
Hari ini tepat 3 tahun kepergian Vinsa ke alam baka.Lasira masih melanjutkan studi S2 nya, untuk mencapai cita-cita menjadi seorang psikolog. Kiara menjadi seorang PNS, Kimi bekerja di sebuah bank swasta, Endru menjadi HRD disebuah perusahaan swasta di kota asalnya. Sedangkan Mayon sudah mengambil alih usaha sang ayah yang bergerak di bidang property.
Semua sahabatnya sudah bekerja dan mapan, namun belum ada yang berumah tangga. Dan tanpa disangka-sangka, Lasira yang akan menikah pertama kali di antara mereka.
Menikah? ya...
Lasira akan melangsungkan pernikahan dengan seorang lelaki yang selama ini menjadi sahabatnya, Mayon.
Mereka berdua tidak pernah mengikrarkan diri sebagai sepasang kekasih. Mereka hanya saling membuka hati dan berusaha saling menjaga. Hingga akhirnya tepat beberapa bulan yang lalu, lelaki itu melamarnya.
Flasback on
Mayon mengajaknya untuk jalan - jalan ke kebun teh di puncak. Tempat pertama kali dirinya dan Vinsa pergi berdua. Mereka duduk berdua sembari memandang hamparan pohon teh yang tampak indah.
" gimana rasanya kesini? masih keinget Vinsa gak?"
Lasira terdiam sejenak,kemudian menghela nafas sejenak.
" masih ingetlah..gak bakal lupa..cuman sekarang udah gak sesedih dulu.."
" hmm..bagus..good job!!" puji Mayon
" Hati gw udah beneran sembuh sekarang..setiap mengingat dia, gw udah bisa senyum..udah gak nangis lagi...makasih ya.."
" loh? kok makasihnya ke gw..."
" ya kan lo turut andil dalam proses penyembuhan gw..."
" ah elah..gw semacam dokter dong..."
" hahaha..iyalah..dokter cinta.."
" eh..kalo bangun tidur jam 11 siang tuh kepagian apa kesiangan sih?"
Lasira mengernyitkan dahi,karena Mayon tiba-tiba melontarkan pertanyaan yang sama sekali tidak nyambung dengan obrolan mereka.
" hishh..apasih...nanyanya gak jelas.."
" ya jawab aja kali..."
" ya kalo jam 11 kesiangan laahh.."
" iya bener..kalo jam 11 tuh emang kesiangan, tapi kalo lo tuh kesayangan buat gw.."
ahh...gombalan receh tapi tetap saja membuatnya merona. Mayon tersenyum simpul kemudian menarik tangan gadis di hadapannya.
" will you marry me? "
Ucap Mayon dengan lembut namun terdengar tegas. Lasira hanya terpaku kaget. Dia sebenarnya sudah menyadari, jika lelaki yang berstatus sahabatnya ini memang memiliki perasaan cinta untuknya namun tetap saja, dia merasa terlalu kaget karena bukannya meminta untuk menjadi kekasih, namun laki-laki ini langsung memintanya menjadi istri. daebak!!
" ini...ini..hmmm..ini lo beneran apa nge prank gw sih yon?" tanyanya ragu
Mayon melepas genggamannya kemudian mengusap wajahnya kasar
" lo kebanyakan nonton youtub* deh ini..."
" ya kaliii..kan lo kebanyakan becanda.."
" tapi buat perasaan enggak lah.."
" emang sejak kapan lo suka ama gw?"
" gak tau..pokoknya semenjak lo hampir gila karna ditinggal mati ama si Vinsa, perasaan gw ke lo makin gimaanaa gituu..ih..kasian beener ni cewek...ntar dia kalo jomblo seumur idup gimana coba?? ah yaudah, gw jadiin istri aja deh..biar dia bahagia...gituu..." Mayon menjelaskan panjang lebar dengan gaya tengilnya yang khas, membuat Lasira berdecak sebal kemudian mencubit perutnya penuh kegemasan.
"aahhhh...iya..iya...ampuunn..ampuunn...hahahaha..enggak beneran..beneeran deh..stop dulu ..stop dulu.." teriaknya sembari berusahan menghalau tangan gadis itu agar berhenti mencubit perutnya. Setelah puas mencubit, Lasira menautkan kedua tangan di depan dadanya. Sambil cemberut sebal. Mayon mengangkat kaosnya,memperlihatkan perutnya yang rata dan sixpack yang berwarna merah bekas cubitan Lasira.
" nih liat nih...merah tuh..barbar bener sih lo jadi cewek.."
" bodo amat!! tu belum seberapa, mau lagi??"
" jangan donk...jangan..elus elus aja gw mau sih.."
