
Pelayan dan penjaga yang masih tidak percaya dengan apa yang dilihat sudah mulai melakukan pekerjaan nya kembali .
Lin Gong bersama istrinya dan Lin Chen menghampiri kedua orang yang baru saja berlatih tanding.
" Li' er apa kamu tidak apa-apa " ucap fang yin mengkhawatirkan anaknya.
" aku tidak apa- apa ibu"
Lin Chen menghampiri Yu Muha dengan antusias
" itu hebat sekali guru kapan kita akan memulai latihan untuk gerakan keduanya guru"
" kita akan melakukannya segera Chen'er"
" baiklah tuan yu anda bisa memulai latihannya, saya akan pergi melakukan pekerjaan"
Dan Lin Gong pergi bersama dengan istrinya dan Lin Wenli pergi ke kamarnya untuk berganti pakaian kerena pakaiannya sudah kotor dan Yu Muha memulai latihan untuk gerakan kedua.
*Kembali ke hari sebelumnya
Setelah memberi bimbingan pada Lin Chen, Yu Muha kembali ke gerbang barat dan memasuki kota Yu Muha mencari restoran untuk makan siang, tak lama berjalan dia menemukan restoran dan memasukinya dan duduk di kursi kosong dan memesan makanan, sambil menunggu makanan datang Yu Muha mendengar percakapan orang- orang yang sedang makan di dalam restoran
" apakah kalian tahu katanya guru bela diri dari tuan muda Lin kembali mengundurkan diri menjadi pembimbing bela diri nya seminggu yang lalu, ini sudah ke berapa kali nya guru pembimbingnya mengundurkan diri"
" entahlah memang tuan muda Lin yang payah dalam bela diri atau guru pembimbingnya yang kurang Bagus mengajari bela diri"
" aku juga setuju denganmu dari banyak guru pembimbing masa tidak ada yang cocok, itu cukup aneh"
" tapi sayang sekali penerus keluarga Lin akan payah dalam bela diri, sedangkan kakaknya saja murid dalam di sekte pedang api"
" dan tuan muda dari keluarga lain juga sudah masuk ke sekte-sekte"
" sudah jangan mengurusi urusan orang lain, sebaiknya kita berdo'a saja supaya kota ini aman apabila perang antara sekte pedang api dan sekte awan gelap informasi yang kudapatkan desa- desa yang ada di antar kedua sekte sudah di tinggalkan oleh penduduknya"
Dan mereka membicarakan hal- hal lain nya dan pesanan Yu Muha sampai dan dia memakannya dengan cepat dan meletakan 1 koin emas di meja lalu keluar dari restoran dan mencari toko yang menjual peta kerajaan Hi tidak susah mencari peta karena banyak pedagang yang menjualnya. Selesai membeli peta Yu Muha pergi keluar kota. Penjaga yang melihat Yu Muha keluar masuk kota jadi penasaran apa yang dilakukannya, karena tidak ada penduduk kota yang berani keluar kota sendirian karena kondisi luar yang sedang ada konflik sedangkan orang- orang yang bertugas di distribusi dikawal oleh prajurit kerajaan dan pendekar tingkat pendekar suci yang disewa oleh kerajaan dari sekte besar aliran putih
Yu Muha yang sudah jauh dari kota langsung terbang menggunakan pedangnya mengikuti peta kearah desa yang dekat dengan desa mokutan .
__ADS_1
Setelah lama terbang Yu Muha sampai ke desa yang dituju dan melihat desa kosong yang ditinggal penduduknya Yu Muha melanjutkan kedesa berikutnya masih kosong dan di desa yang berikutnya ada banyak orang yang sedang berkeliaran diarea desa dari jubah yang di pakai Yu Muha mengetahui itu adalah anggota dari sekte pedang api dan masih ada lagi yang memakai jubah yang Yu Muha tidak ketahui.
" ternyata mereka sudah mulai mempersiapkan diri untuk terjadinya perang, sebaiknya aku tinggal lebih lama lagi di kota Tanso. Dan Yu Muha kembali ke kota.
Ditengah perjalan Yu Muha merasakan pergerakan yang dibawah hutan yang bergerak kearah kota, Yu Muha terbang rendah di atas hutan dan melihat ada 10 orang yang melompat di pohon- pohon dari jubahnya mereka dari sekte awan gelap. Yu Muha yang punya dendam terhadap sekte tersebut, langsung turun untuk menghadang orang - orang tersebut.
