Kisah Sang Pendekar

Kisah Sang Pendekar
Yu Muha vs Kim Hyun


__ADS_3

Kim Hyun yang melihat temannya mati dengan cepat tanpa disadari olehnya membuatnya geram dan langsung menyerang Yu Muha dengan sebuah senjata yang melengkung setengah lingkaran.


"Jurus tebasan bulan sabit"


Kim Hyun mengayunkan senjatanya membentuk bulat sabit yang mengincar leher Yu Muha, tapi dapat dengan mudah ditahan oleh Yu Muha dengan pedang terbang yang membuat Kim Hyun harus mundur .


" aku meremehkan kekuatan orang yang baru saja menerobos tadi siang ke tingkat pendekar langit, kalau dilanjutkan aku ragu akan menang melawanmu, karena walau kau baru saja menerobos tapi dengan cara yang alami , aku tidak menyangka perbedaan kekuatan sejauh ini " ucap Kim Hyun untuk membuat lengah lawannya


" apakah anda sudah selesai berbicara, kalau sudah selesai giliran aku yang menyerang" ucap Yu Muha


" tarian burung phoenix, phoenix mencabik mangsa"


Yu Muha menyerang Kim Hyun dengan kecepatan yang lebih cepat dari biasanya karena sudah naik tingkat, Kim Hyun yang merasakan ada bahaya yang menghampiri melompat untuk terbang karena tidak ada orang yang dapat menyerangnya apabila ada di udara, Yu Muha yang hanya menebas angin dan menyadari bahwa lawannya sudah terbang untuk menghindar hanya melihat keatas.


" aku tidak pernah melawan seorang yang bisa terbang di udara, tapi bukan hanya kau saja yang mempunyai teknik untuk terbang di udara"


Yu Muha melemparkan pedang terbang kearah Kim Hyun, pedang terbang menusuk lurus kearah Kim Hyun dan Yu Muha mengeluarkan pisau pendek yang didapat dari tetua kelima sekte awan gelap melompat tinggi ke udara. Pedang terbang yang menusuk kearah Kim Hyun terus menusuk padahal sudah ditahan oleh Kim Hyun dengan senjatanya.


"ada apa dengan pedang ini mengapa tidak berhenti menusuk seolah pedang ini bergerak sendiri" tak lama berselang akhirnya pedang terbang melayang kearah depan dan sudah ada Yu Muha yang berdiri diatasnya.


" sepertinya kau juga memiliki teknik untuk terbang, pedang itu tidak sederhana atau ini teknik yang kau gunakan kepada pedang itu" ucap Kim Hyun


" pedang ini namanya pedang terbang, pedang yang bisa terbang apa bila di alirkan tenaga dalam" ucap Yu Muha memberitahu karena tidak ada yang bisa menggunakan pedang terbang selain dirinya.


" hm. Ternyata pedang yang tidak memiliki hawa pedang ternyata mempunyai kekuatan yang besar, tapi apa kau yakin akan bertarung di udara dengan menaiki pedang itu " ucap Kim Hyun.

__ADS_1


" sebaiknya kita mulai pertarungan ini untuk menjawab pertanyaan tersebut" ucap Yu Muha.


Yu Muha melesat kearah Kim Hyun sebelum sampai Yu Muha melompat dan pedang terbang terus melesat yang memaksa Kim Hyun bertahan dengan senjatanya dan Yu Muha menyerang dengan melempar pisau yang membuat fokus Kim Hyun terbagi sehingga Yu Muha bisa menggunakan jurusnya.


" tinju penghancur semesta "


Serangan tinju Yu Muha berhasil mengenai Kim Hyun dengan telak dan terlempar kebawah menghantam rumah sampai hancur.


Prajurit yang melihat pertarungan hanya bisa terpana dengan pertarungan antara pendekar yang bisa terbang di udara walaupun pertarungan terlihat berat sebelah tapi pendekar yang bisa terbang dan bertarung dengan leluasa adalah sesuatu yang hebat.


