Lasira Love Story

Lasira Love Story
Bab 24


__ADS_3

Diantara mereka berempat, yang memiliki kekasih hanya Kimi. Itu pun nyaris tiga bulan sekali ganti, kayak ganti oli mobil ketika kilometer sudah mencapai 10.000km. Dan saking seringnya ganti pacar, mereka tidak mengenal kekasih sahabatnya itu. Contohnya, bulan ini baru berpacaran dengan Yogi,mereka berkenalan. Namun bulan berikutnya, pacarnya sudah ganti entah menjadi yoga, yudi,yono,yanto dan Y Y Y yang lainnya. Jadi daripada para sahabatnya salah memanggil nama pacarnya, alangkah lebih baik jika tidak usah kenal sekalian.


Karena mereka anak kos dan tidak memasak, mereka selalu makan malam diluar. Seperti sore ini, ketika Lasira masih berada di kampus, dia mendapat sms dari Kiara,jika dia sudah menunggunya untuk makan di warung bang komar. Lasira sedang bersama endru saat itu, tanpa banyak bicara langsung menuju warung yang di maksud. Sesampainya disana, Kiara sudah duduk namun belum memesan makan.


" Kimi kemana ki?" tegur Lasira sambil mendudukan tubuhnya di kursi depan Kiara.


"biasalah..pacaran.." sahutnya sambil mengaduk es lemon tea nya


" kalian mau makan apa?kayak biasanya?" endru bertanya dan di jawab dengan anggukan kepala kedua sahabatnya . Endru merupakan sahabat cowok yang sangat pengertian dan teliti, kadang bisa di katakan njelimet bin ribet. Dia bisa langsung hafal apa makanan yang sering di makan sahabat-sahabatnya.


Setelah selesai memesankan makanan,endru kembali ke meja. Tak berapa , ada roniey datang menghampiri


" woy..boleh gabung gak?" katanya sambil menarik kursi di sebelah endru.


" darimana lo?sendirian?"


" dari kampus,laper gak ada temen makan..pas lewat sini liat motor si endru..yaudah,gabung aja sekalian"


" eh di hall kampus tadi ada acara apaan sih?" tanya Lasira


" ada pentas teater, parade teater universitas gitu.. lo mau nonton gak?" tawar Roniey


" belom pernah nonton sih gw"


" mau coba nonton? abis ini ada acara gak? klo gak ada,ayo aja kita nonton.." ajak roniey.


Mereka bertiga bersitatap, dilanjutkan anggukan kepala mereka. Setelah selesai makan, mereka beranjak dari warung makan bang komar. Lasira membonceng okbrin dan kiara membonceng Roniey.

__ADS_1


Sesampainya di kampus, mereka membeli tiket dan masuk ke arena pertunjukan.Tepat ketika mereka datang, pertunjukan dari teater kampus mereka sedang berlangsung. Ketika tengah menikmati pementasan yang di suguhkan tiba-tiba terdengar pekikan tertahan dari mulut kiara.


" haduuuhhh...." pekiknya lirih sambil menepuk jidatnya.


" kenapa lo?" tanya Lasira


" gw baru inget..motor gw ketinggalan di warung bang komar!! " ucapnya sambil meringis.


" lah kok bisa??"


" ya tadi gw bonceng roniey..gw lupa kalo gw bawa motor sendiri, lo juga gak ingetin gw ndruu..." kalau untuk urusan daya ingat, endru selalu disalahkan kenapa tidak mengingatkan!!


" lah..gw tadi jalan duluan, gw ga liat kalo lo bonceng roniey " endru membela diri. Namun Kiara tak peduli, dia langsung menyeret endru keluar dari arena penonton, untuk mengantarnya ke warung bang komar.


Lasira hanya menggelengkan kepala, Dia memang pelupa tapi Kiara tetap juara untum urusan daya ingat.Untung Kimi tidak ada, jadi minimal tidak ada suara orang marah-marah. *haha


Hari ini, jam kuliah Lasira berbarengan kembali dengan Kimi dan Kiara. Memang seminggu sekali matkul mereka ada yang berada di satu kelas. Itu artinya hari ini dia kembali akan bertemu dengan si mas gondrong itu. Hatinya berdesir. eh..eh..kenapa emang?


Mereka sampai di kampus dan dosen belum datang. Jadi mereka belum masuk kelas, duduk lesehan di sepanjang koridor kelas.


Lasira duduk bersila sambil membaca komik, tiba-tiba lengannya disenggol Endru


" tuh..mas gondrong dateng tuh.."


Refleks Lasira mengangkat wajahnya, memandang dari kejauhan orang yang di maksud endru. Hari ini dia memakai jeans hitam, rambut di ikat rapi,memakai kemeja warna navy polos. Hmmm...urakan tapi rapi.


