
"Hai bro ada apa?" tanya yoga.
"Ini bro, pelakunya terekam CCTV rumah warga disekitar resto tersebut" ucap Roy.
"Coba deh loe perhatikan, mungkin loe kenal pelakunya?" tanya Roy.
"Coba loe perbesar" ucap yoga.
"Loe tidak salah bro? Mereka pelakunya? Gue tidak kenal dengan mereka" ucap yoga.
"Mungkin om tau siapa mereka?" tanya Roy.
"Om tidam kenal, alangkah baiknya kita tanyakan langsung sama Rania" ucap papa Rania.
"Tapi pa.." ucap yoga.
"Benar bro, mendingan loe tanya langsung saja. Biar dia bisa sekalian hati-hati" ucap Roy.
"Sayang bagaimana keadaanmu? Sudah lebih baik?" tanya yoga.
"Alhamdulillah sayang, sudah mendingan. Mas habis dari mana?" tanya Rania.
"Habis dari kantor Roy" jawab yoga.
"Hah? Tumben ada apa? Ehh.. mas Roy gimana kabarnya sayang?" tanya Rania.
__ADS_1
"Dia baik sayang, sayang aku ada beberapa foto. Kamu mau lihat?" tanya yoga.
"Boleh, foto apa?" ucap Rania.
"Sayang kamu kenal dengan orang itu?" tanya yoga.
"Mas dapat darimana?" tanya Rania.
"Roy yang dapet sayang, aku menyuruh Roy cari tau soal kecelakaanmu sayang" ucap yoga.
"Mas sebetulnya aku sudah tau siapa yang menabrakku" ucap Rania.
"Maksudnya? Kenapa kamu tidak kasih tau aku sayang?" ucap yoga.
"Tidak usah diperpanjang lagi sayang, aku mohon. Ini hanya salah paham, yang cowok itu pak banyu. Kamu ingat kan? Nah yang itu adalah Lia, orang pernah fitnah aku sewaktu aku masih bekerja diperusahaan lama. Lia adalah istri sirih pak banyu, pak banyu terjebak oleh lia. Pak banyu menikahi Lia karena Lia berhasil menjebak pak banyu dan Lia hamil, selang beberapa bulan Desi memberitahu bahwa Lia dan pak banyu dipecat dari perusahaan dan pak banyu cerai dengan putri. Karena kejadian itulah mereka merasa kalau aku yang menghasut putri untuk melakukan ini semua" ucap rania.
"Aku melihat sendiri sayang, saat Lia dan pak banyu memastikan kondisiku" ucap Rania.
"Apa Rania? Jadi mereka yang melakukannya?" tanya Desi
"Des... Desi?" ucap Rania.
"Ran apa benar yang kau ucapkan tadi? Jawab ran!" ucap Desi.
"Iya Desi itu semua benar, Des aku mohon jangan beritahukan putri bahwa mereka yang mencelakakan aku. Aku mohon Des" ucap Rania.
__ADS_1
"Enggak ran, aku mesti kasih tau ibu putri. Maafkan aku ran, kali ini saja aku mohon ijinkan aku melakukan apa yang mesti seorang sahabat lakukan" ucap Desi.
Yoga mengedipkan matanya ke Rania, yang mengijinkan Desi untuk memberitahukan semuanya kepada putri.
Tak menunggu lama, putri langsung kerumah sakit.
"Ran.. Maaf aku baru sempat menjenguknya" ucap putri.
"Tidak apa-apa putri, santai saja" ucap Rania.
"Ran apa benar yang dibilang oleh Desi?" tanya putri.
Rania hanya menganggukan kepala.
"Ran biar aku yang mengurus semua ini, kali ini tak akan aku biarkan mereka berkeliaran diluar sana. Sudah aku ijinkan mereka diluar, malah membuat kamu celaka" ucap putri.
"Halo tuan Samuel, tolong tangkap yang bernama banyu dan Lia. Fotonya aku kirim sekarang" ucap putri.
"Ibu putri yang terhormat terima kasih karena sudah mengambil penting kasus ini" ucap yoga.
"Pak.." ucap putri.
"Panggil pak yoga saja ibu putri, dia adalah calon suami Rania. Namun pernikahan mereka terpaksa dibatalkan karena Rania kecelakaan" ucap Desi.
"Pak yoga sama-sama, karena Rania sangat membantu saya saat saya terpuruk. Dia membangkitkan semangat, kepercayaan diri dan ketegasan saya" ucap putri.
__ADS_1
Putri dan Roy mengerahkan anak buahnya untuk mencari keberadaan Lia dan banyu, memang saat sulit karena setelah mereka mencelakakan Rania. Mereka melarikan diri kedalam hutan, walaupun begitu kehidupan mereka terjamin karena ada anak buah yang selalu membantunya.