
Sudah hampir setengah tahun atau enam bulan lamanya Rania tak sadarkan diri, yoga pun masih terus mencari siapa yang tega mencelakakan Rania sehingga pernikahan mereka dibatalkan.
Fero semakin mengambil kesempatan disaat Rania tak sadarkan diri, Fero berusaha mendekati yoga. Fero begitu berterima kasih karena telah membuat yoga dan Rania gagal menikah.
"Hai sayang, ini aku bawakan makanan untukmu" ucap Fero.
Yoga terkejut saat dia mengelap tubuh Rania.
"Ada perlu apa kamu kesini?" tanya yoga.
"Tidakak salah sayang, seharusnya aku yang tanya kamu sedang apa disini? Sayang kamu itu berhak bahagia, bila memang Rania sudah tak bisa membuatmu bahagia. Untuk apa kamu bertahan dengannya?" ucap Fero.
"Tutup mulutmu Fero, Rania adalah sumber kebahagiaanku. Jadi tidak akan mungkin aku berhenti atau bahkan meninggalkan dia, apapun keadaanya sekarang" ucap yoga.
"Yoga aku tau kamu sangat merindukan tubuh ini, sayang lakukanlah sekarang aku tak akan melarangnya. Bahkan kamu boleh melakukannya tanpa pengaman sekalipun" ucap Fero.
"Astaghfirullah.. Kau? Kau siapa? Mengapa kamu mendekati calon menantuku?" tanya mama Rania.
"Mama...!" ucap yoga yang terkejut calon mertuanya datang saat dirinya sedang berpelukan karena dipaksa oleh Fero.
"Tante aku adalah mantan kekasihnya yoga, dan Tante tau. Dia meninggalkan aku cuma gara-gara aku tak ingin diajak berhubungan intim dengannya" ucap Fero.
Kedua orangtua rania melotot, sulit mereka ingin memercayainya karena kondisi posisi yang kancing depan kemeja Fero terbuka sedangkan yoga memeluknya.
__ADS_1
"Kalian jika ingin saling memuaskan hawa nafsu lebih baik jangan disini, dirumah sakit. Lagian kamu yoga, kamu tak bisa melihat hah. Disini ada Rania, anak saya calon istri kamu. Tega-teganya kamu melakukan itu didepan dia, apabila jika tiba-tiba dia bangun dari tidurnya?" ucap papa Rania.
"Sekarang lebih baik kalian keluar dari ruangan ini" ucap mama Rania yang sangat marah melihat calon menantunya seperti itu. Sementara diluar yoga memaki-maki Fero.
"Dasar wanita ******! Kau sengaja menjebak aku hah!" ucap yoga dengan sangat marah.
"Tepat sekali sayang, memang aku sengaja. Karena aku tak akan pernah orang lain bisa memilikimu sedangkan aku tak bisa" ucap Fero.
"Dahulu siapa yang melakukan perselingkuhan? Bukankah kau, kenapa kau ingin kembali kepadaku" ucap yoga.
"Iya memang aku yang melakukan itu, aku minta maaf sayang. Namun percayalah aku masih sangat mencintaimu, kembalilah kepadaku" ucap Fero.
Yoga pergi meninggalkan Fero, Fero akhirnya pergi meninggalkan rumah sakit. Diperjalanan Fero sangat-sangat kesal karena rencana telah gagal.
"Aku harus bisa mendapatkan yoga, aku tak ingin anakku lahir tanpa seorang ayah. Aku juga tak ingin meminta pecundang Ridwan untuk bertanggungjawab yang sudah membuang aku, dan kembali hanya untuk melampiaskan nafsu bejatnya kepadaku" ucap Fero.
Seperti biasa yoga sebelum bekerja, dia selalu datang kerumah sakit untuk menjenguk Rania.
"Sayang... Aku rindu kamu, aku rindu senyummu dan aku rindu bermain dengan mereka bersamamu" ucap yoga.
"Sayang bangunlah... Aku mohon..." ucap yoga.
"Kamu sedang buat apa kesini?" tanya papa Rania.
__ADS_1
"Saya kesini ingin menjenguk Rania pa, dia adalah calon istriku" ucap yoga.
"Setelah kejadian kemarin kamu masih menganggap dirimu sebagai calon menantu hah!" ucap papa Rania.
"Keluar dari ruangan ini sekarang!" ucap papa rania.
Yoga hanya bisa menundukkan kepalanya, dia tau ini salah paham namun untuk apa dia jelaskan tanpa bukti ke calon mertuanya.
Seketika mereka menjadi terdiam, ketika Rania bangun dan Sadar.
"Papa... Mas yoga... Kalian kenapa?" tanya Rania.
"Sayang..." jawab keduanya.
"Papa ada apa? Kenapa kalian bertengkar?" tanya Rania.
"Tidak apa-apa sayang, papa hanya beradu argument saja sayang" ucap papa Rania.
'Benarkah, lalu kalian beradu argument tentang apa?" tanya Rania.
"Tentang pernikahan kalian sayang, karena pernikahan kalian terpaksa kami batalkan kemarin. Dan sekarang yoga meminta papa jika kamu sadar, dia ingin segera menikah denganmu meski harus nikah sirih" ucap papa Rania.
"Hikss.. Hiks... Maafkan aku mas, gara-gara aku kecelakaan pernikahan kita batal. Maafkan aku" ucap Rania.
__ADS_1
"Sudahlah sayang, ini adalah musibah sayang. Musibah tidak bisa kita tolak dan kita tidak tahu kapan datang" ucap yoga.