Sepersekian detik Lasira memandang sampai lelaki itu berdiri tak jauh dari tempatnya duduk.

__ADS_1


"udahh..kedip lo..kediippp..." goda endru sambil menahan tawa.


Melihat endru tertawa tertahan, Kiara dan kimi di sebelah menoleh


"kenapa? lagi ngetawain apa lo?"


" enggak..itu lhoo..si citra kecentilan tapi lucu.." tepat ketika endru mengatakan itu, mereka melihat citra mendekati mas gondrong dan mengajak ngobrol sambil senyum senyum centil, namun yang di ajak ngobrol hanya senyum basa basi, sambil menyenderkan badan di pagar pembatas antar kelas dengan kaki menyilang dan satu tangan berada di salam saku. *Duh posenya keren euy,batin Lasira .


"* kenapa emang? eh tuh yang di ajak ngobrol citra siapa sih? ganteng juga ya..tinggi banget..gw seketeknya kali ya " gumam Kimi, merasa berbadan pendek.


"ajak kenalan gih..kita udah dua kali sekelas ama orang itu lho.." ucap kiara.


Lasira tidak berkomentar apa-apa, kembali melanjutkan membaca komik namun tak lama kemudian dosen memasuki ruangan. Mereka pun masuk kedalam kelas. Lasira melirik sekilas,si mas gondrong masih berada di tempat semula. Dia pun melangkahkan kaki dan mencari tempat duduk di pojok,dekat jendela. Entah kenapa dia merasa salah tingkah sendiri jika ada orang itu, apa mungkin gara-gara bau parfum yang sama dengan sang mantan? ah sial.


Untuk menghilangkan rasa groginya, Lasira memandang keluar lewat jendela, langit terlihat cerah. Dia bisa melihat langit dengan jelas karena kelasnya saat ini berada di lantai 5. Ahhh...menenangkan sekali memandang langit. Ketika sedang asik melamun, tiba-tiba tercium bau parfum yang selalu ia rindukan. Dia menolehkan kepala dan degg!!


Nah loh..gimana ceritanya ini ,orang yang daritadi bikin dia salah tingkah sudah duduk di sebelahnya. Lasira mengedarkan pandangan mencari sahabat-sahabatnya, ternyata mereka duduk berderet di belakangnya. Lasira bermaksud berpindah kursi, daripada nanti tidak bisa konsentrasi. Ketika akan mengangkat tubuhnya, sang dosen sudah mengucapkan salam tanda perkuliahan sudah dimulai. Lasira terpaksa duduk kembali kemudian menoleh kebelakang sambil melotot dan menggerakkan tangan melewati lehernya sendiri. artinya awas lo ntar!!! Yang di ancam dengan bahasa isyarat hanya cekikikan.


Dan benar saja, selama perkuliahan berlangsung Lasira benar-benar tidak bisa berkonsentrasi Ah gila..wangi parfumnya beneran bau mantan banget. Entah karna memang bau parfum itu wangi banget atau tidak, akan tetapi Lasira merindukan aroma itu. Tanpa sadar dia menarik nafas panjang mencoba mencium aroma itu, berlanjut mengendus-endus bau itu karena merasa baunya semakin menipis. Dan tiba-tiba jeduuggh...hidungnya menabrak lengan kekar lelaki disampingnya. Sontak sang pemilik lengan menoleh dan memandang Lasira dengan tatapan aneh. Sorot matanya seolah mengatakan ngapain idung lo yang gak begitu mancung itu, nempel di lengan gw??


Untuk sepersekian detik,Lasira hanya diam,masih dengan hidung yang menempel di lengan,mata melihat ke atas,ke arah mata si pemilik lengan. Baru ketika si pemilik lengan menaikkan alisnya ,dia langsung menarik tubuhnya dan duduk tegak seperti semula sambil berkata


" ahh..sori mas..gak sengaja.." ucapnya dengan wajah memerah menahan malu. Dia langsung pura-pura membenarkan kuncir rambut,melepas kuncir,mengibaskan rambutnya dan naasnya rambut panjangnya menyabet mata lelaki di sebelahnya dan dia mengaduh karna matanya terkena sabetan rambut panjang Lasira


" ahhh...soriii lagi mas..sorii.." ucapnya sambil menangkupkan kedua tangan dan yang di soriin diam saja, hanya menggelengkan kepala. Lasira mengambil buku dan menutup wajahnya,maluuu banget. Namun tiba-tiba dia mendengar suara cekikikan di kursi belakang, dia menoleh dan melihat ketiga temannya sedari tadi memperhatikan tingkah polahnya, dia mendengus sebal sembari mengacungkan jari tengahnya.


Ahhh..sungguh..perkuliahan siang ini sama sekali tidak ada yang masuk diotaknya. Ini semua gara-gara mas gondrong berparfum mantan!!!

__ADS_1


__ADS_2