Kisah Sang Pendekar

Kisah Sang Pendekar
Sekte awan gelap bergerak


__ADS_3

* Kembali ke masa sekarang


Yu Muha mulai melatih Lin Chen gerakan kedua dari tarian burung merak, untuk gerakan kedua Lin Chen agak sulit menguasainya karena banyak gerakan yang sulit untuk dilakukan yang membuat Lin Chen bisa mengingatnya setelah 1 minggu berlatih di bawah bimbingan Yu Muha dan saat mengulangi kembali, kebiasaan Lin Chen yang sulit mengingat gerakan membuat harus ditegur oleh Yu Muha dan harus mengulanginya kembali dari awal. Dan begitulah seterusnya Yu Muha melatih dengan sabar.


Yu Muha masih menginap di penginapan bibi Yuan dia memperpanjang waktu menginapnya sampai satu bulan dan setelah 1 bulan Yu Muha akan memperpanjang waktu menginapnya lagi dan begitulah seterusnya, setiap hari pada pagi hari Yu Muha pergi kekediaman keluarga Lin untuk melatih Lin Chen dan pulang ke penginapan pada sore harinya.


Lin Gong sudah sering menawarkan untuk tinggal di kediaman Lin tapi Yu Muha selalu menolaknya. Dan begitulah seterusnya hari berganti minggu, minggu berganti bulan dan sudah tidak terasa 3 bulan berlalu dan Lin Chen sudah berhasil menguasai semua gerakan dari tarian burung merak, Lin Chen Juga sudah berada di tingkat pendekar menengah tahap awal dan sudah memiliki 15 lapis tenaga dalam, dan mulai berlatih jurus dari tarian burung merak.


Didalam kota memang tidak ada yang terjadi tapi tidak untuk di luar kota, sekte awan gelap yang mengetahui bahwa anggotanya yang di perintahkan untuk menyusup kedalam kota Tanso tidak pernah kembali dan akhirnya ketua sekte memerintahkan anggotanya yang lain untuk menyusul anggotanya tersebut, baru sehari anggotanya yang diperintahkan untuk mencari, pulang dengan kabar buruk bahwa anggota yang diperintahkan untuk menyusup tersebut sudah ditemukan mati dan membusuk dalam lubang besar yang ada di hutan jalan menuju kota.


Anggota yang melapor memperkirakan mereka sudah mati 3 bulan yang lalu. Karena itu ketua sekte awan gelap menyuruh untuk mencari penyebab kematian, karena mayat yang sudah lama membusuk di tengah hutan jadi tidak ada lagi jejak dan anggota yang menemukan mayat itu melihat bahwa ada lubang di dada. Yang membuat semua orang bertanya-tanya bagaimana bisa seorang pendekar sakti dadanya bisa berlubang kalau pun ditusuk oleh tombak hanya akan menyisakan bekas tusukan tidak sampai membuat lubang di dada.


Karena hal ini ketua sekte awan gelap mengumpulkan semua tetua sekte untuk rapat membahas masalah ini.


Setelah semua tetua sekte berkumpul ketua sekte langsung ke inti permasalah dan memperdengarkan laporan dari anggota sekte yang menemukan anggotanya yang terbunuh saat menjalankan misi untuk mencari celah untuk bisa masuk ke kota Tosan dan mencuri senjata yang di produksi disana untuk persiapan perang melawan sekte pedang api.


" ini cukup aneh ketua senjata apa yang bisa membuat lubang didada" ucap tetua pertama


" apa mungkin mereka bertemu dengan binatang buas " ucap tetua ketiga


" ditempat itu kami tidak menemukan bekas cakaran binatang buas hanya ada pohon yang tumbang akibat pertempuran dan dan lubang yang terbuat seperti jatuhnya meteor" ucap anggota yang melapor.


" apakah ada orang yang berilmu tinggi yang menjaga kota dan membunuh orang yang mencurigakan yang mendekati kota " ucap tetua kedua.


