
Malam hari di Wisma Lembayung, ketiga gadis bercengkerama di dalam sebuah kamar. Tak lain dan tak bukan mereka adalah Kimi,Kiara dan Lasira. Ketiga gadis bertemu pastinya berisi ghibahan unfaedah.
"trus..trus...abis lo pegang-pegang, gimana reaksi si vinsa?" tanya kiara antusias. Rupanya Lasira sedang menceritakan pengalaman memalukannya kemarin.
" ternyata lo nafsu juga ya las.." goda kimi sambil tertawa terbahak-bahak.
"yeeee..enak aja..gw ga nafsu kalii..gw yu cuman refleks..yakiinnn.." Lasira membela diri
" heleehh..apa bedanya "
" heh..pertanyaan gw jawab dulu " Kiara mengingatkan
" ya dia awalnya mukanya bingung gitu, baru abis itu senyum-senyum ngeliat gw yang salah tingkah..eh udah gitu, kan gw ceritanya mw nguncir rambut gw nih,karena gerah..eh sempet-sempetnya dia nahan...katanya gk usah di kuncir,bagus di gerai aja " Cerita Lasira penuh semangat.
" jadi bener donk, kata cewek-cewek kemarin kalo dia suka banget sama cewek berambut panjang?" tanya kiara
" kalo gitu pasti dia demen sama kuntilanak, sundel bolong..." kelakar kimi disambut tawa mereka bertiga.
Tiba-tiba drrrtt..drrtt..ada sms masuk.
Mereka menoleh mencari sumber suara,ternyata dari hp Lasira.
"ehh...dia sms gw nih.." teriaknya antusias kemudian membaca nya
"besok aku tunggu di kantin jam 8 pagi" Lasira membaca isi pesannya dengan keras agar kedua sahabatnya mendengarkan.
" ahh elah..gak nanya dlu gw ada kelas apa enggak..main tentuin waktu aja..hadeehh.." keluhnya
"lha emang besok lo ada kelas pagi?"
" enggak sih..besok gw kuliah siang..jam satu..cuman satu itu aja.."
"nah loh..yaudah sih,kan free.."
" yeeee..kan kalo pagi enakan tidur kim.."
" tiduurr muluu lo..udah yuk, kita tidur aja sekarng.. biar tau-tau pagi, kan lo uda gak sabar mau ketemu sama mas dita..," goda kimi sambil tertawa
" vinsa anindita...tapi beneran cute namanya ya..bikin gw pengen ngakak aja.." ucap Lasira disambut tawa kedua temannya.
***
Pagi ini, Lasira sudah selesai mandi. Jika saja ini jam kuliah pagi,pasti dia belum bangun. Namun entah kenapa, selepas subuh tadi dia tidak bisa memejamkan matinya. Alhasil pukul 07.30 WIB dia sudah selesai mandi.
Hari ini dia memakai celana jeans semata kaki, kaos polos hitam, cardigan hitam dengan lengan panjang menutupi jari jemarinya,dia menyisir rambut indahnya
"gerai..cepol..gerai..cepol.." gumamnya galau. Namun tak lama cepol korean natural look sudah ia selesaikan. Anak rambut di disekitar leher menjuntai membuatnya tampak semakin manis. Simple begitulah style nya.
Diraihnya jam tangan baby G miliknya,kemudian dia keluar kamar. Duduk dilantai sambil memakai sepatu warior hitamnya. Selesai dengan persiapannya, dia mengambil tas selempangnya. Kiara keluar kamar tepat ketika Lasira hendak melangkahkan kakinya turun kelantai bawah.
" weh..mau ketemu sama vinsa kok rambutnya gak di gerai?"
" ihh..ogaahh..emang ngapain gw harus gerai rambut di depan dia coba?? pacar juga bukan..ntar dikirain gw lagi mencari perhatian lagi.."
" yaaa gapapa kali Las, sapa tau abis ini jadi pacarnya.." goda Kiara. Lasira hanya melotot kesal.
Sampai dibawah, dia menstater motor sportnya, mengambil kain lalu mengelap badan motornya yang berdebu . Tampak mbak tika keluar dari kamar.
" mau ngampus dek?"
Lasira menoleh
" ah iya mbak..cuman mau ngerjain tugas di kantin sih.."
"oh...eh btw lo lagi pedekate sama si vinsa?" to the point dia bertanya.
__ADS_1
Nah kan bener...pasti dikira lagi pdkt.
" kok bisa? enggak lah..." jawabnya santai
" kemarin jalan barengan gitu?"
" oh..kemarin mau ke perpus, kita satu kelompok..ni sekarang juga mau ketemu ngerjain tugas di kantin "
" oh gitu..kirain lo bakal pdkt.."
" kalo iya emang kenapa mbak?" iseng dia bertanya.
