
Kerja keras putri dan Roy membuahkan hasil.
Flash Back...
Saat putri meninggalkan ruangan Rania, yoga memanggilnya.
"Ibu putri tunggu!" ucap yoga.
" Iya pak ada apa?" tanya putri.
"Maaf ibu sepertinya ibu harus bekerja sama dengan sahabat saya bernama Roy" ucap yoga.
"Maksudnya?" tanya putri.
""Iya ibu bukankah semakin banyak orang yang bekerjasama itu akan memudahkan kita?" ucap yoga.
__ADS_1
"Ok, boleh aku minta nomor telpon atau alamat yang bisa aku datangi?" ucap putri.
Flash Off..
Yoga dan Rania mendatangi tempat dimana Lia dan banyu ditahan oleh anak buah Roy dan putri.
"Ya ampun mbak Lia, kenapa mbak lakukan ini sama aku? Apa salahku mbak?" tanya Rania.
"Ciuhhh.. Kamu tanya apa salahmu padaku? Pertama kamu sudah berani-beraninya mendekati kekasihku banyu, karena kamu kami putus dan dia lebih memilih untuk menikah dengan putri. Kedua ketika kamu risen, hubungan putri dan banyu semakin dekat hingga mereka menikah tanpa menghiraukan anak dalam kandunganku. Ketiga kamu datang disaat hubungan aku dan banyu sudah membaik, dan kamu memberikan kekuatan, keyakinan dan kepercayaan kepada putri untuk bercerai dengan banyu dan memecat aku. Masih kamu tanya apa salahmu?" ucap Lia yang egois.
Isi Pesan Rania : Jangan pernah takut akan menjadi seorang janda, pilihan seorang menjadi janda bukanlah buruk. Namun itu lebih baik. Jika dalam sebuah rumah tangga terjadi perselisihan yang berkepanjangan dan tak ada jalan keluarnya, maka untuk apa dipertahankan? Bukankah itu akan menyakiti satu sama lain, yakinlah dan percayalah janda bukan berarti kita tak bisa menjaga rumah tangganya. Namun dia sudah lelah dengan. hubungan yang semu, hampa dan tak ada cinta. Janda bukanlah wanita yang lemah, sehingga dia bisa dihina, digunjingkan dan dipandang miring. Janda yang mulia adalah tak akan pernah merusak hubungan siapapun, demi hanya ingin mendapatkan apa yang tak pernah ia dapatkan sebelumnya.
Kembali ke cerita ya gues...
"Terserah loe mau ngomong apa, yang pasti gue benci dengan loe Rania" ucap Lia.
__ADS_1
"Kamu..." ucap putri yang sudah sangat geram, saat putri mengangkat tangannya yang hendak memberikan tamparan kepada Lia.
"Sudah putri jangan kamu kotorin tanganmu dengan menampar dia, serahkan kepada yang berwajib" ucap Rania.
"Kamu benar Rania, lebih baik kita bawa mereka ke kantor polisi" ucap putri.
Namun tiba-tiba banyu berlutut dikaji putri untuk memohon.
"Sayang... Aku mohon jangan lakukan itu padaku, kamu tahu sayang. Lia lah yang menggodaku, aku sudah berusaha untuk menolak. Tapi..." ucap banyu.
"Tapi apa? Tapi kamu tergoda juga kan, dan sekarang perempuan ini sedang mengandung anakmu" ucap putri.
Lia dan banyu akhirnya dipenjara, mereka terjerat pasal berlapis. Penggelapan uang, pembunuhan berencana dan pencemaran nama baik. Mereka dikenakan hukuman 30 tahun, kini semua masalah Rania sudah selesai. Mereka bisa menarik nafas lega, mereka juga sudah mendapatkan restu dari mama yoga.
Rencana pernikahan pun disusun ulang dari awal, dan sekarang seluruh sahabat sejati (Roy, putri dan desi) turut membantunya.
__ADS_1