Melihat ada orang didepan nya 10 orang itu berhenti dan bertanya.
" siapa kau, mengapa kau menghadang kami "
" hanya orang yang lewat "
" sebaiknya kau menyingkir atau kau akan mati"
" kalau aku tidak mau "
" kau mencari mati, serang dia"
9 orang itu langsung menyerang Yu Muha menggunakan senjatanya masing- masing.
" jurus ketiga pedang terbang , tusukan pedang"
Melihat itu ke enam yang lain berhenti bergerak dan melihat ada sebuah pedang terbang melayang yang baru saja membunuh rekannya.
" apa itu, apa ini ilusi "
" tidak, itu nyata pedang itu memang terbang"
" mundur "
Melihat orang-orang itu mundur Yu Muha mulai bergerak mengejarnya.
Dengan kecepatan terbangnya Yu Muha bisa dengan mudah mengejar mereka dan menghadang jalan lari mereka
" ini tidak bisa dipercaya dia bisa terbang dengan pedangnya"
" tidak ada pilihan lain, kita harus melawannya "
__ADS_1
" jurus golok pemenggal kepala"
orang itu menyerang Yu Muha dengan cepat mengayunkan golok nya kearah leher Yu muha
" jurus kedua, tameng pedang"
sebelum menjangkau Yu Muha tiba-tiba pedang terbang berputar di depannya dan orang itu seperti membentur tembok kokoh dan mendorongnya kebelakang, orang itu melompat kembali kebelakang.
" ternyata pedang itu juga bisa digunakan untuk bertahan, sungguh kemampuan yang hebat"
" bagaimana kita melawannya kalau seperti ini"
Yu Muha melihat ketujuh orang itu merasa kebingungan memanggil pedang terbang nya dan menggenggam pedang terbang dan berkata.
" sepertinya kalian terlihat kesusahan " Yu Muha mengejek ke 7 orang itu.
" kami akui jurus itu sangat merepotkan " sahut pemimpin kelompok itu
" kau beruntung punya pedang itu, kalau tidak ada pedang itu mungkin kau tidak bisa apa- apa " sahut orang disebelahnya
" oh begitukah, kalau begitu aku tidak akan menggunakan pedang ini " Yu Muha menyarungkan pedang dan mengepalkan kedua tangannya didepan dada.
" ayo kita mulai"
Yu Muha berlari kearah 7 orang itu dan begitu juga dengan ke 7 orang itu juga berlari menyambut Yu Muha dengan senjata masing- masing dan Yu Muha mengucapkan jurusnya.
" jurus tinju penghancur semesta "
dan meninju orang yang paling depan orang itu hanya menahan dengan tongkat nya, karena tinju Yu Muha terlalu kuat membuat tingkatnya patah dan tinju Yu Muha mengenai dadanya dan terlempar bersama orang yang dibelakangnya menghantam pohon sampai tumbang dan orang yang terkena tinjuan mati seketika dan 1 lagi tidak bisa bergerak lagi.
melihat itu membuat 5 orang lagi makin putus asa dan mereka melawan Yu Muha dengan semua yang dimiliki tapi hanya sia- sia saja mereka semua mati dengan keadaan tragis dan orang yang tidak bisa bergerak tadi Yu Muha tusuk dengan pedangnya.
Yu Muha membuat lubang dengan jurus ke 6 pedang terbang dan memasukkan semua mayat kedalam lubang. Dan meninggalkan nya di sana.
Yu Muha terbang kembali ke kota, sesampai di kota Yu Muha kembali ke penginapan, sampai penginapan Yu Muha melihat bibi Yuan sedang duduk di meja kasir penginapan. Yu Muha menghampiri dan bertanya tantang keluarga bangsawan yang ada di kota ini.
bibi Yuan menjelaskan bahwa ada tiga bangsawan di kota ini yaitu Lin, sian, dan han.
__ADS_1
Yu Muha tidak bertanya tentang Lin Chen, dia bertanya karena dia hanya ingin tahu nama keluarga bangsawan supaya tidak salah mengambil sikap apa bila bertemu salah satunya.