
Tanpa basa-basi lagi, Terada langsung bergerak maju dan menebas Morgania hingga tangan kirinya terpotong.
"Shiiiiii !" Morgania reflek melompat ke belakang untuk menjauh dari Terada.
Hal aneh terjadi, terlihat ketika Morgania memperhatikan lengannya yang terpotong. Dia kebingungan mengapa tubuhnya yang bisa langsung beregenerasi kini malah tidak bisa menyembuhkan lengannya.
Masih dalam keadaan bingung, Terada dengan cepat menebas kembali pedangnya ke arah makhluk itu dan kini kaki kirinya terpotong dan lava mulai mengalir keluar dari tubuhnya seperti darah yang muncrat dari luka yang parah.
"Shiiiii !!" monster itu berteriak kesakitan karena merasa ada yang aneh dengan tubuhnya.
Terada terlihat kecewa karena senjata yang di sebut sebagai pedang dewa angin tidak menimbulkan kerusakan yang besar dari ayunannya.
"Apa cuma segini saja kemampuan senjata andalan dari leluhurku ?!" Terada menatap pedang itu dengan perasaan yang tidak puas. "Yah... mau bagaimana lagi, toh aku juga memilki serangan skala besar lainnya" Ucap Terada yang pasrah.
Terada kembali mengayunkan senjatanya terus menerus tanpa henti selama beberapa saat dan di saat itulah dia merasakan sesuatu yang aneh dari pedangnya. Terada kebingungan dengan ke anehan pada diri Margonia.
Walaupun serangan Terada terbilang tidak cepat dalam mengayunkan pedangnya, entah mengapa monster yang Terada ketahui memilki kecepatan di luar nalar tidak mampu membalas ataupun menghindari serangannya. Bahkan luka sayatan dan tebasan di tubuh Margonia tidak bisa beregenerasi seperti sebelumnya. Terada mengingat bahwa tubuh Margonia beberapa kali hancur oleh serangan sihirnya, namun monster itu dengan sangt cepat kembali pulih.
__ADS_1
Hal itu yang semakin memicu pertanyaan di kepala Terada. Mengapa hal itu bisa terjadi.
"Apa yang sebenarnya sedang terjadi ?!" Terada kebingungan.
Tanpa Terada ketahui bahwa pedang yang sedang dirinya pegang adalah salah satu dari 5 pedang pembasmi iblis yang sudah menjadi legenda. Pedang tersebut adalah sebuah kekuatan suci dari peninggalan zaman kuno. Pedang yang yang di katakan berasal dari kekuatan paling murni di setiap elemen dunia seperti angin, api, air, cahaya dan kegelapan.
Senjata para leluhur yang di gunakan dalam berperang pada zaman kuno. Semua kejadian dan rahasia-rahasia besar itu hanya ada dan tertulis lengkap di buku pengetahuan dunia milik Rui yang di berikan oleh seorang pahlawan wanita di dalam mimpinya. Namun hingga saat ini Rui belum bisa membuka segel dari buku tersebut.
Di ceritakan bahwa pada zaman dahulu kala, para leluhur setiap ras saling berperang untuk memperebutkan kekuasaan atas benua yang kini sudah di bagi menjadi 5 Benua utama.
Behemoth yang menjadi penguasa saat itu bertindak kejam dan sangat mendiskriminasi ras lain hingga membuat para Ras yang merasa tertindas sangat lama geram. Mereka akhirnya menjalin aliansi untuk memerangi ras iblis.
Peperangan terjadi selama 100 tahun hingga Behemoth dan ke 5 Jendralnya berhasil di musnahkan. Sisa-sisa dari ras iblis tidak di musnahkan namun ras mereka di buang ke sebuah tempat terpencil di sudut benua. Tempat itu adalah tempat yang sangat memilukan dan mereka merasakan penderitaan setiap harinya. Tanah kering dan tandus, air yang kotor dan binatang-binatang berbahaya hidup di sana. Setiap harinya para iblis hidup dalam penderitaan di benua tersebut.
