KKJ ( KENAPA KALAU JANDA )?

KKJ ( KENAPA KALAU JANDA )?
Egoiskah aku?


__ADS_3

Setelah putri pergi, Rania melamun memikirkan apa yang sudah terjadi pada dirinya. Rania merasa ada benarnya ucapan putri, dia memang sudah keterlaluan. Tiba-tiba...


"Sayang kamu lagi mikirin apa? Mama lihat dari tadi melamun?" tanya mama Rania.


"Mikirin ucapannya putri ma, egoiskah aku selama ini ma?" tanya Rania.


"Sudah jangan terlalu dipikirkan, mama faham benar bagaimana rasanya ngidam sayang. Kamu juga sudah pernah merasakan sebelumnya, jadi mama yakin kamu bisa bersikap bijak dengan ngidam kamu itu" ucap mama Rania.


"Terus aku harus bagaimana? Mas yoga pasti sangat-sangat kecewa denganku ma?" ucap Rania.


"Sayang dengarkan mama, jika memang yoga adalah imam yang terbaik. Maka dia tidak akan marah dengan kesalahan istrinya, apalagi ini kesalahannya karena rasa ngidam semata. Nanti malam kamu wajib minta maaf sama yoga" ucap mama Rania.


"Iya mama, Rania pasti lakukan itu. Rania akan melawannya, nanti malam biarkan Rania yang masak ya ma. Rania ingin masak makanan kesukaan mas yoga" ucap Rania.


Kring... Kring...


"Assalamu'alaikum.. Halo mas, lagi sibuk tidak?" tanya Rania.


"Tidak sayang, ada apa?" tanya yoga.


"Mas nanti malam, pulangnya jangan terlalu malam ya. Aku kangen sama mas" ucap Rania.


Mendengar ucapan Rania, yoga seakan tidak percaya. "Sayang aku juga merindukanmu, sangat-sangat merindukanmu" gumam yoga.

__ADS_1


"Mas... denger aku bicara tidak sih?" tanya Rania.


"Iya sayang, mas dengar. Iya sudah mas akan pulang lebih awal, mas selesaikan pekerjaan mas dulu ya. Daaahh sayang" ucap yoga.


"Iya mas. Daahh.. MET kerja kangmasku sayang" ucap Rania.


Yoga hari ini mati-matian mengerjakan semua pekerjaannya dengan cepat, dia tidak ingin melewati kesempatan malam ini untuk mengambil hati istrinya dengan ngidam yang aneh itu.


Jam lima sore yoga keluar ruangannya, dan menghampiri asistennya.


"Sandra aku pulang duluan, oiya tolong ceking semua pekerjaan aku yang ada diatas meja. Takut-takut ada yang salah, aku ada urusan penting yang mendadak" ucap yoga.


"Baik pak, nanti saya cek" ucap sandra.


"Walaikumsalam mas. Eeemmm.. Oek.. Oek.." ucap Rania.


"Sayang maafkan aku" ucap yoga.


"Tidak mas bukan mas yang salah, tapi aku. Mas sekarang lebih baik mandi dulu. Pakai sabun dan minyak wangi yang sudah aku siapkan, aku janji akan melawan perasaan ini mas" ucap Rania.


"Iya sayang, aku mandi dulu" ucap yoga.


"Ayah... Ayah pulang cepat?" ucap Arif dan kamila.

__ADS_1


"Iya sayang, kan kita ingin makan malam bersama. Ayah mandi dulu iya, takut bunda kamu muntah-muntah lagi" ucap yoga.


Rania hanya bisa tersenyum, saat yoga berkata seperti itu. Ketika yoga sedang mandi, tiba-tiba bel rumah Rania berbunyi.


"Halo ran, apa kabar? Kok tumben hari ini tidak menghubungi aku?" tanya Ridwan.


"Emmm...Itu.. Aku tadi sibuk masak kesukaan mas yoga, maafin aku iya Ridwan" ucap Rania.


"Wangi sekali tubuh Ridwan, ahhh... kamu kenapa Rania. Aku harus melawannya" gumam Rania.


"Kamu kenapa ran?" tanya Ridwan.


"Tidak apa-apa, oiya maaf kayanya mulai malam ini dan seterusnya kamu jangan kerumah lagi deh. Aku mulai sekarang ingin fokus sama keluargaku, maafin aku ya" ucap Rania.


"Tapi kenapa ran, bukannya kamu yang meminta ku selalu kerumah kamu?" tanya Ridwan.


Rania terdiam karena dia tak mungkin bicara yang sejujurnya soal rumah tangganya, akhirnya Ridwan pulang kerumahnya.


"Sialan! Brengsek! Pasti ini semua gara-gara si brengsek yoga, dia pasti yang ngelarang Rania bertemu aku lagi" gumam Ridwan sambil meluapkan amarah dikamarnya.


"Sayang, dari mana? Tadi kayanya ada yang pencet Cell deh?" tanya yoga.


"Emmm...I... itu... Ridwan mas" ucap Rania.

__ADS_1


"Kenapa gugup sayang? Tenang saja aku tidak akan marah kok, ayo kita makan" ucap yoga.


__ADS_2