Lahirnya Pahlawan Sejati

Lahirnya Pahlawan Sejati
Episode 33 Penguasa sebenarnya


__ADS_3

Setelah 2 hari menjelang kejadian menggemparkan itu, aku di panggil ke Ruangan Kepala Akademi untuk berbincang sesuai permintaan Wizard Knight.


Namun ketika aku masuk, aku kaget melihat Kaisar dan Perdana Mentri hadir di tempat itu.


" Salam hormatku, yang Mulia Kaisar " ucapku dengan menundukkan kepalaku kepadanya.


" Ahh, iya, kalau begitu duduklah dan kita selesaikan perbincangan ini " perintahnya padaku.


Aku duduk di depan Kaisar yang di dampingi oleh Perdana Mentri dan Wizard Knight yang berdiri di belakang Raja.


" Sebelum itu, aku ingin bertanya, bagaimana caramu menaklukan Raja Naga Gunung Es hingga dia menjadi Makluk Panggilanmu " tanya Kaisar penasaran.


" Kami hanya bertempur ketika dia dan bawahannya menyerang Wilayah Viscount Consta beberapa hari lalu yang Mulia " jawabku singkat.


" Menyerang Wilayah Viscount Consta ? " Tanya Kaisar bingung.


" Bukankah, Naga termasuk Makluk Penjaga Alam, sangat aneh mendengarnya menyerang ke Wilayah Manusia seperti ucapanmu " tanya Kaisar lagi.


" Yahh, dari yang saya dengar, dia menyerang untuk mempersembahkan kehancuran kepada Raja Iblis Morga yang katanya akan segera bangkit "


Mendengar hal itu, mereka semua kaget dan keringat dingin tak terkecuali Sang Kaisar.


" Apa maksudnya itu, Raja Iblis akan bangkit kembali ? " Ucapnya tidak percaya.


" Yang aku dengar dari Frost Dragon, Segel para Pahlawan yang dibuat untuk mengekangnya sudah mulai menunjukkan kerusakan dan prediksinya akan hancur dalam 4 tahun mendatang " jawabku kepada Kaisar.


" Apa? 4 tahun, ini benar - benar situasi darurat, bahkan walaupun kita memilki Frost Dragon sekalipun di pihak kita , itu masih belum cukup, karna jika Raja Iblis kembali, dia pasti akan menghidupkan kembali 4 Jendral Utamanya yang setara atau bahkan bisa lebih kuat dari Frost Dragon itusendiri " Ucap kaisar Cemas.


" Bahkan dulu, saat ke 3 Kerajaan antar Ras bersatu, kita masih kwalahan bertahan melawan invasi mereka, hingga para Pahlawan terpilih muncul, dan sekrang kita bermusuhan dengan ke 2 Kerajaan Ras Elf dan Beastman" ucap kaisar yang semakin kebingungan.


Namun Perdana Mentri tiba - tiba mengajukan sarannya.


" Karna ini situasi darurat, bagimana jika kita menaklukan ke 2 Ras agar kita bisa bersatu melawan Invasi ini " saran Perdana Mentri kepada Sang Raja.


" Tidak, menaklukan mereka sekaligus akan cukup sulit dan akan semakin mengurangi Pasukan, itu kurang tepat sebagai saran " jawaban Raja menolak usulan dari Perdana Mentri.


" Tidak yang Mulia, bukankah kita memilki Frost Dragon di pihak kita " ucap Perdana Mentri sambil melihat ke arahku.


" Ohh, kalau begitu Rui, aku Kaisar akan memeri..."


Sebelum sang Kaisar menyelesaikan ucapannya aku memotong ucapannya.


Sebab setelah Mendengar saran itu, aku sangat Emosi dan menolak saran bodoh tersebut.


" Tidak yang Mulia, saya menolak Perintah tersebut " ucapku tegas.

__ADS_1


Seketika, sang Raja terkejut dan Perdana Mentri memasang wajah arogannya dan marah padaku.


"Dasar Lancang"


"Beraninya kau memotong dan menolak perintah Kaisar, Pengawal, Ringkus si ku.... "


Sebelum menyelesaikan omongannya, aku melempar Belati Sihirku dan mengenai tenggorokan Perdana Mentri itu dan membuatnya sekarat bercucuran darah.


Para pengawal kaisar langsung membuat posisi bertahan dan bersiap melindungi kaisar dari seranganku.


Lalu aku menyembuhkan si perdana mentri dengan Purifycationku.


Melihat itu, sang Kaisar terkejut dan menatap ke arahku.


" Rui, apakah kau bisa menggunakan Energi Suci seperti sang Saint dan murid - muridnya " tanya Kaisar penasaran.


" Tidak, ini bukan Energi Suci, ini hanyalah kemapuan Manaku " jawabku singkat.


Lalu setelah Perdana Mentri berdiri dia ketakutan dan bersembunyi ke Belakang Wizard Knight.


" Kau terlalu berisik dengan ide bodohmu Idiot, apakah kau ingin aku habisi disini " ancamku ke padanya.


Namun Kaisar menghentikanku.


" Lalu sekrang apa " tanyaku ke Kaisar tanpa menunjukkan rasa hormat sama sekali.


