Kisah Sang Pendekar

Kisah Sang Pendekar
Awal petualangan yang buruk


__ADS_3

Yu Muha berjalan menyusuri hutan kearah barat daya dia tidak tahu kemana dia berjalan dia tidak pernah keluar dari desa selama 17 tahun dia hanya berada di desa menjalani hidup dengan kedua orang tua nya dan setelah orang tuanya meninggal dia mengurus kebun dan menjualnya kepada pengepul didesa untuk mendapatkan uang untuk kehidupan sehari-hari dan berlatih bela diri hanya pernah keluar dari desa untuk mencari rumput kizu dihutan. Semakin masuk kedalam hutan semakin dalam semakin rimbun dan cahaya matahari hanya masuk dari celah kecil dedaunan Yu Muha masih saja berjalan tidak menghiraukan apakah akan ada bahaya yang akan datang dia hanya berjalan dengan nyaman karena keadaan hutan yang teduh dan angin yang berhembus pelan.


Setelah masuk lebih dalam tiba-tiba dia mendengar suara raungan harimau dari arah kanan yang membuat Yu Muha seketika Terkejut dan melihat kearah datangnya suara harimau tersebut dan bersembunyi di semak-semak setelah menunggu beberapa lama akhirnya Yu Muha dapat melihat seekor harimau yang sangat besar berdiri di tempat dia berdiri tadi, harimau tersebut mengeram sambil menggerakan hidungnya tiba- tiba harimau itu bergerak menerkam kearah Yu Muha bersembunyi seketika membuat Yu Muha melompat tinggi untuk menghindari harimau tersebut, harimau tersebut masih saja menyerang Yu Muha dengan agresif Yu Muha hanya bisa melompat menghindari harimau tersebut karena letih melompat-lompat Yu Muha mulai menyerang harimau dengan tongkat yang dibawa tetapi karena tenaga harimau yang sangat kuat membuat Yu Muha terlempar jauh menghantam pohon.


“ ahhhhh ini sakit sekali “


harimau itu masih saja menyerang Yu Muha dengan perasaan membunuh. Yu Muha langsung berdiri dan berlari kearah belakang dengan sekuat tenaga yang dia punya.


“ ah sial, apa harimau ini penguasa hutan sekitar sini, harimau ini dari ukuran dan kekuatan sungguh tidak masuk akal “


Yu Muha terus berlari dan harimau itu masih saja mengejar sampai saat Yu Muha melihat cahaya yang sangat terang Yu Muha berlari kearah cahaya tersebut dan sampai di ujung cahaya yang terang itu Yu Muha terkejut ternyata itu adalah sebuah jurang yang sangat dalam Yu Muha berdiri di ujung jurang tersebut dan tak lama harimau sampai dihadapan Yu Muha, harimau itu hanya berdiri saja tidak mau menyerang kembali.


” apa harimau ini tahu apabila dia menyerangku dia akan jatuh kejurang, heh sungguh harimau yang pintar”


“ ada apa kenapa kau tidak menyerangku “ suara Yu Muha dengan lantang


“ aaaaaaa, mengapa aku memprovokasinya “ suara batin Yu Muha


Harimau itu mulai bergerak berjalan selangkah demi selangkah kearah Yu Muha, Yu Muha hanya bisa mengacungkan tongkat nya ke depan dan tindakan itu adalah kesalahan karena harimau itu memukul tongkat Yu Muha yang membuat tubuh Yu Muha terdorong kebelakang dan membuat Yu Muha terpojok diujung jurang dan harimau itu langsung menyerang Yu Muha dengan seketika yang membuat Yu Muha terjatuh kejurang yang dalam itu.

__ADS_1


“ aaaaaaaaaa, dasar harimau kurang ajar awas kau aku akan membalasmu kalau aku selamat dari sini “ Yu Muha hanya bisa mengumpat harimau besar itu dan dia mengakui harimau itu bukan hanya besar badannya saya tetapi juga dengan otaknya


Harimau itu mengaung keras di ujung jurang yang seakan menunjukan bahwa dia adalah penguasa di hutan ini dan berhasil mengalahkan individu yang mencoba mengusik daerah kekuasaanya.