" ihhh..itu mah moduuss!! abisnya lo kalo becanda kelewatan..gak lucu tauk!!"
Mayon tersenyum simpul, di raihnya pundak gadis itu dan di hadapkan ke arah tubuhnya
" gw serius..gw udah jatuh cinta sama lo..sekarang gw nanya lagi, lo mau gak jadi istri gw?"
" sebelum gw jawab, gw nanya dulu..."
__ADS_1
" nanya apa?"
" kalo gw lagi kangen ama Vinsa, lo cemburu gak?"
" enggak, gw anterin lo ke makam dia kalo lo mau.."
" kalo gw masih nyimpen semua foto vinsa, lo cemburu gak?"
" nanti gw bikinin satu tempat buat naruh semua barang-barang kenangan lo sama vinsa.."
" kalo gw masih cinta sama vinsa, lo mau nerima gw gak?"
" asal lo juga cinta sama gw, gw berbagi cinta sama vinsa gak masalah kok.."
Lasira tersenyum puas kemudian berkata
" iya..gw mau jadi istri lo.."
" serius apa ngeprank nih?" kali ini Mayon yang tidak percaya.
" menurut loh?"
" prank apa serius bodo amat lah, yang penting jawabannya iyaaa..." ucapnya dengan gembira sembari melebarkan tangan kemudian memeluk gadis di depannya dengan bahagia. Sejurus kemudian, dia melepaskan pelukannya kemudian meraih benda pipih di saku jaketnya.
" mau telpun siapa?" tanya Lasira bingung
Mayon tak menjawab hanya memberi tanda ke arah Lasira untuk diam.
" halo...ini surga? gw cuman mau ngabarin, gw udah dapet bidadarinya..."
Mendengar banyolan receh dari Mayon yang dia jiplak di youtub* mampu membuatnya merona untuk kesekian kali. Mereka berdua saling bertatapan kemudian Lasira berhambur kedalam pelukan lelaki yang selama ini selalu menemaninya dalam kesedihan.
***
Dan kini sepasang sejoli itu tampak mengunjungi sebuah makam yang masih tampak bersih dan terawat. Terukir sebuah nama Vinsa Anindita di nisan tersebut.
" mas...apa kabar..kamu pasti bahagia disana ya..aku juga..." ucapnya sembari tersenyum kemudian memandang Mayon yang berjongkok di sebelahnya.
" mas..minggu depan aku mau nikah..kamu tau gak siapa suami aku? ini nih..cowok tengil di sebelah akuu..kamu ikhlas kan ya? " ucapnya sembari menahan tawa
" ikhlasin aja mas.. gak ada cowok yang mau sama dia selain gw mas..yang ada semua cemburu ama lo mas..gw aja nih yang gak cemburu.." sahutnya dengan wajah tengilnya.
Flashback off
***
Awalnya..
Kupikir kau adalah bagian dari masa depanku
Kita rancang segala impian kita
*Kita lalui segala rintangan yang menghadang
Aku dan kau tak terpisahkan..
Kau lelaki terhebat yang pernah mencintaiku
Kau hujani aku dengan cintamu
Kau yang mengajariku banyak hal
Kau yang mengajariku apa arti dari memberi dan menerima
Kau lelakiku
lelaki terhebat yang selalu ada untukku
Tempatku berkeluh kesah, bermanja dan meluapkan segala emosiku..
Tak pernah terlintas sedikitpun di benakku untuk menggantikan posisimu dihatiku
Karena aku yakin, kau adalah milikku dan aku adalah milikmu*
*Segala rasaku yang berlebihan untukmu, membuatku melupakan atas kuasa Tuhan.
Yaaa...Tuhan tak setuju dengan keinginanku
Dia mengambilmu lebih cepat..
__ADS_1
Meski berat, aku menerima takdir ini
Dan kau tahu?
Tuhan tetap berbaik hati mengirimkan lelaki lain untuk membahagiakan ku
Terima kasih untuk segala cinta mu
Maafkan aku,
Kali ini, aku akan menutup rasa cinta ku untukmu
Aku minta ijin, aku menikah ya mas*..
Gadis yang mengenakan kebaya putih dengan make up khas pengantin wanita , meletakkan benda elektronik yang beberapa tahun terakhir selalu menjadi buku diary nya ke atas meja. Dia telah selesai bersiap, sedang menunggu mempelai pria datang dan mengucapkan ikrar janji pernikahan.
tok..tok..tok..
" ya masuk..gak dikunci " ucapnya dari dalam kamar, sejurus kemudian kedua sahabatnya muncul dengan senyum bahagia
" wow..cakep banget pengantennyaaa..." kiara tertawa sumringah sembari merentangkan kedua tangannya untuk memeluk sahabat tercintanya.
