
Perkuliahan siang itu telah usai, seperti biasa,Lasira dan teman-teman berkumpul di kantin. Karena gerah, Lasira menguncir rambutnya . Dia tetap tidak bisa bertahan lama menggerai rambut indahnya. Dia dikantin bersama endru,mayon dan agatha. Karens mereka sedari tadi sekelas. Kimi dan kiara belum terlihat batang hidungnya.
Tak lama muncul segerombolan cewek-cewek, yang mengobrol dengan suara berisik banget,sumpah! Dilihat dari wajah-wajahnya, itu bukan teman seangkatan Lasira melainkan kakak tingkat.
Kelima cewek itu duduk bergerombol di dekat meja Lasira dan teman-teman cowoknya. Ternyata disitu ada mbak tika,mbak kosnya. Terdengar satu cewek berambut ikal mulai menggosip dengan kalimat awalan
" ehh..lo tau gak siihhh????" kalimat pembuka ketika akan mengadakan ghibah, satu kalimat itu mampu membuat keempat gadis lainnya mencondongkan tubuh ke arah si cewek rambut ikal.
" si Vinsa itu masih jomblo loh.."
ucapannya mendapat sambutan
"seriiiuuussss????" kompak keempat cewek itu berteriak
" dua rius!!! tadi gw nanya..kan tadi dikelas dia duduk sebelah gw kan.."
" emang lo nanya gimana?" tanya cewek berambut pendek
" gw nanya, lo udah punya pacar belom? trus dia jawab, belom.."
" trus lo nanya apa lagi? lo nanya tipe dia gak?" tanya cewek berambut pendek sekali lagi. Dia tampak antusias sekali.
" nanya donk..lo kira gw ****! dengerin dulu..jangan dipotong dong.." ucapnya sebal
Teman-temannya mengangguk semangat ,termasuk mbak tika.
" trus gw nanya,lo sukanya cewek yang gimana sih? eh dia jawab, yang cewek asli! nah loh..jawabannya absurd banget kan..trus karna gw pepet terus tuh, akhirnya dia bilang kalo dia sukaaa banget sama cewek berambut panjang.." ucapnya panjang lebar
" nah..bearti lo gk masuk kriteria donk? lo kritiiingg " ejek temannya berambut pendek
" nah lo juga gak bisa,rambut lo pendek gitu.."
" yee..pendek mah bisa dipanjangiinn.."
" eh..emang di kelas kita,yang naksir dia siapa?" tanya mbak tika yang sedari tadi hanya diam.
"hmmm..tuh si tania juga kayaknya demen..ama ni cewek nih.." ucapnya sembari menunjuk cewek berambut pendek tadi.
__ADS_1
" tapi dia susah banget di deketin tau.." ucap si rambut pendek
" ah lo aja Di..yang kurang cerdas deketinnya.." kata mbak tika
" iya..diana kalo deketin keliatan banget, kan orangnya jadi ilfeel"
Oh ternyata yang berambut pendek tadi bernama diana.
Lasira yang berada di seberang meja para gadis itu,hanya terdiam. Pura-pura baca komik,tapi sebenernya telinganya mendengarkan dengan seksama.
" lo nguping?" bisik endru. Sumpah ni bocah emang terlalu peka banget
" nguping apaan sih? pindah taman aja lah..disini berisik " ujarnya mencoba menghindari ledekan endru.
" kalo duduk lesehan di taman,ntar lo susah lo..kan lo gk pake celana panjang tuh..," ucap mayon mengingatkan
" ya makanya..gini ini nih yang bikin gw males pake rok.." ucap Lasira sebal.
" ya cantik kan emang mahal Las.." goda mayon. Lasira hanya mendengus sebal ke arah mayon.
***
"Las..nge mall yuk? gw pengen beli sepatu deh.." ajak kiara
" kan kemarin udah ki..beli sepatu apalagi sih?" tanyanya tanpa mengalihkan pandangan dari komik yang sedang dibacanya.
