
Tak terasa waktu cepat berlalu, kini Lasira dan teman-temannya sudah berada di pertengahan semester di kelas 3 ini. Sebentar lagi mereka menghadapi UAN. Perjalanan cinta Jangga dan Lasira masih sama, mereka masih melakukan pacaran backstreet di depan guru dan orang tua Lasira. Dan tentu saja dengan dibantu teman-temannya,terutama Radinka yang bisa di katakan 24 jam menerima panggilan tanpa syarat dan protes.
Bisa dikatakan pacaran mereka berdoa membosankan. Karna jarang sekali menghabiskan waktu berdua seperti sepasang kekasih pada umumnya. Namun menginjak 2 tahun hubungan mereka, mereka berdua masih bertahan menjalani. Tapi entah kenapa, justru karena tidak terlalu sering bisa mengekspresikan perasaan masing-masing, rasa cinta mereka berdua malah semakin membesar dan menguat. Awalnya mereka berdua menganggap jika perasaan mereka masih cinta monyet, ternyata makin dijalani,monyetnya menghilang entah kemana.
Minggu siang ini, mereka berkumpul dirumah shabiya. Formasi komplit. Jika memang keluar siang hari, mami tidak pernah melarangnya. Jadi Lasira bisa pergi tanpa perlu drama dengan tokoh utama Radinka.
" hey..besok mau lanjutin kemana nih? " tanya zemma membuka percakapan.
Mereka berkumpul dirumah shabiya hanya untuk santai-santai sambil memakan bangkai saudaranya.
baca: ghibah!!.
" kuliah pastinya laahh..." sahut shabiya dan orin serempak.
" ya kali ada yang mau kawin.." sergah zemma
" lo mungkin rin? kali aja ada rencana mau hamil duluan " seloroh zemma sambil tertawa terbahak-bahak. Nyablak aja emang mulut bocah satu ini.
Walau yang di ucapkannya kadang ada benarnya, karna dari mereka berlima,gaya pacaran orin termasuk kategori paling berani.
" haiishh..rese' lo...pake pengaman lah..gak sampe hamil " tukasnya santai.
Jawaban Orin mengundang gelak tawa mereka semua.
" lo jadi masuk akpol koh?" tanya Lasira
" jadi lah..udah cita cita dari sebelum lair itu mah!" jawab radinka
" emang lo masuk? mata lo sipit gitu.."
__ADS_1
" emang apa hubungannya..kan gw tetep WNI"
." ya kalo sipit,entar ada musuh dateng,lo kagak liat lagi " ucapan Lasira d sertai teriakan teman temannya sambil tertawa terbahak-bahak
" ah ..sial lo penk.."
" kalo kamu mau lanjut kemana yank?" kali ini Jangga bertanya
" hmm..pengen ambil psikologi aja kayaknya deh.."
" iya bener tuh..lo harus ambil psikologi, biar lo bisa obatin diri sendiri pas lagi depresi " ejek Radinka.
Lasira mendengus kesal sambil mencubit lengan Radinka, sebal.
" eh nonton di dalem yuk..gw bw dvd film nih.." ajak orin, seperti memahami situasi jika aura Jangga menginginkan berduaan dengan Lasira di ruang tamu
" enggak..ini film item..udah gak blue lagi "
Lalu mereka semua meninggalkan ruang tamu, hingga tersisa Lasira dan Jangga berdua.
" kamu mau lanjut kemana yank? jadi ambil pelayaran?" tanya Lasira
" iya..kamu tau sendiri..aku cuka banget mempelajari kapal..bisa mengendarai dan menahkodai sebuah kapal pesiar merupakan cita-citaku..." jawabnya sambil menerawang jauh.
" kalo gitu kita putus aja gimana?"
" eh..putus gimana maksudnya?"
" hufhh..gimana ya, aku pikir kalo kita sudah lulus SMA dan masih menjalin hubungan ini, kedepannya bakal lebih berat deh.."
__ADS_1
" maksud kamu,kalo aku berlayar nanti bakal gak setia sama kamu gitu?"
" enggak..enggakk gitu..kalo itu aku percaya sama kamu yank..aku yang gk percaya sama diri aku sendiri.."
" maksudnya? kamu gak bs LDR? kamu pengen selingkuh?"
" hadeh..enggak juga..maksudku, kalo kita udah lebih dewasa dari sekarang, kita makin serius menjalani hubungan ini,yang ada nanti makin berat..makin sulit untuk melepaskan.."
"ahh...masih tentang perbedaan kita ya.." keluh Jangga sendu.
Lasira mengangguk perlahan. Jangga meraih tangannya
" Tapi aku cinta banget samaa kamu yank..banget..dan aku yakin ini gak akan dengan mudahnya menghilang..you are my first love "
Lasira mencoba menahan air mata yang sejak tadi meminta ijin untuk keluar.
"sama..kamu juga yang pertama buat aku yank..tapi secinta-cintanya aku ke kamu, aku lebih cinta Tuhanku...im so sorry.."
Daannn air mata pun berhasil ngeyel keluar membasahi pipinya
Jangga menghapus air mata itu dan menggenggam tangan gadisnya
"i know it.."
"ahhh..tuhh kan jadi nangiiss..udah ahh..jangan sedih sedih...kita jarang berduaan lhoo..kok malah sediihh " ucap Lasira sambil menghapus air mata dan mencoba tersenyum.
"kita fokus sampai UAN aja ya..sebentar lagi kita lulus SMA .."
Jangga mengangguk tanda setuju
__ADS_1