" ya terserah elo sih..cuman gw mau kasih tau aja, dia tu susah di deketin..jadi klo lo sampe bisa jadi pacar dia,lo hebaatt.." ucapnya
Lasira merasa geli mendengar perkataan mbak kosnya tersebut.
" trus kalo gw berhasil jadi pacarnya,lo bakal kasih gw apa mbak?" godanya
" hmmm..gw kasih lo jempol sepuluh deh kalo lo bisa jadian ama dia"
" hahahaah..jempol sepuluh tu punya siapa aja mbaak..,"
" ya gw pinjemin tetangga deh.."
Lasira hanya tertawa sambil geleng-geleng kepala.
" ah udah ah..gw jalan dulu ya mbak..assalamualaikum.."
"waalaikumsalam ..."
Lasira menaiki motor sportnya kemudian menarik gas dan melajukan kendaraannya menuju ke arah kampus.
***
Lasira sampai di kantin kampus tepat pukul 08.00 WIB. Ontime!! dengan bangga dia masuk ke kantin yang masih sepi.
" sori mas..gw lama ya.." ucapnya sembari menarik kursi dan mendudukinya.
Vinsa menatap arlojinya kemudian berkata
" enggak..nih jam delapan..sori ya ..pagi -pagi, soalnya aku ada kelas jam setengah sepuluh sampai sore nanti.."
Lasira hanya mengangguk. Kali ini dia berusaha menahan matanya untuk tidak terlalu fokus menatap vinsa. Jangan sampai kejadian kemarin terulang kembali. Itu logikanya tapi entah kenapa sedari tadi dia melirik vinsa, lelaki itu memakai kemeja polos lengan pendek berwarna navy, sehingga memperlihatkan bulu-bulu halus di tangannya. halah...bulu lagi!!!
Dan jangan lupakan, bau mantan masih terpancar dari tubuh athletis laki-laki ini.
Lasira menggeleng-gelengkan kepalanya,berusaha fokus menulis beberapa teori yang sudah ia temukan. Ia menundukkan kepala mencatat dan membaca tugasnya. Tidak dia sadari bahwa sedari tadi vinsa memandangi wajahnya. Namun lelaki itu memang pintar menyembunyikan ekspresi wajahnya. Wajahnya yang datar membuatnya tak terlihat sedang mencuri-curi pandang wajah gadis cantik di depannya. Ketika Lasira mengangkat wajahnya, Vinsa buru-buru mengalihkan pandangan
" eh mas..lo udah sarapan belom? "
Vinsa mengangguk sambil menunjuk ke arah secangkir kopi
" lo sarapannya kopi?" pertanyaannya dijawab anggukan.
"buseett..apa kenyang..gw pesen makan dlu ya.." ucapnya seraya berdiri meninggalkan meja.
Suasana kantin masih sepi, hanya terdengar suara TV yang di nyalakan oleh mami kantin. Ketika Lasira mendudukkan tubuhnya, terdengar suara iklan shampo sun***k di televisi, dia melihat vinsa yang sedang menunduk mengerjakan tugas tiba-tiba mengangkat wajahnya dan memandangi tv dan tersenyum tipis.
eeebusseettt..sebegitu sukanya dia sama rambut panjang?? sampai ngeliat iklan shampo aja girang beneerrr batin Lasira,heran bercampur takjub.
Iklan selesai, vinsa kembali berwajah datar dan mengerjakan tugasnya.Membuat Lasira kembali terbengong-bengong mengamati perubahan air mukanya.
" kamu sudah selesai? kalo sudah, bawa sini..nanti aku yang ketik..besok kita presentasi barengan.."
" ah iya mas..aku udah selesai kok.." ujarnya sembari menyerahkan buku catatannya.
__ADS_1
" kita bagi tugas,kamu yang presentasi,nanti aku yang bagian tanya jawab..biar kamu gak kesusahan"
" oke deh.."
eh bentar bentar..kayaknya itu tadi sedikit meremehkan deh ya,biar gw gak kesusahan? maksudnya gw bakal gak bisa gitu jawab pertanyaan?ah ..ya bener juga sih..ah..tapi nyebeli ya..ah sudahlah.batinnya.
" yaudah, aku masuk kelas dulu ya..kamu masih mau disini?" ucapan vinsa membuyarkan lamunan Lasira.
" iya mas..sarapan aku belum datang.."
Vinsa mengangguk lalu beranjak dari kursinya,menepuk pundak Lasira pelan,artinya berpamitan. Lasira mengangguk sambil tersenyum.
Tak lama nasi goreng pesanannya datang, tepat ketika lelaki itu keluar dari kantin, muncul segerombolan cewek-cewek yang berteriak-teriak heboh, masuk ke kantin lalu duduk di meja paling ujung. Sebenarnya sih agak jauh posisinya dari tempat duduknya, namun karena kantin masih sepi, Lasira bisa mendengar dengan jelas apa yang mereka obrolkan.
