Lasira Love Story

Lasira Love Story
Bab 28


__ADS_3

Pukul 09.00 WIB Lasira sudah selesai mandi dan memakai kemeja baru yang kemarin dia beli bersama Kiara. Lebih tepatnya kemeja yang dipilihkan oleh kiara. Karena akhir-akhir ini dia mendapatkan kritikan dari beberapa temannya mengenai penampilan, dia setuju ketika kiara memilihkan baju ini. Lasira mematut dirinya di depan cermin, memandangi kemeja berwarna pink pastel bercorak bunga-bunga kecil,manis sekali.


Kepalanya masih terbungkus handuk, dia baru selesai keramas. Lalu diraihnya hair dryer dan dia mulai mengeringkan rambutnya. Karena rambutnya panjang,hitam dan tebal, untum mengeringkannya butuh waktu. Ketika baru sebagian kering, bagian dalam masih lembab, ponselnya berdering


-haloo..apa ndru?-


-lo udah mandi?-


-udah..baru jam 9, masuknya kan jam 10..lo jemputnya..."


- gw udah dikampus,lo berangkat sekarang ya-


-lah ngapain?-


-kelasnya dimajuin,ni gw udah dikelas,dosen baru aja masuk-


Secepat kilat endru menutup telepon membuat Lasira mengumpat dan bergegas mengambil tas totebag barunya . Rencananya karena memakai kemeja manis dia berencana memakai totebag, ya meski tidak terlalu girly tapi minimal dia tidak memakai ransel atau hanya tas selempang seperti biasanya. Dia buru-buru keluar kamar,memakai sneakers nya. Untuk urusan alas kaki, Lasira tetap tidak mau berganti menjadi lebih girly dengan menggunakan flatshoes ,atau higheels mungkin? ihhh..Lasira bergidik ngeri.


Setengah berlari,dia menuruni tangga sambil berpegangan pada sisi tangga,takut jatuh lagi. Sampai didepan motornya, Lasira kebingungan meletakkan tas model totebagnya yang dirasa mengganggunya karena bergelayut di pundak kanannya, lalu karena gerakannya,membuat tas itu merosot hingga ke pergelangan tangannya. Sungguh akan mengganggu aktifitas berkendaranya. Secepat kilat Lasira mengambil totebag nya lalu mengalungkannya di leher,kemudian menarik gas dan melajukan motor sportnya.


Sesampainya di kampus, dia berlari menuju kelas yang apesnya berada di lantai tiga. Ketika ia berlari ke arah lift, antri. Dia pun memutuskan berlari Rambutnya yang belum begitu kering dia biarkan terurai. Dan ini pertama kalinya dia ke kampus tanpa menguncir atau mencepol rambut panjangnya. Kalau bukan karena dadakan kelas diperpanjang,dia pasti masih ada waktu untuk mengeringkan lalu menguncir rambut panjangnya.


Akhirnya dia sampai di depan kelas, ia tarik nafas lalu membuka pintu dan mengucapkan salam. Beruntung dosennya baik, karena merasa ini kelas dadakan, jadi dia memaklumi jika ada mahasiswa yang terlambat. Dia melangkahkan kakinya masuk kedalam kelas, para mahasiswa yang melihatnya masuk kedalam kelas dengan rambut terurai menatapnya kagum. Rambutnya memang indah, lurus,tebal dan hitam. Tapi sayangnya dia tidak pernah menggerai rambutnya dengan alasan gerah!!

__ADS_1


Lasira mengedarkan pandangannya mencari kursi kosong. Ahh..ketemu! dia berjalan cepat ke arah kursi yang dilihatnya lalu menjatuhkan badannya . Dia menoleh ke kanan dan kekiri bermaksud mencari Endru namun ternyata endru berada di kursi belakang. Dia duduk bersisihan dengan mayon, si cowok rese' . Baru juga mendaratkan pantatnya si cowok rese' sudah menggodanya


"weiisshh...tumben lo cakep..baju lo manis, pake tas manis, rambut di gerai...ulu ulu ulu...ada yang mau nyari pacar nih kayaknya " godanya sambil tertawa perlahan. Yang di goda hanya cemberut dan mengabaikannya.


Lasira bersiap mendengarkan perkuliahan, dia membuka buku catatan, meletakkan di meja,mengangkat kaki kanannya dan meletakkan pergelangan kakinya di paha kirinya. Namun tiba-tiba lututnya di tendang Mayon ,Lasira melotot sebal.


"ebuseett ... udah cakep kenapa duduk lo masih bar-bar gitu sih..tuh di liatin sama idola lo tuh.." ucapnya berbisik sembari menunjuk ke kursi di seberang kiri lasira menggunakan dagunya. Lasira langsung menoleh ke sisi kirinya dan tepat ketika dia menoleh, matanya beradu pandang dengan mata mas gondrong. Cepat-cepat dia menarik pandangannya,menunduk pura-pura mencatat.


***


Akhirnya kelas dadakan itu selesai. Lasira belum beranjak dari bangkunya, dia sibuk mengaduk-aduk isi tasnya namun tidak mencari apa yang dicarinya.


" nyari apa sih lo? ayo buruan keluar " desak Mayon


" udah..gerai aja..cakep kok..beneran "


" cakep tapi gw gak nyaman? ogaahh " cibirnya.


" yaa kan banyak tuh cewek rela sakit biar cakep"


" kecuali gw!!" jawabnya sembari menunjuk wajahnya sendiri dengan telunjuk.


Tiba-tiba Mayon tersenyum jahil,sejurus kemudian dia berteriak

__ADS_1


" mas gondrong...mas...lo punya kuncir rambut gak?"


Yang di tanyain baru saja berdiri dari kursinya lalu menoleh ke arah Lasira dan mayon yang masih duduk.


" ada..buat apa?"


" ini nih..Lasira mau pinjem mas, dia lupa gak bawa kuncir katanya...aakkwhhh auuww..sakiitt begooo" Mayon berbicara sambil berteriak keras karena ternyata Lasira mencubit pahanya. Tiba-tiba endru ikut nimbrung


"padahal dia cakep kalo di gerai ya mas ya.." katanya ke arah mas gondrong.


Yang di tanya tersenyum sambil mengulurkan kuncir rambut ke arah Lasira dan berkata


" iya..rambut kamu bagus..lebih bagus kalo di gerai "


Berkata seperti itu dan langsung melangkahkan kaki keluar, meninggalkan Lasira yang bisa diliat mukanya merah padam entah malu entah gerah


" eciiieeeehhh...ada yang seneng nih dipuji " goda mayon,semangat banget!!


" eh..lo tau gak? dari sejak lo masuk kelas, tu orang ngeliatin lo terus lho..tapi gw liat sih dia fokus ngeliatin rambut lo Las..bukan ke muka lo..sampe lo duduk, dia masih ngeliatin .." endru menceritakan hasil pengamatannya.


Sedari tadi Lasira hanya menunduk sambil memegang kuncir rambut berwarna hitam yang dipinjamkannya. Eh itu dipinjamkan apa di kasih ya tadi??


Setiap membahas mas gondrong berbau mantan, entah kenapa Lasira selalu menjadi salah tingkah. Padahal menurut dia, dia tidak naksir. Tapi entah kenapa, setiap berdekatan dia selalu merasa kikuk. Ahh..ini gara-gara dia berbau seperti mantan!!

__ADS_1


__ADS_2