
Malam ini aku tidur cepat dari biasanya, tiba - tiba saja aku terbangun. Lalu, melihat jam menujukan pukul 00.30 WIB. Perasaanku tidak enak. Segera ku pejamkan mataku agar tertidur, tapi tetap saja tidak bisa. Aku pun memainkan ponselku, dan tiba-tiba ingin membuka Facebook Aldi.
Dari pada gak bisa tidur, aku main HP aja deh. Oh ya, jadi pengen buka Facebooknya Aldi.
Lalu aku mulai memasukkan email dan kata sandinya. Lalu aku mulai penasaran dan membuka pesan masuk.
Wah, ada pesan dari Gina. Siapa nih, kepo aku.
Aku pun membuka pesan dari Gina, aku membaca semua chatingan mereka berdua.
So sweet banget chat mereka berdua.
Hah? Aldi sakit? Dia aja gak ngomong ke aku.
Lalu aku lanjutkan baca chatingan itu. Yang bikin jengkel, mereka ada buat janji mau ketemu disuatu tempat.
Hebat ya si Aldi, diam - diam buat janji dengan cewek lain. Sabar, harus berfikir postif, Vio. Mungkin cewek itu teman kerja atau masih ada hubungan saudara.
Tiba - tiba aku mengantuk, lalu melanjutkan untuk tidur.
Pagi ini aku bangun telat, tidak seperti biasanya. Aku masih kepikiran dengan chatingan Aldi dan cewek misterius itu.
Aku mengambil ponsel lalu menelepon Aldi.
"Hallo sayang, kamu udah berangkat kerja?" tanyaku ke Aldi.
"Belum sayang," jawab Aldi. Kenapa? Kok tumben kamu nanyain?".
"Gak apa - apa sih. Cuma pengen tau," jawabku. "Nanti kamu singgah ke rumah gak?".
"Belum tau sayang, Abang akan usahakan ya," jawab Aldi.
"Biasanya juga kamu singgah dulu ke rumah," ucapku dengan nada sedih.
"Ya sayang, maaf ya. Kayaknya hari ini aku buru - buru," jawab Aldi.
Aku mematikan telepon itu, lalu bersiap - siap untuk berangkat ke kampus. Sesampainya di kampus, aku pun melihat Tari di parkiran. Aku menunggu Tari berjalan ke arah tangga.
"Tar, aku mau curhat nih," ucapku keTari.
"Yaudah, curhat aja. Kamu mau curhat apa?" tanya Tari kepadaku.
"Ini Tar, tadi malam aku gak sengaja buka Facebook Aldi. Terus aku ngebaca chatingan Aldi sama cewek namanya Gina. Nih, kamu kenal gak?" tanyaku lagi.
"Kayaknya sih gak asing, eh iya kayaknya dia pernah foto bareng Nicko deh, Vio," jawab Tari.
__ADS_1
"Serius kamu Tar?" tanyaku dengan sedikit terkejut.
"Seriuslah, aku kan berteman dengan Nicko di Facebook," jawab Tari.
"Duh, perasaan aku jadi tambah gak enak Tar. Kayaknya ada hubungan deh Aldi dengan si Gina tu," ucapku.
"Ntar kita samperin Nicko, kita cari tau," ucap Tari.
Aku dan Tari pun menuju ke kelas untuk melanjutkan mata kuliah. Sampai di kelas, aku dan Tari pun masih penasaran dengan Gina. 2 jam berlalu, mata kuliah pun selesai. Kami pun bergegas untuk keluar dan mencari Nicko.
"Yuk, kita ke kelas Bang Nicko. Siapa tau benar orang yang sama," ajak Tari kepadaku.
"Yuk, Tar!!" ajakku
Kami pun sampai di depan kelas Nicko. Aku dan Tari menunggu Nicko keluar.
"Bang Nicko!!!!" teriakku.
Nicko pun berjalan kearah aku dan Tari.
"Eh, kalian. Ada perlu apa?" tanya Nicko.
"Mau nanya nih, Bang. Kenal gak sama ni orang?" tanya Tari ke Nicko.
"Ya kenal lah, dia kan gebetan Abang," jawab Nicko.
"Hubungan apa maksudnya?" tanya Nicko ke aku dan Tari.
