Lasira Love Story

Lasira Love Story
Bab 53


__ADS_3

Selama sebulan penuh, Lasira berada di rumah Oma Opa nya. Banyak teman-teman menghubungi untuk segera kembali kuliah, namun dirinya masih tak bergeming. Belum terbesit keinginan untuk melanjutkan studinya yang tinggal satu langkah lagi menuju kelulusan.


Dan selama di kota ini, Gusad selalu setia menemani, terkadang alby pun ikut menemani jika tidak ada kuliah. Terkadang mereka menghabiskan waktu bertiga, sekedar hanya untuk jogging pagi setiap weekend. Kebetulan rumah Oma Ely dekat dengan kawasan Car Free Day yang selalu ada di setiap minggu pagi.


Di pinggir jalan inilah mereka saat ini. Gusad membawa serta skateboardnya. Alby dan Lasira hanya duduk di pinggir jalan memandang orang yang berlalu lalang.


" Lo udah ambil skripsi Las?" tanya Alby membuka percakapan


" rencananya sih semester ini..udah siapin judulnya..cuman..." Lasira menghela nafas malas.


" cuman? lo belum lanjutin karena lo menyepi disini?" tukas Alby yang kini sudah mengetahui sebab kedatangan Lasira ke kota ini. Lasira terdiam tak menjawab


" trus sampe kapan lo mau kayak gini?"


Belum sempat Lasira menjawab, Gusad sudah selesai memainkan skateboardnya kemudian menghampiri mereka berdua


" kenapa? mukanya serius amat ??" tanyanya sembari menjatuhkan tubuhnya di sebelah Lasira.


" ini..gw nanya sama dia, mau menyepi sampai kapan?" jelas Alby sembari menunjuk Lasira dengan dagunya.


" oh ...hmmm..kalo gw sih terserah lo aja sih, mau lama disini juga gw seneng-seneng aja sih.." jawabnya sembari tertawa


" ihh..itu sih mau lo sad.." sahut Alby


" hahaha..iyalah..tapi kalo boleh gw kasih saran, ya balik aja..lo ama pacar lo udah beda alam, dia juga gak mungkin masih mikirin lo kan? trus kenapa lo masih lama-lama mikirin dia?"


Hufhhh...sadis sekali perkataannya.


Melihat gadis disebelahnya yang semakin menunduk dengan wajah sendu, membuat Gusad panik dan segera meralat kalimatnya


" eh..maksud gw, life must go on.. masih cinta ama dia gak masalah, tapi idup lo jangan brenti sampe disini..." ucapnya sembari menyunggingkan senyum kaku, merasa tak enak dengan kalimat yang tadi di lontarkan.


" ya meski terdengar sadis,tapi omongan gusad bener tuh..bukannya kita gak mau nemenin lo disini..cuman lo kan masih ada tanggung jawab selesaiin kuliah ke orang tua lo kan? lo gak mikirin tuh, gimana perasaan mereka ngeliat lo kayak gini?" alby mengucapkan semua kalimat itu dengan wajah serius membuat Lasira mendongakkan kepalanya dan memandang wajah salah satu teman di kala SMA dulu.


" makin tua,tumben omongan lo bermutu al.." tukasnya sembari tersenyum manis.


"yaa..kan gw udah banyak makan asam gar kehidupan..." jawabnya sambil nyengir


" ihhh..lagak loo.."


Mereka bertiga pun tertawa.


" hmmm..tapi thanks ya..selama gw disini,kalian banyak habisin waktu buat gw..jujur gw merasa terhibur..dan bener juga omongan kalian, mungkin udah saatnya gw balik..lanjutin hidup gw.."


" gw yakin, lo pasti bisa!!"


" gw doain ntar lo dapet cowok lagi deh, soon!!"


Lasira tersenyum memandang kedua temannya, sekali lagi. Yang membantunya bangkit dari keterpurukan adalah teman-temannya.

__ADS_1


***


Setelah memantapkan hati dan hiatus selama lebih dari 2 bulan, hari ini Lasira bertekad untuk segera pulang. Bukan pulang ke rumah orang tuanya, melainkan ke wisma lembayung. Dia harus berani menghadapi segala kenangan indah yang akan dia temukan di kota tersebut.


Tiket kereta sudah ada di tangan, dia pun berpamitan kepada Oma dan Opanya, tak lupa mengucapkan banyak terima kasih karena sudah menemaninya menghabiskan waktu. Gusad dan Alby mengantarkannya sampai ke stasiun.


" jaga diri lo baik-baik ya..kalo emang disana masih pengen nangis, ya nangis aja..tapi kalo bisa sih, gak usah.." pesan gusad sembari tersenyum


" lagian lo jelek kalo nangis..ntar gak dapet pacar kalo lo cengeng.." tukas alby


" ih..gaya lo..kayak punya pacar aja.."


" eh..ngentengin nih..gw punya pacar kali!! gak cuman satu, tapi dua!!" ucapnya bangga


" ah elaahh..boros amat sih..yang satu kasih ke gusad donk..biar dia gak jomblo.."