" tempat terjadinya pertempuran masih sangat jauh dari kota dan anggota yang dikirim adalah orang yang memiliki kemampuan untuk menyusup mustahil untuk di deteksi oleh pendekar suci sekalipun " ucap kembali anggota yang melapor

__ADS_1


" bagaimana kalo musuhnya pendekar bumi" ucap tetua kedua


" pendekar bumi hanya ada di sekte besar aliran putih saja dan pendekar bumi mana yang mau melakukan pekerjaan untuk menjaga kota" ucap ketua sekte awan gelap


" apa tidak ada petunjuk lain yang ada di tempat kejadian " ucap tetua kedua


" sudah susah mencari petunjuk karena itu sudah 3 bulan lalu" ucap anggota yang melapor


" bagaimana kalau aku pergi ke kota Tosan untuk menyusup, aku akan membawa murid terbaikku" ucap tetua ke lima yang memang memiliki kemampuan menyusup yang hebat yang bahkan pendekar bumi sekalipun akan susah mendeteksinya.


" baiklah aku akan mengizinkan kau pergi, sekalian aku memberikan tugas yang belum selesai kepadamu "


" aku menerima tugas yang diberikan, aku pamit dulu untuk mempersiapkan semua yang dibutuhkan"


Tetua kelima meninggalkan ruangan rapat dan pergi ke rumahnya untuk bersiap.


" menurut mata-mata yang kita kirim sekte pedang api sudah membuat kemah di desa terdekat dengan sektenya yang sudah ditinggalkan penduduknya" tetua keempat yang mengurusi informasi.


Dan rapat terus berlanjut, tetua kelima yang sudah sampai dirumahnya memanggil murid terbaiknya untuk ikut menyusup ke kota Tosan dan dia memilih 5 orang yang terbaik dan melakukan persiapan Dan pergi ke arah kota Tosan.


Setelah 1 hari perjalanan akhirnya mereka sampai di kota Tosan dan beristirahat sebentar. Selesai beristirahat mereka memulai penyusupan ke dalam kota melalui tombok gerbang timur. Setelah itu mereka ke kota bagian Utara untuk berbaur bersama dengan penduduk kota di kota sebelah Utara untuk mencari informasi.


Dan hari berganti hari sudah 1 bulan berlalu dan dikota Tosan akan mengadakan festival tahunan yang diadakan di kota bagian Utara dan Selatan seperti setiap tahunnya. Para penduduk sibuk untuk mempersiapkan festival dan tetua kelima sekte awan gelap dibalik bayang sudah mengumpulkan informasi bahwa saat festival seluruh penduduk akan berpesta dan waktu itulah yang sangat tepat untuk melakukan pencurian di kota bagian timur karena akan ditinggalkan sepi oleh penduduk untuk pergi ke festival. Tetua kelima mengirimkan pesan itu ke sekte awan gelap.


Yu Muha yang sedang ada di kediaman keluarga Lin, sedang mengajarkan jurus tarian burung merak ke pada Lin Chen.

__ADS_1


" apa guru akan pergi ke festival"


" ya aku juga ingin melihat festival itu Chen'er "


" apa guru mau pergi bersamaku guru "


" boleh saja tapi aku sudah berjanji untuk pergi bersama anak pemilik penginapan"


" anak pemilik penginapan laki- laki atau perempuan"


" perempuan, memang kenapa Chen' er"


" tidak apa-apa guru apa aku bisa ikut bersama kalian "


Tiba-tiba Lin Wenli datang dan berkata


" apa aku juga boleh ikut senior, untuk mengawasi adikku" menggunakan alasan untuk ikut


" boleh saja lebih ramai lebih menyenangkan "


" tidak menyenangkan sama sekali guru" gumam Lin Chen dalam hati.


Li Chen mengetahui bahwa kakaknya menyukai gurunya dan tidak senang karena gurunya akan pergi dengan perempuan.


" baiklah kita akan bertemu di depan rumah ini dan pergi bersama, aku akan membawa anak pemilik penginapan kesini baru kita pergi bersama " ucap Yu Muha karena di tidak tahu apa yang akan terjadi berikutnya.

__ADS_1


Lin Chen hanya bisa berdoa supaya tidak terjadi apa-apa.


__ADS_2