Kisah Sang Pendekar

Kisah Sang Pendekar
Awal perang


__ADS_3

Keesokan harinya seluruh kota lebih sibuk dari biasanya karena adanya prajurit penjaga kota yang tambah banyak untuk menjaga kota dan para pengrajin senjata yang menerima permintaan dari sekte pedang api yang menambah tenaga kerja untuk bisa mencapai target yang diinginkan.


Di markas sekte awan gelap juga sedang sibuk untuk mempersiapkan segala sesuatu untuk menyerang sekte pedang api dengan tambahan senjata yang telah dicuri oleh mereka dari kota Tosan membuat kepercayaan diri mereka meningkat, kematian tetua kelima mereka sudah meraka lupakan karena memang seperti itulah sekte awan gelap tidak ada simpatinya kepada temannya sendiri, karena kematian dari tetua kelima mereka, banyak orang yang menginginkan posisi yang ditinggalkan oleh nya, murid dari tetua kelima yang menyusup bersama sudah meminta kepada ketua sekte untuk menyelidiki siapa yang membunuh guru mereka dan membalaskan dendam untuk tetua kelima tapi ketua sekte mengabaikan semua itu dan hanya berkata.


“ tetua kelima sudah mati tidak perlu mengurusi orang yang sudah mati “


Dan malah menyusun strategi untuk menyerang sekte pedang api dengan semua aliansinya, murid dari tetua kelima yang mendengar perkataan dari ketua sekte langsung menyerang ketua sekte karena merasa marah karena pengorbanan dari gurunya tidak anggap sama sekali tapi dihentikan oleh tetua yang lain dan semua murid tetua kelima sekarang dipenjara dibawah tanah sekte dan tetua ke 6 sampai 10 naik satu tingkat dan ketua sekte sudah menunjuk seseorang untuk mengisi kursi tetua ke 10.


Semua persiapan untuk menyerang sudah selesai hanya tinggal menunggu pasukan dari aliansi yang diperkirakan sampai dari 3 hari lagi semua pasukan akan dikumpulkan di bekas desa yang sudah hancur dan di tinggalkan oleh penduduknya 10 tahun yang lalu yaitu desa mokutan.


Keesokan harinya desa mokutan sudah banyak berdiri tenda pasukan, mereka juga membuat pagar pertahanan dan ketua sekte dari aliansi juga sudah sampai di sekte awan gelap. Sebenarnya mereka yang dari sekte kecil tidak mau terseret kedalam masalah ini. Dikarenakan sekte awan gelap yang mengancam akan menghancurkan sekte mereka apa bila tidak mau ikut bergabung dengan aliansi, mereka hanya bisa pasrah dan mengirimkan anggotanya. Sekte menengah yang ikut beraliansi dengan sekte awan gelap karena memiliki kerja sama dengan sekte awan gelap dan merasa memiliki keharusan membantu dalam perang ini.


Di hari berikutnya mulai banyak berdatangan orang dari sekte-sekte aliansi hanya tinggal sekte yang berada jauh dari sekte awan gelap. Dan keesokan harinya semua pasukan sekte awan gelap maupun pasukan aliansi telah berkumpul semua di desa mokutan hanya tinggal menunggu perintah untuk menyerang saja.


Jauh dari desa mokutan juga terdapat perkemahan disebuah desa yang juga sudah ditinggalkan yang dekat dengan sekte pedang api, juga terlihat banyak orang-orang yang sudah berkumpul dari berbagai sekte terlihat dari baju dan jubah yang dipakai oleh orang-orang tersebut. Itu adalah anggota sekte padang api dan aliansinya yang juga sudah bersiap-siap untuk perang yang mungkin menyelesaikan permasalah yang sudah terjadi selama 10 tahun lebih.


Sekte pedang api juga sudah mendapat peralatan perang dari kota tosan dan juga dari kerajaan yang meminjamkan peralatan perang kepada sekte pedang api. Dan hari ini peralatan perang dari kota Tosan telah sampai di sekte pedang api yang langsung dikawal oleh Yu Muha yang menawarkan diri dan Yu Muha juga ingin mengunjungi sekte pedang api ingin membantu dalam perang melawan sekte awan gelap.