" Kenapa kau tidak mau menaklukan ras Elf dan Beastman demi melawan Invasi Raja Iblis ini " Tanya Kaisar tanpa peduli dengan sikap kurang ajarku.


" Aku tidak setuju dengan kata Penaklukan seperti ucapan si bodoh itu, karna aku akan menyatukan semua Ras " ucapku kepada Kaisar.


" Itu omong kosong Rui, Elf dan Beastman sangat membenci Manusia, jadi mereka tidak akan pernah mau bersatu dalam damai dengan Manusia " ucap Kaisar.


" Itu, karna Manusia terus melakukan hal bodoh dan hanya karna Ras Manusia lebih banyak dan merasa lebih unggul, kalian memperbudak Ras lain dan menghancurkan tali persahabatan dengan Ras lain "


" Manusia yang dibutakan Kekuasan , terus menginvasi Wilayah Ras lain yang sudah disepakati sebagai Wilayah Ras masing - masing"


" Bahkan kau Kaisar yang sekarang, masih tidak memahami hal itu dan membiarkan Perbudakan meraja lela di Kekaisaran ini "


Mendengarku mengatakan itu, Profesor Rufus mencoba menghentikanku bicara lebih jauh.


" Cukup Rui, ketahuilah batasmu " Teriak Profesor mengeluarkan Sihirnya di ikuti Wizard Knight bersiap menyerangku.


" Diam kau Profesor, di mataku kalian semua tidak ada bedanya, jika kalian berfikir bisa mengalahkanku, maka cobalah " gertakku kepada mereka semua.


Mereka berkeringat dan ragu bertindak lebih jauh.

__ADS_1


" Sepertinya kalian belum paham dengan siapa kalian bicara sekarang " ucapku meremehkan mereka.


" Datanglah, Rignit " ucapku.


Lalu muncul sebuah pedang dengan di hiasi garis cahaya di tanganku.


Melihat hal itu, sang Kaisar terdiam sejenak, lalu di luar ekspetasiku Sang Kaisar menangis dan berlutut di depanku. Namun mereka semua tidak menghiraukan apa yang dilakukan Kaisar, karna masih takjub dengan Pedang di tanganku.


" Ohh, sang Pahlawan"


" Mohon Maafkan atas ketidak sopananku, Wahai Sang Pahlawan Terpilih " Hormat Kaisar kepadaku.


" Hooh, sepertinya kau mengetahui apa arti pemilik Pedang ini " ucapku dengan ekspresi dingin.


Lalu mereka semua kembali sadar dari rasa takjubnya dan berlutut kepadaku, tidak terkecuali si Perdana Mentri yang malah bersujud Ketakutan.


" Tentu saja Wahai Pahlawan, tidak ada yang tidak mengetahui Legenda dan Sejarah Pedang yang engkau pegang"


" Pedang itu adalah Pedang Legenda bernama Rignit, Pedang yang hanya bisa di pegang oleh orang yang di akui sebagai Pahlawan oleh Pedang itu sendiri, Pusaka yang dimilki oleh pemimpin Pahlawan yang juga adalah Kaisar pendiri Kekaisaran ini " jawab Kaisar dengan penuh hormat.


" Namun bolehkan saya diizinkan bertanya satu hal pada anda " ucap Kaisar.


" Katakanlah"


" Apa rencana anda kedepannya untuk menyatukan kedua Ras Wahai Pahlawan, walaupun anda adalah Pahlawan terpilih, tetap saja anda seorang Manusia yang di benci Ras lain, bahkan dengan munculnya Pahlawan dalam Ras kita, itu mungkin akan menambah kebencian dan Rasa iri mereka " Tanya Kaisar dengan penuh hormat tanpa peduli statusnya sendiri.


"Untuk masalah itu, kau tidak perlu hawatir" Jawabku ke Kaisar.


"Datanglah, Cronicel, Rouma"


Lalu muncul Busur Megah yang di Aliri petir dan Tombak dengan 7 Mata Tombak yang Anggun dan mengeluarkan Aura Hitam.


Seketika mereka semua bersujud dan bersumpah akan Setia menerima segala Perintahku.


" Kalau begitu, perintah pertamaku, Untuk saat ini rahasiakan tantang kabar kemunculan Raja Iblis dan tentang aku sebagai Pahlawan, karna bisa menimbulkan kekacaun dan membatasi gerakku "


" Untuk saat ini kalian fokus dengan kemunculan Iblis yang menimbulkan kekacauan , aku akan pergi menemui pemimpin para Elf dan Beastman untuk memberitahukan tujuanku " perintahku kepada mereka semua.


" Dan untuk kau Kaisar, Bebaskan semua Budak di Kekaisaran ini, lalu serahkan mereka semua ke kediamanku, aku sendiri yang akan mengantar mereka ke kampung halaman mereka "


" Sesuai perintah anda " Jawab Kaisar tanpa Ragu sedikitpun.


Lalu aku menemui Ririna dan Karin untuk memberitahukan rencanaku tentang aku yang akan menuju Elf dan Beastman dan mereka yang akan belajar sihir ke Frost Dragon.


...chapter end...

__ADS_1


__ADS_2