" eh ya ampun..lo liat gak barusan pas kita papasan? jutek jutek ganteng gimana gitu ya..." ucap gadis berbaju merah memulai pembicaraan.
hadeh...obrolan cewek kenapa selalu seputar itu sih.gumam Lasira
" justru juteknya itu yang bikin penasaran tauuukk.." imbuh gadis lainnya.
" tapi kalo gw paling gak tahan ama bulu-bulu halus ditangannya...bikiiinnn..aaaaaaa...gimanaaa gituuu..." gadis berbaju pink berteriak sambil mengibas-ibaskan tangannya,heboh.
mendengar itu, Lasira tiba-tiba tersedak nasi goreng yang di makannya. Buru-buru dia mengambil air minum dan menenggaknya.
Cewek-cewek itu menoleh ke arahnya sejenak, melihat orang tersedak itu mungkin kategori menarik. Kemudian mereka melanjutkan lagi
" kemarin gw duduk sebelah dia soalnya..makanya gw liatin..duuh..kira-kira dadanya ada bulunya juga gak ya..."
ucapannya mendapat sorak sorai dari teman-temannya . Lasira hanya menggelengkan kepala, ahh..ternyata dia masih normal. Bukan cuma dia yang sedikit tertarik sama bulu-bulu ternyata. hahaha.
Selesai menghabiskan sarapannya, dia pun beranjak dari tempat duduk dan berjalan keluar. Semua teman-temannya ada di dalam kelas, dia melirik jam tangannya,masih pukul 11.00 wib, masih ada waktu dua jam sampai jam kuliahnya. Mau pulang ke kos,nanggung.Mau di kampus juga sendirian.
Dia pun melangkahkan kaki menuju parkiran. Di sisi parkiran terdapat pagar pendek untuk membatasi antara taman dengan area parkir. Lasira jongkok di pagar itu sambil memperhatikan motor sportnya yang terparkir manis disana. Tiba-tiba ada yang menepuk pundaknya hingga lasira nyaris jatuh terjerembab jika sang penepuk itu tidak memegang tangannya. Dia menoleh penuh emosi
" ahhh ..anjiiirr lo!! kaget gw!!! " omelnya ke arah Mayon, si cowok tengil. Yang di omelin tertawa ngakak sambil merangkul Lasira dan menyuruhnya duduk manis di pagar.
" kalo dipager tuh duduk,jangan jongkok...lo dari belakang kek orang lagi boker tau gak sih.." ucapnya.
" ishhh..bodo amat! itu posisi pewe tau.."
" cewek las..cewek..manisan dikit napa.."
" biar apa manis...gw udah manis dari sononya.."
"ya biar dapet pacar laahh...eh btw ngapain disini? lo gak ada kelas?" tanyanya
" entar kan jam satu..sekarang lagi bingung nih mau ngapain.."
" yaudah,ikut gw aja yuk.."
" kemana?"
" udah ikuttt ajaa..daripada lo sendirian disini...eh tapi pake motor lo ya? bensin gw tinggal dikit " ucapnya sambil meringis
" ah ini mah akal akalan lo aja..bilang aja biar irit bensin..." ngomel namun melemparkan kunci motor ke arahnya
" kan kita preenn..." jawabnya sambil meraih kunci lalu memasukkannya ke lubang kunci motor Lasira.
" perlu pake helm gak? gw kan ga bawa"
" gak usah, ntar deket deket sini aja kok..gk perlu pake helm..gak ada polisi juga.."
nah gitu..warga +62 pake helm kalo ada polisi. hadeuuhh.
Lasira naik ke atas motornya, karena jok motor bagian belakang lebih tinggi dari depan, Lasira memegang pinggang mayon,agar tubuhnya tidak menempel ke punggung mayon. Jadi sekilas tampak sepasang kekasih yang berboncengan mesra.
__ADS_1
Diluar sikapnya yang tengil dan menyebalkan, sebenarnya mayon kategori cowok cakep,tubuhnya tinggi meski badannya tidak terlalu besar, mata sipit,hidung mancung dan keren tentunya. Banyak cewek naksir namun entah kenapa dia memilih jomblo. Meski mereka sering bersama,namun dia dan mayon tak sedekat dia dengan endru.
Ketika motor mulai melaju,mereka antri menuju pintu keluar karna banyaknya kendaraan yang keluar dari arena parkir, mereka berpapasan dengan vinsa yang akan memasuki area parkir. Vinsa tampak memperhatikan Lasira yang sedang berboncengan dengan Mayon. Namun Lasira tak menyadari karena memang dia sedang mengarahkan pandangan ke arah lain. Mereka pun tak bertegur sapa karena yang satu tak melihat yang satunya pura-pura tak melihat.