Sesampainya di depan gerbang sekte pedang api Yu Muha disambut oleh Ruan Yukai tetua ketiga sekte pedang api yang mengetahui bahwa Yu Muha akan bersama dengan rombongan pengantar perlengkapan perang dan mengajak ke ruang aula pertemuan sekte pedang api. Sampai di ruang pertemuan sudah banyak orang yang berkumpul seperti ingin mendiskusikan sesuatu, Yu Muha yang hanya diajak oleh Ruan Yukai duduk di kursi yang ada di tepi ruangan tersebut dan Ruan Yukai yang melihat Yu Muha duduk di kursi tepi ruangan langsung menegur dan menunjukan sebuah kursi kosong yang ada dibarisan depan, Yu Muha berdiri dan duduk di kursi yang di tunjukan oleh Ruan Yukai. Yu Muha merasakan tidak nyaman dengan tatapan semua orang yang duduk sejajar denganya. Dan orang yang duduk didepan semua orang berdiri dan mulai berbicara


“ selamat datang di sekte pedang api kami nama saya Luan Zikai ketua sekte pedang api, kita semua berkumpul disini untuk membahas tentang penyerangan yang akan dilakukan oleh sekte awan gelap, saya sebagai ketua sekte pedang api memohon bantuan dari ketua-ketua sekte yang hadir di sini dan untuk tuan Yu Muha saya juga memohon anda dapat menyumbangkan tenaga dalam perang yang akan terjadi “

__ADS_1


“ apakah anda mau membantu kami tuan Yu”


“ tidak perlu sungkan ketua Luan, kedatangan saya kesini memang ingin membantu”


“ terima kasih tuan Yu atas bantuannya”


Semua orang yang hadir merasa heran siapa pemuda yang duduk bersama mereka dan kenapa ketua luan menghormatinya, dan salah satu ketua sekte bertanya kepada Luan Zikai.


“ siapa pemuda ini ketua Luan “


“ oh maaf saya perkenalkan beliau bernama Yu Muha dia adalah pendekar yang telah membunuh tetua kelima sekte awan gelap”


Sontak semua orang terkejut dengan apa yang di ucapkan oleh Luan Zikai, semua orang yang hadir sudah mengetahui bahwa tetua kelima sekte awan gelap telah terbunuh oleh seorang pendekar misterius yang tidak diketahui nama dan wajahnya seperti apa dan pendekar misterius itu sekarang berada di depan nya sekarang semua ketua sekte yang hadir langsung berdiri dan memberi salam kepada Yu Muha, melihat semua orang berdiri dan memberi salam Yu Muha juga ikut berdiri dan membalas salam dari semuanya.


Dan semua kembali duduk ke tempatnya dan diskusi pun dimulai.


Satu jam berlalu diskusi berjalan lancar dengan pembagian tugas yang merata ke semua yang terlibat, Yu Muha berada di bagian pasukan bantuan.


Semua orang pergi ke pasukannya masing masing dan Yu Muha pergi bersama dengan seorang anggota sekte pedang api menuju ke pasukan bantuan. Tak lama berjalan keduanya sudah sampai ke tempat pasukan bantuan berkumpul.


" saya mengantar anda sampai disini saja silahkan anda ikut dengan orang orang ini pergi ke tenda pasukan bantuan"

__ADS_1


" terima kasih telah mengantar saya kesini "


Dan orang itu pun pergi ketempat lain.


Yu Muha mulai berbaur dengan semua orang yang ada disitu dan ada seseorang yang maju ke depan.


" perhatian semuanya, cepat buat barisan kita akan mulai berangkat ke tenda pasukan bantuan, sebelum berangkat aku akan memperkenalkan diri namaku Li Han aku yang akan memimpin semua pasukan bantuan, baiklah mari kita berangkat ke tenda pasukan bantuan , Yu Muha hanya mengikuti semua perkataan Li Han dan bersama dengan pasukan bantuan lain ke tenda.


setelah sampai di tenda pasukan bantuan Li Han kembali membuka suara.


" baiklah aku akan membagi pasukan yang ada disini menjadi 2 bagian yang terdiri dari


- pasukan penyerang, pasukan ini yang akan dikirim apabila garis depan meminta bantuan


- pasukan penyelamat, pasukan ini akan bertugas membawa pasukan yang terluka dan bawa ke tim medis


baiklah silahkan pilih kemana kalian akan bergabung pasukan penyerang sebelah kiri dan pasukan penyelamat sebelah kanan


dan semua orang mulai memilih kemana akan bergabung.


Yu Muha ikut kedalam pasukan penyerang.

__ADS_1


semua persiapan yang dilakukan oleh kedua belah pihak sudah selesai sepenuhnya dan akhirnya perang yang sudah di khawatirkan selama 10 tahun besok hari akan terjadi juga.


__ADS_2