di curi oleh sekte awan gelap ada juga yang mengangkat mayat kesuatu tempat untuk dikuburkan dan di depan dinding Yu Muha melihat tuan muda Guang yang sedang memberi arahan kepada prajurit. Yu Muha menyapa.
" sudah lama kita bertemu tuan muda Guang "
" ya sudah lama pendekar Yu " sambil melihat Yu Muha yang bajunya banyak terkena darah.
" maaf aku tidak bisa mengejar para perampok karena aku dihadang oleh Hei Long"
" Hei Long, tetua kelima sekte awan gelap "
" ya tuan muda guang"
" jadi ini adalah perbuatan dari sekte awan gelap, anda bisa kembali untuk beristirahat pendekar Yu serahkan semua di sini kepada ku dan prajurit.
" kalau begitu aku pamit tuan muda Guang"
Yu Muha kembali kedalam kota, didalam kota Yu Muha melihat Lin Chen dan Lin Wenli sedang melihat prajurit yang mengangkat mayat yang ada didalam kota untuk dibawa keluar kota, Yu Muha menghampiri mereka
" disini sudah selesai Chen'er sebaiknya kau bawa kakakmu pulang dan beristirahat"
__ADS_1
Setelah mengatakan itu Yu Muha langsung pergi melompati atap- atap kearah kota bagian barat, Lin Chen mengikuti perintah gurunya dan pulang kerumah nya untuk beristirahat karena sudah tengah malam.
Sesampainya di penginapan Yu Muha langsung duduk bertapa diatas kasur karena dia merasakan hawa yang tidak enak ada didalam dirinya dan Yu Muha menghabiskan setengah malam untuk menstabilkan aura yang ada didalam dirinya dan berhasil menutupi aura tersebut.