KKJ ( KENAPA KALAU JANDA )?

KKJ ( KENAPA KALAU JANDA )?
Investor Baru


__ADS_3

Sudah beberapa bulan terakhir, usaha yoga tidak berkembang bahkan nyaris bangkrut. Namun datang investor baru yang tidak lain adalah teman kecil, dia adalah Rahel. Mereka berpisah karena Rahel harus ikut dengan kedua orangtuanya ke luar negeri.


"Maaf mbak apa pemilik WO ini ada?" tanya Rahel


"Ada ibu, sebentar saya panggilkan" ucap customer servis


"Maaf pak, diluar ada yang ingin bertemu dengan bapak" ucap customer servis.


"Siapa?" tanya yoga.


"Saya kurang tau pak, dia ada diluar" ucap customer servis.


Tidak lama kemudian..


"Yoga..." ucap rahel


"Maaf kamu siapa?" tanya yoga.


"Kamu lupa sama aku, aku rahel teman waktu kamu kecil" ucap Tamara.


"Rahel Ini benar kamu, tambah cantik saja" ucap yoga.


"Jangan bikin aku malu" ucap Rahel.

__ADS_1


"Kamu tau tempat kerja aku dari mana?" tanya yoga.


"Dari mama kamu" ucap Rahel


Flash Back..


Disaat mama yoga sedang belanja keperluan keluarganya, tiba-tiba ada yang menepuk punggungnya.


"Tante?" tanya Rahel.


"Emm.. Kamu Rahel kan?" tanya mama yoga.


"Iya Tante, bagaimana kabar Tante?" tanya Rahel.


"Alhamdulillah baik Rahel, kamu kapan pulang ke Indonesia?" tanya mama yoga.


"Iya Rahel. Dulu papanya yoga ketahuan selingkuh dengan asistennya yang seorang janda, papanya yoga tetap memilih dia dan meninggalkan kami. Namun karena keegoisan Tante, Tante serahkan yoga kepada kakek dan neneknya" ucap mama yoga.


"Sekarang yoga menikahi seorang janda beranak dua, Tante sedih Rahel. Sebenarnya Tante tidak setuju tapi bagaimana lagi, kalau saja kamu ada di Indonesia mungkin Tante lebih setuju dengan kamu Rahel" ucap mama yoga.


"Tante bisa saja" ucap Rahel.


Dari pertemuan itu, mama yoga dan Rahel sering bertemu bahkan mama yoga meminta tolong kepada Rahel untuk menjadi investor di Wedding Organizer milik yoga.

__ADS_1


Rahel menyetujui permintaan mama yoga karena sebenarnya Rahel memang masih sangat menyayangi yoga, apapun Rahel lakukan demi mendapatkan yoga kembali.


Flash off...


"OOO.. Mama?" tanya yoga.


"Iya yoga, rencananya aku ingin menjadi investor dikantor kamu ini" ucap Rahel.


"Rahel sebenarnya aku bukan butuh investor tapi partner bisnis, aku ingin mencari partner bisnis yang mempunyai usaha percetakan atau biro perjalanan" ucap yoga.


"Maksud kamu apa?" tanya Rahel.


"Aku itu melihat kondisi sekarang, aku menyediakan wedding organizer saja. Padahal aku yakin, setiap pasangan pengantin itu akan membutuhkan honeymoon. Jadi kenapa tidak sekalian kita satuin saja, pasti nanti banyak yang minat" ucap yoga.


"Benar-benar, ide cemerlang. Kalau boleh aku kasih saran, bikin selembaran untuk disebarkan" ucap Rahel.


"Boleh juga, oke kita coba nanti" ucap yoga.


Yoga mengingat akan janjinya kepada ketiga anak-anak dan istrinya untuk launch diluar.


"Maaf Rahel, aku tinggal dulu. Kamu bicarakan ini dengan asistenku" ucap yoga.


"Iya kamu tenang saja yoga, aku sudah terbiasa pulang sendiri" ucap Rahel.

__ADS_1


"Sorry... Sorry...Banget, saya tidak bermaksud seperti itu" ucap yoga.


"Sudah jangan dibahas lagi,... ucap Rahel.


__ADS_2