Kim Hyun keluar dari rumah yang hancur dengan perasaan marah dan langsung terbang menyerang Yu Muha dengan jurus yang dimilikinya dan Yu Muha juga menyerang dengan jurusnya dengan kecepatan yang masih bisa dilihat oleh mata belasan sampai puluhan serangan yang saling beradu di udara membuat siapapun yang melihatnya terpana karena semuanya di lakukan di udara seolah meraka melakukannya di dataran luas tanpa ada penghalang satupun, setelah berpuluh - puluh serangan keduanya sama -sama mengambil jarak, Yu Muha sudah terluka di bagian lengan dan perutnya tapi tidak dalam sedangkan Kim Hyun terluka pada dada nya saja walaupun begitu Kim Hyun mengalami luka dalam akibat dari tinju Yu Muha.


" aku tidak menyangka orang semuda mu memiliki teknik berpedang dan teknik tinju yang sangat hebat, siapa gurumu pasti dia orang yang sangat kuat sampai bisa memiliki murid yang sangat hebat" ucap Kim Hyun


" aku berterima kasih telah memuji guruku, dia adalah orang terhebat yang pernah ku temui " ucap Yu Muha


" apa sudah selesai basa-basinya jangan kau pikir aku tidak mengetahui bahwa kau hanya mengoceh sambil memulihkan diri" ucap Yu Muha.


" hahaha, ternyata kau menyadarinya, tapi sepertinya itu tidak berguna sama sekali sekarang" ucap Kim Hyun


" sepertinya ini adalah akhir dariku, aku bersyukur mati di tangan seorang anak muda yang sangat kuat, tapi sebelum aku mati aku harus memastikan kau ikut mati bersamaku"


Kim Hyun bergerak kearah Yu Muha dengan niat bunuh diri dengan cara meledakan diri bersama. Yu Muha yang mengetahui gelagat aneh dari Kim Hyun langsung menggunakan jurus pedang terbang.


" tameng pedang"

__ADS_1


Pedang terbang berputar di depan Yu Muha dan menahan Kim Hyun untuk tidak mendekat dan setelah Kim Hyun berbenturan dengan pedang terbang dan


BooooooM


Kim Hyun meledak yang berefek kepada tanah yang berada dibawahnya terbentuk kawah sedalam 2 meter dan lebar berdiameter 5 meter, pedang terbang yang menahan serangan tadi terlempar jauh begitu juga dengan Yu muha yang terlempar bersama dengan pedang terbang.


Semua orang yang melihat pertarungan dari jarak jauh pun terkena gelombang kejut ledakan rumah yang ada disekitar tempat pertarungan ada yang rubuh, dan banyak orang yang terbangun dari tidurnya karena suara ledakan dan semua orang yang masih bangun juga terkejut serta penasaran apa yang terjadi karena suara itu berasal dari dalam istana kerajaan Hi, setelah ledakan itu berakhir tersisa abu tebal yang menutupi area ledakan.


Setelah semua abu menghilang hanya terlihat kawah besar dan rumah yang rubuh, prajurit yang menyadari seseorang yang bertarung dengan penyusup tadi langsung berkata


" tuan Yu Muha apa dia masih selamat, ayo kita lihat"


Sesampainya di area kawah seorang prajurit melihat pedang yang digunakan Yu Muha tergeletak di dekat rumah yang runtuh dan reruntuhan rumah tersebut bergerak dan keluar seseorang dari dalam reruntuhan.


" ahhhh , hah hah hah aku pikir aku tadi akan mati teknik apa itu di meledakan dirinya sendiri"


Yu Muha melihat banyak prajurit yang berlari kearahnya, Yu Muha memanggil pedang terbang dan menyarungkan kembali dan melompat dari atas reruntuhan menghampiri semua prajurit tersebut.


" apa anda tidak apa-apa tuan Yu" ucap salah satu prajurit


" saya tidak apa-apa, hanya luka kecil saja" ucap Yu Muha


" sebaiknya anda kembali ke tempat and tinggal tuan Yu serahkan semua disini kepada kami semua"


"Baiklah kalau begitu"

__ADS_1


Yu Muha melompat dari atap ke atap rumah menuju ke tempat tinggalnya.


setelah sampai Yu Muha duduk bertapa untuk memulihkan diri dan memulihkan tenaga dalamnya.


__ADS_2