
Seperti janjinya yoga kepada Rania, dia menjemput Rania dan mengajak berangkat kerja bersamanya. Didalam mobil hanya terdengar musik dari siaran radio, sedangkan mereka hanya saling memandang satu sama lain dengan bergiliran.
Ternyata lagu ini adalah lagu favorit mereka.
Dengar suaramu
Aku rindu
Ingat dirimu
Ku ingin bertemu
Aku tak bisa
Musnahkan
Dirimu
Tanpa cintamu
Aku lemah
Sungguh terasa
Hampa hidupku
Jangan biarkan
Ku musnah
Aku menangis
Bila ku teringat
Saat bersamamu
Berdua denganmu
Aku yang hancur
Dengar suaramu
Aku rindu
(Dengar suaramu)
Ingat dirimu
Ku ingin bertemu
(Ingin bertemu)
Aku tak bisa
Musnahkan
__ADS_1
Dirimu
Aku menangis
Bila ku teringat
Saat bersamamu
Berdua denganmu
Aku yang hancur
Aku yang hancur
Saat kau tinggalkan
Saat kau menjauh
Dari sisiku
Aku yang lemah
HooHoo
HooHoo
Aku yang lemah
Ku musnah
Tiba-tiba yoga mengerem mendadak, dan Rania sangat terkejut.
"Mas apa-apaan sih?" ucap Rania.
"Maaf, habisnya kamu diem saja dari tadi. Aku itu bukan supir kamu, oke aku minta maaf atas perlakuan mama ke kamu. Tapi aku mohon jangan perlakukan aku seperti ini sayang" ucap yoga.
"Terus aku harus seperti apa? Jujur aku bingung mas" ucap Rania.
"Walau apapun yang terjadi pernikahan kita akan tetap terlaksana, aku tidak butuh restu dari orang yang sudah berulang kali tinggalin aku" ucap yoga.
"Terus bagaimana dengan Fero, dia masih sangat menyayangimu mas?" ucap Rania.
"Aku tidak peduli sayang, saat ini dan selamanya hanya dirimulah yang ada dihatiku. Jadi aku mohon tolong beri aku kesempatan untuk membuktikannya kepadamu" ucap yoga.
"Baiklah" ucap Rania.
"Sayang senyum dong, dikit saja" ucap yoga.
"Iiihh.. Gemes deh aku sayang sama kamu, kalau kamu marah makin gemesin. Kita berangkat ke kantor sekarang" ucap yoga.
Ketika yoga baru turun dari mobil, Fero langsung memeluknya dari belakang.
"Sayang aku merindukanmu" ucap Fero.
"Apa-apaan kamu, ini kantor bukan tempat umum. Main peluk-peluk" ucap yoga.
__ADS_1
"Baiklah, ayo kita cari tempat umum yang bisa berpelukkan sepuasnya sayang" ucap Fero.
"Apa kamu gila Fero?" tanya yoga.
"Iya aku gila karena cintamu yoga, aku ingin balikan denganmu. Kamu adalah milikku sayang" ucap Fero.
"Dengarkan aku Fero. Cintaku sudah mati untukmu saat aku melihat dengan mata kepalaku bagaimana kamu menyerah tubuhmu untuk dia, sedangkan aku sangat-sangat menjaga tubuh untuk malam pertama kita. Tapi apa yang kamu lakukan? Sekarang tak ada lagi kesempatan kedua untukmu, karena aku sudah menemukan wanita yang jauh lebih bisa menjaga tubuhnya. Serta jauh lebih baik daripada kamu, paham!" ucap yoga.
"Kalau kamu ingin perkenalan, baiklah. Sayang kenalkan ini adalah mantanku yang sangat menjijikkan itu, dan kau kenalkan ini adalah Rania Kamila yang sangat bisa menjaga kehormatannya dan sangat aku sayangi" ucap yoga.
"Mari sayang kita masuk, jangan biarkan setan ini terus mengganggu kita" ucap yoga sambil menggandeng Rania dengan banyak mata yang sedari tadi sedang memperhatikan mereka, dan Rania tak satu patah pun keluar dari mulutnya.
Ketika sampai diruangannya Rania menatap mata yoga, dan menambahkan kencang jantung yoga.
"Sayang kamu kenapa lihat aku seperti itu?" tanya yoga.
"Tidak apa-apa ternyata mas kamu lagi marah-marah serem juga, seperti binatang buas" ucap Rania.
"Iya maka dari itu, jika sudah sah, jangan sekali-kali kamu bikin aku marah jika tidak aku akan memakanmu tanpa memberikan kamu napas sedikitpun di atas ranjang" ucap yoga.
"Mas!" ucap Rania.
"Aku serius sayang" ucap yoga.
"Ini kantor mas" ucap Rania.
"Biarkan, toh seluruh karyawan sudah tau. Kau adalah milikku seorang, eeemmmuahh.. MET kerja sayang, nanti jam makan siang aku tunggu di kantin" ucap yoga.
Flash back..
Semenjak kejadian malam itu (pertemuan keluarga), mama yoga telah menyadari semua kesalahannya. Sebenarnya beliau menjodohkan lantaran mempunyai banyak hutang uang kepada Fero untuk memenuhi seluruh kebutuhan suami dan anak tirinya yang belum bisa menerima dengan kebangkrutan yang mereka alami.
Mama yoga berencana bertemu dengan Fero di Caffee dekat tempat bekerja Fero.
"Halo Fero" ucap mama yoga.
"Iya Tante ada apa?" tanya mama yoga.
"Tante ingin bertemu di Caffee dekat kerja kamu pas kamu istirahat kerja" ucap mama yoga.
"Baiklah Tante, sampai jumpa besok" ucap Fero.
Keesokkan harinya..
"Bagaimana tante? Kapan aku bisa menikah dengan yoga?" tanya Fero.
"Maaf Fero sepertinya Tante tidak bisa membantu kamu lagi, Tante ini mengakhiri ini semua, sudah banyak kesalahan Tante terhadap yoga. Tante ingin dekat dengannya, terlebih lagi dia sudah mendapatkan wanita yang dia sayangi. Maafkan Tante Fero" ucap mama yoga.
Bbbruughh... Gebrakan meja Fero.
'"Apa-apaan ini Tante, jangan main-main denganku Tante. Aku tidak akan segan-segan melakukan diluar yang Tante diperkirakan, tunggu saja Tante pembalasanku" ucap Fero.
Dengan sangat murka Fero, sesampainya dikediamannya Fero membanting seluruh yang dekat dengannya.
"Sialan Tante, aku sudah menggantungkan harapan padanya dan aku sudah memberikan semua yang keluarganya inginkan, malah ini balasannya" ucap Fero.
__ADS_1
"Kalau begitu aku harus turun tangan sendiri untuk mendapatkan yoga, dia adalah milikku. Hanya untukku, jika memang aku tak bisa mendapatkannya maka tak satu wanita pun yang boleh mendapatkannya.
Flash off