Yu Muha terus jatuh kedasar jurang yang semakin jatuh semakin gelap dan akhirnya Yu Muha menyentuh air yang sangat dalam yang membuat Yu Muha tenggelam jauh kedasarnya yang membuat Yu Muha susah bernafas dan akhirnya tidak kuat lagi dan akhirnya pingsan karena terlalu banyak menelan air.


Setelah lama waktu berjalan Yu Muha mengambang di atas air karena perutnya kembung kemasukan air dan ditemukan oleh seorang Kakek tua yang sedang mengambil air di tempat Yu Muha tenggelam kakek tua itu lalu bergerak dengan cepat dia berlari diatas air seperti berlari di taman dan langsung menyambar tubuh Yu Muha dan membawanya ketepi kakek tua itu memukul perut lalu dada dan tengkuk Yu Muha dan seketika Yu Muha memuntahkan banyak air dari mulutnya yang membuat perut Yu Muha tidak kembung lagi dan kakek tua itu menempelkan tangannya di pundak Yu Muha yang membuat nafas Yu Muha teratur kembali dan kakek tua itu membawa Yu Muha ketempat tinggalnya.


Kakek tua itu merawat Yu Muha sampai dihari ketiga Yu Muha Akhirnya sadarkan diri. Yu Muha membuka mata dan melihat tempat yang asing dimatanya.


“ dimana aku apa aku sudah ada di surga “


“ apa kau sudah merasa baikan anak muda”


“ Aku sudah merasa baik, bagai mana aku bisa di sini kakek, dan dimana ini kakek”


“ tenangkan dirimu anak muda, Kakek menemukanmu mengapung di sungai dan membawamu kesini untuk merawatmu.


“ Tapi kek kenapa aku merasakan tubuhku sehat seperti tidak ada apa-apa yang terjadi “

__ADS_1


“ karena kakek sudah mengeluarkan semua air sungai yang kau minum dan menstabilkan nafasmu menggunakan tenaga dalam dan rumput Heiwa yang sudah kering dan dibakar wanginya bisa membuat orang yang menghisap baunya dapat mempercepat penyembuhan ”


Yu Muha memang dapat merasakan bau wangi yang menenangkan


“ terima kasih kakek telah menolongku dan telah merawatku sampai saat ini “


“ sama-sama anak muda, apa kau lapar kakek sudah ada memasak ikan yang kakek tangkap tadi di sungai tadi “


Kakek itu lalu mengajak untuk ke dapur, Yu Muha mulai berdiri dan mengikuti kakek itu ke dapur untuk makan masakan yang sudah di siapkan oleh kakek tersebut. Sesampai di dapur mereka berdua duduk berhadapan di meja kecil sebelum makan kakek itu bertanya.


“ oh ya anak muda siapa namamu ”


“ Namaku Yu Muha Kakek, dan siapa nama kakek”


“ nama kakek Huang Fei, sudah mari makan ”


Dan merekapun makan bersama, setelah selesai makan kakek Huang Fei mengajak Yu Muha Keluar rumah untuk melihat area sekitar rumah dan membuat Yu Muha Terkejut Kembali karena area sekitar semuanya hitam dan sumber cahaya utama dari batu yang mirip kristal yang bercahaya warna-warni mengikuti warna dasar dari kristal tersebut yang membuat pemandangan warna warni yang menghiasi langit-langit yang pada dasarnya berwarna hitam yang membuat takjub semua orang yang melihatnya.


“ dimana sebenarnya kita berada kakek huang “ Yu Muha bertanya

__ADS_1


“ kita sedang berada didasar jurang yang dalam sampai matahari tidak bisa menjangkaunya sumber cahaya disini hanya dari kristal yang menyerap cahaya matahari, semua kristal warna warni ini hanyalah bagian ujung satunya dan ujung yang satunya lagi berada didinding jurang yang masih terkena matahari.


__ADS_2