"Ini Bang, Gina ngechat Aldi. Perhatian banget. Bahkan sampai ngajak jumpa," jawab Tari.
"Hah? Emang ya si Gina tu. Kayaknya semua cowok direbut. Ini bukan pertama kalinya orang datang nanyain si Gina. Bahkan ada yang sampai putus gara - gara dia. Cuma, ya aku cuek aja. Belum jadian juga," ujar Nicko dengan sedikit kesal.
"Bantu selidikin dong, Bang. Masalahnya Aldi juga didekatin tuh sama Gina. Takutnya, ntar dia malah jadian beneran," ucapku.
Akhirnya kami pun pulang. Aku kembali membuka Facebook Aldi, dan membaca pesan masuk dari si Gina lagi. Ternyata, mereka ada janjian besok malam. Aku pun mencari tau mereka janjian dimana.
'Kok tumben Aldi gak ngubungi sih, udah malam gini'
Aku pun mencoba menelepon Aldi, tapi tidak diangkat olehnya. Aku pun kesal dengan sikap Aldi. Jam menujukan pukul 21.00 WIB. Aldi meneleponku. Aku langsung mengangkatnya
"Kok kamu ingat sama aku?" tanyaku ke Aldi dengan sedikit marah.
"Tentu ingat dong sayang, kok kamu gitu?" jawab Aldi.
"Kemana aja? Sibuk dengan cewek lain?" tanyaku.
__ADS_1
"Ya ampun, aku kan lembur sayang," jawab Aldi beralasan.
"Terserah deh, besok juga kamu gak ada waktu buat aku," ucapku.
Belum sempat Aldi menjawab, aku langsung mematikan telepon itu. Aku pun menelepon Nicko.
"Bang, pokoknya kamu cari tau terus ya. Besok mereka berdua ada janjian," ucapku.
"Oke, Vio. Ini masih Abang cari tau besok kita jebak si Gina," jawab Nicko.
Setelah menelepon Nicko, aku pun bergegas untuk tidur.
Kring.. kring...
Alarm ponsel pun berbunyi. Aku langsung bergegas mandi dan bersiap - siap untuk berangkat kuliah. Tiba - tiba Tari memberi kabar bahwa hari ini dosen tidak masuk. Aku pun pergi ke depan teras rumah. Ternyata ada Aldi yang baru saja sampai.
"Ngapain kamu kesini, gak kerja?" tanyaku ke Aldi.
"Ya mau ketemu kamulah, hari ini libur sayang," jawab Aldi.
"Kamu mau berangkat kuliah? Yuk, ku antar sayang," ajak Aldi.
"Gak, hari ini dosen gak masuk," jawabku dengan cuek.
"Yaudah, yuk jalan sayang," ajak Aldi lagi.
"Gak usah, jalan aja sama cewek baru kamu," jawabku dengan rasa kesal.
"Maksud kamu apa, Vio?" tanya Aldi heran.
"Udah ya, aku lagi bad mood. Aku gak mau kemana - mana," jawabku.
Aku pun masuk ke dalam rumah. Aldi pun pulang. Tak lama kemudian, aku membuka lagi Facebook Aldi dan membaca pesan baru yang dikirim Gina.
Makin - makin aja mereka berdua ya. Sabar Vio, sabar.
Biar ada bukti, aku screen shot pesan mereka berdua.
Aku pun melanjutkan untuk tidur siang, karena hari ini Aldi cukup membuatku marah. Kecurigaanku kali ini benar. Setelah bangun dari tidur siangku, tiba - tiba saja ada yang mengetuk pintu rumah. Aku pun segera membukakan pintu, ternyata Bang Nicko.
"Vio, aku udah tau mereka janjian di mana. Nanti malam kita susul mereka," ucap Nicko.
"Oke, Bang. Bisa - bisanya Aldi bohongi aku," jawabku dengan nada sedih.
"Udah, kamu gak usah sedih. Si Gina yang mulai duluan, tapi Aldi juga salah kenapa mau merespont cewek itu," ucap Nicko.
__ADS_1
"Ya, Bang. Aldi udah ingkar janji. Serius aku kecewa sama dia," jawabku.
Nicko pun pulang. Aku segera mandi dan bersiap - siap.