" gw gak nyangka..lo yang hampir gila karna patah hati, ternyata lo yang duluan nikah dari kita-kita..." ucap kimi dengan mata berkaca-kaca
" sama mayon lagi!!! coba tau gini, dari awal udah deh..jalan aja sama mayon ya.." gurau kiara membuat ketiga sahabat itu tertawa bersama.
" yaudah, penganten pria sama keluarganya udah datang tuh..yuk keluar.."
Lasira pun melangkahkan kaki keluar dengan hati-hati, karena mengenakan high heels. Sedari awal dia sudah meminta untuk memakai sepatu kets namun di tolak mentah-mentah oleh sang mama. Meskipu akhirnya terjadi kesepakatan, untuk akad nikah Lasira wajib memakai sepatu bertumit tinggi namun untuk resepsi mamanya mengijinkan untuk memakai sepatu kets. Toh resepsi mereka nantinya berkonsep garden party jadi mereka akan mengenakan busana pengantin yang tidak terlalu formal.
Kedua sahabatnya memegang tangan kanan dan kiri sang pengantin, membantunya agar mampu berjalan dengan anggun. Setelah sampai di ruangan tempat ijab kabul akan dilaksanakan, kedua sahabatnya mendudukan Lasira di kursi berhiaskan bunga-bunga berwarna putih. Setelah memastikan bahwa Lasira sudah duduk dengan aman, mereka berdua pun menjatuhkan tubuh mereka di kursi untuk keluarga, demi melihat proses ijab kabul nanti.
Mayon tampak tegang, wajah tengilnya tak terlihat lagi. Keringat dingin tampak bermunculan di dahinya. Dia pun menyeka dengan ujung jas nya. Lasira tersenyum geli, sejak dia duduk, Mayon sama sekali tidak menoleh ke arahnya. Untuk pertama kali dia melihat ekspresi panik dalam diri mayon, membuatnya ingin menggoda. Dia mendekatkan tubuhnya dan berbisik
" lo tegang amat...jadi nikahin gw gak?"
" lo udah dandan cakep gini..masak gw batalin..sayang uang make up nya kan.."
" ih..tau darimana gw cakep? lo aja daritadi gak ngeliatin gw.."
" gw nahan tauk..kalo gw liat lo sekarang, gw makin grogi..udah lo..jauhan dikit napa..jangan nempel nempel duluuu.."
Lasira tertawa tertahan, sejurus kemudian
" ehem..ehem..gimana? jadi gak ijab nya? sang penghulu mulai menggoda karena melihat sedari tadi kedua calon mempelai saling berbisik. Mayon pun tersenyum simpul dan tak butuh waktu lama, proses ijab kabul pun selesai dilaksanakan setelah terdengar suara serentak dari para tamu dan keluarga
" Saahhhhh..."
Dan sejurus kemudian sang mempelai pria berdiri sembari mengepalkan kedua tangannya dan berteriak
" yeeesss!!!!!"
Tingkahnya sukses membuat semua orang di dalam ruangan tersebut tertawa terbahak-bahak.
Selesai mengucapkan ikrar suci pernikahan dan statusnya sudah sah menjadi suami dari Lasira, Mayon pun memandangnya dengan lekat membuat Lasira kikuk.
" apasih..udah dong ngeliatinnya...malu gw tuh.." Ucap lasira sembari menggaruk tengkuknya yang tidak gatal
" duh..cantik banget istri gw ternyata..jadi gak sabar..."
" ihh..gak sabar apaan coba??"
Mayon tak menjawab hanya mengerlingkan mata sembari tersenyum tengil. Ketika mereka sedang tersenym-seny bahagia, gerombolan para jomblo datang mendekat
"selamat ya..gw gak nyangka..kalian berjodoh" ucap endru sembari menyalami mayon dan lasira bergantian
" happy ever after ya.." ucap kiara sembari cipika cipiki dengan penganten wanita
" nikah ama temen gimana sih rasanya?" kimi bertanya sembari memeluk sahabatnya
" ya belom tau lah, baru juga 10 menit sah.." kelakarnya
" kalian semua santai aja, gw pasti bahagiain istri gw..kalian gak bakal di repotin lagi ama tangisan dia ..." ucap mayon dengan bangganya
" bener lho ya.. awas aja sampe bikin dia nangis lagi.."
" enggak bakal..paling juga ntar nangisnya kalo perawannya udah ilang.."
Jawabannya sontak mendapat toyoran dari teman-temannya. Kemudian mereka tertawa bahagia bersama.
__ADS_1
Akhirnya kisah cinta Lasira berakhir sampai disini. Meski beberapa kali kisah cintanya berakhir tragis, namun ternyata cinta terakhirnya berakhir dengan bahagia.