Yang ditunjuk hanya tertawa


" gak usah repot, gw ogah bekasnya alby.."


" yaudah, gw berangkat dulu ya..bye.." ucapnya sembari melambaikan tangan dan berjalan masuk kedalam kereta yang sudah siap berangkat.


***


Sesampainya di kota tujuan, waktu sudah menunjukkan pukul 08.00 WIB. Selama perjalanan, dia sudah menghubungi Endru bahwasanya dia akan datang. Maksud hati agar Endru menjemputnya di stasiun.


Namun ketika dia turun dari kereta, di pintu keluar terdapat wajah-wajah yang sudah lama ia rindukan. Dia pun mempercepat langkahnya menuju gerombolan teman-temannya.


Ketiga gadis itu menjerit riang ketika saling bertatap muka, kemudian berpelukan erat. Membuat para lelaki yang melihatnya tersenyum kepengen. hahahah.


" welcome back my Lasira..." sambut mayon sembari merentangkan tangannya ,namun bukannya mendapat pelukan, dia mendapat lemparan tas ransel Lasira.


" tuhh..bawa!! gak usah sok manis deh.." ujarnya galak


" wuiihh..ini baruuu Lasira namanya!! udah sehat kan lo?? udah galak lagi inii!!?" teriaknya gembira. Lasira pun tersenyum simpul , setelah berfikir lama dia memang akhirnya mengambil keputusan, untuk menyudahi masa berkabungnya. Demi senyum teman-teman yang selama ini mendampinginya, dia harus bangkit!


Setidaknya itu rencana yang dia buat. Entah realisasinya akan berjalan lancar ataukah tidak.


***


Mobil Mayon keluar dari pelataran parkir stasiun dan menuju salah satu rumah makan untuk sarapan bersama. Mobil sport itu bergerak dengan kecepatan sedang.


" tumben lo bawa mobil gede yon..kemana sedan lo?" tanya Lasira membuka percakapan di mobil.


" yaelah..lo kagak liat apa, yang ngikut disini berapa biji manusia? ya gw pinjem mobil bokap lah..khusus buat jemput lo.."


" oh..sweet..gw jadi terharu.."


" tapi serius nih..lo udah fight lagi kan?" kimi bertanya untuk memastikan

__ADS_1


" jangan sampai, kita harus bawa lo buat terapi dosen kesehatan mental loh.." kiara menambahkan


" wkwkwkw..sial..enggak lah! gw berusaha buat fight!! buat kalian.." jawabnya sembari memeluk kiara dan kimi yang duduk di sisi kanan kirinya. Dan semua teman-temannya pun tersenyum lega.


" ah ya..abis sarapan, anterin gw ke salon donk.." pintanya


" haishh..ngapain?" mayon berdecak. Endru biasa saja karena dulu dia sering sekali di minta Lasira untuk mengantarkannya ke salon.


" ya kali ke salon gw mau ngepel.."


" ya ntar kalian turunin kita bertiga aja..kalian kemana dulu gitu..abis itu kalo kita udah kelar, baru jemput lagi.."


" yaudah deh, terserah..ke salon mana nih?"


" langganan gw aja, yang arah kampus..gw mau skalian numpang mandi.."


" ah elah..itu salon apa wc umum sih?"


***


Setelah menurunkan ketiga gadis itu di depan sebuah salon bertuliskan Salon tempoe doeloe , dengan bangunan bergaya khas belanda,dengan halaman yang rimbun dan adem.


" ih..salon lo vintage banget sih Las..ntat keluar-keluar lo jangan sanggulan lho ya.." pesan mayon sebelum lasira menutup pintu, ucapan itu hanya mendapat pelototan tajam darinya.


Sesampainya di salam salon, dia disambut oleh sang pemilik yang memang sudah sangat akrab dengannya.


" long time no see cantiikk....hari ini mau perawatan apa?"


" tuh..dua temen gw itu, lulur sama creambath.." ucapnya sembari menunjuk kearah kedua sahabatnya.


" okee...baiklah..lalu kamu?"


" gw mau creambath...sama..."


" sama? luluran juga?"


" gw mau potong rambut sama diwarnai sekalian..."


Ucapnya pelan namun masih terdengar kedua sahabatnya yang langsung membelalakkan matanya.


" heh?? serius lo??"


" ya ampun..rambut perfect ini mau dipotong? enggak sayang?" si empunya salon meringis sedih.


" enggak, gw mau potong!! gw mau move on!!"


Sang owner salon mengernyitkan dahi namun sejurus kemudian dia menganggukan kepala tanda setuju.


Lasira menatap kedua temannya, kiara dan kimi mengacungkan jempol ke arahnya dengan arti setuju dengan keputusannya.

__ADS_1


Rambut panjang adalah rambut kesukaan Vinsa. Dan dia merasa, salah satu langkah awal untuk move on dari sang kekasih adalah dengan memotong rambut yang sangat di sukai vinsa.


yahhh..cara orang untuk move on memang berbeda-beda, terserah sajalah.


__ADS_2