" mau beli yang warna kuning, gw kan belom punya..yuk ah..buruan..gw ganti baju dlu ya, gw balik sini lo udah siap"
ucapnya sembari beranjak keluar dari kamar.
"halah..itu mah bukannya ngajak, tapi maksaaaa.." teriak Lasira sambil melempar komiknya.
Dia pun berganti pakaian. Memakai jeans belel yang sudah sobek di area lutut, memakai kaos pendek putih,jaket jeans belel lalu menyambar waistbag hitam miliknya. Dia keluar kamar memakai ankle boots putih andalannya. Memang jika berkendara memakai motor sport,lebih nyaman memakai sepatu model seperti itu.
Setelah keluar kamar, dia masuk lagi. Memakai bedak tipis-tipis lalu mengoleskan lipbalm. Secepat itu persiapannya!
Sedangkan yang mengajak ,masih fokus mencatok rambutnya.
__ADS_1
" ngapain sih dicatok? kan naik motor ini..sama aja berantakan "
" ya minimal berantakannya enggak terlalu fatal lahh..,"
" ah terserah deh..gw tunggu dibawah "
Lasira sudah bersiap di atas motornya, memakai helm fullface,rambut panjangnya dia masukkan di balik jaket jeansnya. Sehingga sekilas dia benar-benar tampak seperti lelaki. Kiara turun dan langsung menaikkan tubuhnya ke atas motor besar Lasira. Ketika mereka tengah bersiap-siap ,teman kos mereka bernama adel baru saja pulang dari kuliah.
" wuiihh..sumpah..gak keliatan loh beb kalo kamu cewek.." ucapnya
Lasira membuka kaca helm nya
" kenapa emang?"
" kalian kayak orang pacaran,ya bener sih kalo kiara jadi jomblo,orang dikiranya dia udah punya pacaar.." ucapnya sambil tertawa melihat Kiara membonceng dengan memeluk perut Lasira. Lasira yang menyadari pose bonceng mesra kiara, langsung memukul tangannya
" gak usah meluk begooo.."
***
Setelah memutari mall berlantai 5 yang mereka kunjungi, memasuki banyak outlet namun tak membeli,akhirnya Lasira menyerah
" lo mau beli apalagi sih ki? udah jam 05.00 nih, ntar keburu magrib.."
" bentar..baru dapet satu..yuk kesitu dulu yukk.." ucap kiara sembari menarik tangan Lasira
" beli ini yuk Las...ini lucu loh.." ucap Kiara sembari menunjukkan rok plisket warna cokelat dengan panjang 7/8.
"ahh..ribet ah..lo tau sendiri..motor gw kek gimana..ga bisa pake rok lah.."
" halah..itu gampang lah..kalo lo pake ini,minta aja si endru buat jemput..lagian murah kok inii..yuk beli yuk..gw beli yang kuning deh..biar matching ama sepatu yg gw beli tadi..lo cokelat aja ya.."
Lasira belum menjawab,kiara sudah memanggil pelayan untuk membungkus pesanannya. Ya begitulah, sebagian baju lasira yang bermodel cute dibeli karena hasil paksaan dari Kiara.
***
Adzan berkumandang ketika Lasira melajukan motornya dari mall ke kosan. Dia berencana shalat di kos saja. Ketika motornya sudah memasuki kawasan masjid kampus, dia melihat motor sport keren warna hitam yang kemarin dulu pernah dia elus-elus , dia pun memelankan laju motornya,kemudian menoleh ke arah masjid. Di undakan anak tangga masjid terlihat Vinsa sedang melepaskan sepatu,menuju ke arah tempat wudhu. Lasira terkesiap .
__ADS_1
wehh..dia rajin shalat juga ya..gumamnya.
Ketika suara iqamah berkumandang, Lasira kembali mempercepat laju kendaraanya,khawatir waktu maghrib segera berakhir.