
Aku berada dalam hubungan rahasia tanpa status, tidak ada siapapun yang mengetahuinya. Bukan, bukan hubungan gelap. Hanya sepasang sahabat yang saling menyukai dan tidak terpasang status apa-apa.
Aku dan dia memang tidak berpacaran, bahkan tidak ingin. Namun, kami juga tidak main-main. Anggap saja, kami berdua menjaga komitmen. Kami memang sengaja ingin merahasiakan segalanya tentang hubungan tidak jelas ini. Benar-benar segalanya, mulai dari isi percakapan kami dan sikap satu sama lain di antara kami dalam dunia nyata, segalanya tidak ada yang tahu. Setidaknya, sampai saat itu.
Saat itu, saat di mana teman-teman tahu tentang hubungan kami. Lalu, salah satu dari mereka mengetik sesuatu di grup kelas kami, beserta mengirimkan foto isi percakapan kami. Entah dari mana ia mendapatkannya. Aku yang melihat hal itu, tentu saja terkejut. Begitu juga dia. Dia langsung memarahiku lewat chat pribadi. Aku sudah berusaha menjelaskannya, memberitahunya kalau aku sendiri juga tidak tahu. Namun, dia tidak percaya padaku dan langsung mengakhiri hubungan kita. Bukan dengan mengatakan 'PUTUS', tentu saja tidak. Kenapa? Karena dari awal, kita memang tidak pernah terikat. Dia mengakhirinya dengan caranya sendiri, cara yang menyakitkan untukku.
Setiap aku mengechatnya, dia hanya membaca pesan itu, tidak ada balasan. Setiap aku meneleponnya, tidak pernah diangkat. Tentu saja bukan karena sibuk atau hal lainnya, namun dengan sengaja. Memang sengaja tidak diangkat. Selama sebulan aku berusaha mengontaknya dengan cara apapun, mulai dari mengechat, menelepon, hingga ke rumahnya. Namun, semua sama saja. Tidak ada balasan, tidak ada kata-kata untukku darinya.
Aku tidak tahu apa yang salah. Maksudku, apa salahnya jika orang-orang tahu tentang hubungan ini? Kenapa kau begitu ingin hubungan ini menjadi rahasia? Sampai sekarang, sampai di mana kita sudah lama berpisah, aku masih belum tahu jawabannya. Kurasa, aku juga tidak akan pernah tahu karena aku tidak pernah mengerti dirimu.
*Aku tidak bermaksud apa-apa
Aku tidak tahu penyebabnya
Aku bahkan tidak tahu kita ini apa
Apakah kita masih bersama atau justru sebaliknya?
Aku tidak menuntut kepastianmu
__ADS_1
Aku juga memegang janjiku
Janji untuk tidak memberi tahu
Namun, aku tetap tidak tahu
Tidak tahu siapa dalangnya
Tidak tahu darimana asalnya
Tidak tahu apa motifnya
Sungguh, ini bukan maksudku
Aku hanya menyimpan kenangan itu
Menyimpannya dalam galeriku
Dan yang tahu hanya diriku
__ADS_1
Sungguh, ini bukan salahku
Kenapa kau harus membenciku
Lalu, pergi tanpa membantu
Dan melemparkan semuanya padaku
Mungkin inilah saatnya
Saat di mana aku harus berkata
Berkata dengan uraian air mata
Lalu, mengucapkan 'Sampai jumpa*'
Sebulan aku berusaha mendapatkan balasan darinya dan tidak pernah aku dapatkan. Hingga akhirnya aku tahu, tahu kalau beginilah akhirnya. Akhir antara aku dan dia. Akhir hubungan kami yang tidak pernah jelas. Bahkan setelah berakhir pun, tetap sama tidak jelasnya.
Mungkin inilah saatnya, saatnya aku harus pergi dengan kata 'Sampai jumpa' yang tidak pernah terbalaskan. Aku meminta maaf padamu karena tidak pernah bisa mengerti dirimu sepenuhnya. Tidak pernah paham alasan-alasan yang hadir dalam setiap peristiwa. Terima kasih juga sudah pernah menjadi orang yang spesial untukku, walau kamu bukan siapa-siapa. Aku harap, kamu bahagia di tempatmu sekarang. Bahagia dengan semua pilihan yang kau ambil. Semoga tidak ada penyesalan yang datang atas pilihan itu.
__ADS_1
Sampai Jumpa~