KKJ ( KENAPA KALAU JANDA )?

KKJ ( KENAPA KALAU JANDA )?
Kejadian yang menegangkan...


__ADS_3

Hari adalah hari pernikahan putri dan roy, Rania dan keluarga besarnya turut hadir di pesta pernikahan mereka.


"Desi... Pak Edward...?" tanya Rania.


Desi tersenyum dengan pipi memerah..


"Sejak kapan kalian saling kenal?" tanya Rania.


"Desi ini asisten aku ran, yoga yang menyuruhnya" ucap Edward.


"Mas yoga.. Kok dia tidak pernah cerita soal ini, terus kenapa kalian berpegangan tangan?" tanya Rania.


"Emmm... I.. ini..." ucap Desi sambil gugup menjawabnya.


"Ran, maafin kami. Seharusnya kami memberitahukan kamu soal ini, kami sebenarnya sudah resmi pacaran" ucap Edward.


"Benarkah itu des?" ucap Rania.


"I... Iya ran, maafin aku ya" ucap Desi.


"Maaf pak, bukankah bapak sudah punya tunangan dulu?" tanya Rania.


"Iya ran, dulu memang aku sempat bertunangan dengan seorang wanita. Namun ternyata wanita itu bukanlah yang aku cari selamanya, dia terlalu kekanak-kanakan. Apa-apa ma, apa-apa pa. Aku enggak suka, aku risih lama kelamaan dan aku juga lelah ran. Jadi aku batalin pertunangan itu" ucap Edward.


"Tapi ini bukan gara-gara Desi kan? Kalau hanya gara-gara Desi, aku tidak akan merestui kalian. Karena jika hubungan berdasarkan atas emosi dan egois maka tak akan bertahan. lama" ucap Rania.


"Tidak lah ran" ucap Edward.


"Haii. Aunty and uncle" ucap Arif.


"Hai anak-anak pinter" ucap Desi.


"Aunty cantik sekali, dan om juga tampan sekali" ucap Kamila.


Saat pesta sedang bersorak dengan penuh kebahagiaan...


Dor.. Suara peluru terdengar dan yoga langsung jatuh ambruk.. Seketika pesta menjadi riuh...

__ADS_1


"Mas... Yoga..." ucap Rania sambil berlarian yang disusul dengan Arif dan Kamila.


"Ayyyahhh..." ucap Arif dan Kamila.


Panitia gedung langsung menelpone ambulance, Rania dan anak-anaknya tak berhenti menangis melihat tubuh yoga bersimpah darah.


Untung saja acara pernikahan Roy dan putri tinggal resepsi saja, dan itu semua dibatalkan. Karena Roy, putri, Desi, Edward dan orangtua yoga serta Rania turut serta mengiringi ambulance.


Dimobil Roy..


"Mas.. Kenapa dipesta pernikahan kita ada bertumpah darah. Hiks.. Hiks.." ucap putri.


"Tenang sayang" ucap Roy.


"Kasian Rania mas, dia baru saja merasakan kebahagiaan. Kenapa harus seperti ini?" ucap putri yang menangis tanpa henti.


Dimobil Edward..


"Mas.. Kasian Rania" ucap Desi.


"Sabar ya sayang, mas yakin Rania wanita yang kuat. Nanti kamu harus kasih support ya" ucap Edward.


"Mba bagaimana dengan yoga?" ucap mama yoga.


"Sabar mba, kita berdoa saja" ucap mama Rania.


"Tapi mba, aku tidak mau kehilangan yoga untuk kedua kalinya" ucap mama yoga.


"Mba aku mohon kita harus kuat didepan Rania, jangan sampai kita terlihat lemah. Karena Rania sedang hamil mba" ucap mama Rania.


"Iya mba, aku usahakan. Hiks.. Hiks..." ucap mama yoga sambil dipeluk mama Rania.


Dirumah sakit...


"Dok... Sus... Tolong suami saya" ucap Rania.


Yoga didorong menggunakan hosbed, Rania yang sekarang dalam pelukan sang mama sedangkan anak-anaknya berada disamping Desi dan putri.

__ADS_1


"Maaf nyonya, anda dilarang masuk" ucap suster sambil mendorong Rania.


"Ma... Pa... Mas yoga..." ucap Rania.


"Sabar sayang, kami harus kuat nak. Ingat bayi dalam kandunganmu" belum selesai mama Rania berbicara, Rania merasakan keram yang sangat dahsyat dalam perutnya.


"Aaaauuuuwww... Ma... Aaaauuuwww... Sakit ma... Perutku sakit sekali" ucap Rania.


"Ya Allah sayang, perut kamu mengeluarkan darah" ucap mama yoga.


"Sus..." ucap mama yoga sambil menarik tangan suster yang berlalu didepannya.


"Sebentar Bu, saya ambilkan kursi roda" ucap suster.


"Mba.. Saya antar Rania dulu, aku titip Arif dan kamila. Nanti kalau ada apa-apa kabari" ucap mama Rania sambil berlalu mengikuti susternya.


"Maaf Bu, dimana suaminya?" tanya dokter.


"Suaminya sedang di ICU dok, ada apa? Saya mamanya dok" tanya mama Rania.


"Putri anda harus segera kita operasi Caesar" ucap dokter.


"Caesar? Iya sudah dok lakukan apapun yang terbaik untuk putri saya" ucap mama Rania.


Ting..


SMS my wife : Papa Rania harus dioperasi Caesar, bilang dengan mamanya yoga dan yang lainnya. Dan biarkan Arif dan Kamila disana bersama Desi dan putri.


SMS my husband : Baik ma, nanti papa sampaikan. Kalau ada apa-apa SMS ya ma.


Papa Rania langsung memberitahukan kepada semua yang ada disana.


"Aunty uncle ayah baik-baik saja kan?" tanya Arif.


"Iya sayang, ayah baik-baik saja" ucap Desi.


"Bunda juga kan aunty?" ucap Kamila.

__ADS_1


"Iya anak cantik, lebih baik kalian berdoa saja. Semoga ayah dan bunda baik-baik saja.


__ADS_2