Sedangkan para ras yang sebelumnya beraliansi, kini saling berperang kembali untuk menentukan siapa penguasa baru di benua tersebut. Peperangan berlanjut selama ratusan tahun hingga ras naga memenangkan pertarungan tersebut. Lalu untuk mencegah pemberontakan dari para ras, klan naga menggunakan Batu sihir kuno milik raja iblis Behemoth untuk menyerap kekuatan dan sihir dari setiap ras. Setiap ras hanya di sisakan 20% dari kekuatan aslinya dan sisanya di serap oleh batu sihir milik Behemoth.
Karena menyerap kekuatan yang terlalu banyak, batu itu terbelah menjadi 3 bagian. Lalu bagian-bagian itulah asal muasal dari ke 3 senjata pahlawan yang kini Rui miliki. Pedang cahaya Rignit dari kekuatan para Titan. Panah petir Cronicel yang m
__ADS_1
Ras peri yang kini berubah menjadi ras elf, suku serigala raksasa Fenrir menjadi warbeast, Para titan yang kini menjadi dwarf dan ras naga yang tetap dengan kekuatan aslinya. Hal itulah yang membuat Ras naga menjadi penguasa dan makhluk terkuat di benua ini.
Lalu penguasa benua tersebut yaitu Yamata no orochi, naga dengan 8 kepala memilki 6 anak. Yaitu anak kembar Raiton dan Kurayami (Leluhur naga cahaya dan kegelapan). Hikari ( leluhur naga api), Mizukari ( leluhur naga air ), Kazeha (Leluhur naga badai) dan Yukitari ( Leluhur naga es ).
Kekuasaan di benua itu di berikan kepada ke 6 anak-anaknya oleh Raja naga Yamata no Orochi. Setelah kematian ayah mereka, pertikaian kembali terjadi antara anak-anak raja naga yang memperebutkan wilayah-wilayah yang di anggap paling menguntungkan dan subur.
Melihat pertikaian terjadi dan untuk menghindari peperangan antara saudara terjadi, naga terkuat saat itu yaitu naga cahaya dan kegelapan membuat perjanjian baru. Isi dari perjanjian itu adalah, mereka semua hanya akan menjadi pengamat dan penjaga benua tersebut dari kehancuran. Mereka tidak boleh ikut campur atas pertikaian antar ras pemuja mereka, untuk menghindari peperangan yang bisa membuat ras lain musnah.
Namun seiring berjalannya waktu, ras baru mulai bermunculan di benua tersebut seperti Orc, Goblin, manusia dan berbagai ras lain. Para naga penguasa saat itu akhirnya memutuskan untuk memilih tempat yang paling mereka inginkan untuk menjadi tempat tinggal mereka sebagai makhluk penjaga alam.
Namun ancaman dari para ras iblis kini terulang kembali. Pada saat peperangan dengan iblis sebelumnya, reingkarnasi dari behemoth terlahir kembali dan menebarkan ancaman kepada seluruh benua. Namun karena perjanjian para leluhurnya para naga tidak ikut campur dalam mencegah invasi raja iblis, karena mereka menganggap ras iblis juga sama seperti ras manusia dan elf yang tinggal di benua itu.
Namun ada dua naga bodoh yang berniat ikut campur untuk membantu ras iblis dalam membantai para manusia. Mereka adalah Naga Es dan dan Naga api.
Alasannya mereka melakukannya adalah karena pada saat pertempuran pahlawan sebelumnya, Naga es pernah melihat kekuatan dari pedang pahlawan Rignit yang membuatnya merinding ketakutan. Hal itu membuatnya mengambil tindakan karena mereka berfikir jika mereka tidak melakukan sesuatu, maka di pastikan manusia akan menjadi penguasa baru dan menyingkirkan naga sebagai penguasa benua. Hal itulah yang mendorong kedua naga tersebut bersekutu dengan iblis untuk membasmi manusia sebelum pahlawan baru penerus pedang Rignit terlahir.
...Bersambung...!!!...
__ADS_1