
Shen Lao berjalan memasuki kediaman Jia Song bersama Jia Huaran dan Ling Qiuyu yang berjalan disamping kiri dan kanannya.
Kedatangan Shen Lao menarik perhatian banyak orang karena mengira wanita cantik seperti Ling Qiuyu adalah istrinya, namun pandangan mereka tertuju pada Jia Huaran yang tampak bersikap berbeda saat bersama Shen Lao.
“Siapa wanita yang bersama Tuan Putri, apakah dia istri dari pria tampan itu?”
Tatapan para kasim dan dayang tertuju pada Shen Lao dan Ling Qiuyu. Mereka membicarakan Shen Lao dan Ling Qiuyu yang terlihat serasi.
“Nona Qiuyu, maaf sepertinya perkataan mereka membuatmu tidak nyaman...” Shen Lao menggelengkan kepalanya pelan.
Ling Qiuyu hanya tersenyum ramah pada Shen Lao, dalam hatinya dia justru merasakan sebaliknya. Mereka berdua mengikuti Jia Huaran yang membawa mereka menuju ruangan tempat keberadaan Jia Song dan Yao Ran.
Di dalam sebuah ruangan terlihat seorang pria berumur tiga puluhan tahun sedang duduk bersama perempuan berumur tiga puluhan tahun.
“Huahua, apa mereka adalah orang yang kamu maksud?” Perempuan berwajah keibuan menghampiri Jia Huaran yang datang bersama Shen Lao dan Ling Qiuyu.
“Ibu, perkenalkan dia adalah Lao, keturunan terakhir dari Keluarga Shen. Dan ini adalah panutanku Kakak Qiuqiu...” Jia Huaran memperkenalkan Shen Lao dan Ling Qiuyu kepada Yao Ran.
Yao Ran melihat Shen Lao dengan seksama. Pemuda ini memancarkan aura kewibawaan dan kebangsawanan. Jadi perkataan putrinya benar apa adanya. Tetapi yang jadi masalah dia hanya melihat kemampuan Shen Lao setara dengan pendekar bintang yang baru mencapai tahap awal.
“Silahkan duduk...” Yao Ran langsung mempersilahkan Shen Lao dan Ling Qiuyu untuk duduk bersama.
‘Inikah pemuda yang dimaksud Huahua?’ Pandangan Jia Song terarah pada Shen Lao dan Ling Qiuyu yang terlihat begitu dekat, namun dia merasa Jia Huaran, anaknya juga tertarik pada Shen Lao.
__ADS_1
Jia Song mulai menceritakan kebenaran tentang aksi adiknya yang diluar batas. Berkas-berkas yang Shen Lao ambil dari Organisasi Air Hitam telah diketahui pihak istana, sehingga pasukan militer segera menangkap Jia Mu, tetapi sayang Jia Mu tidak ditemukan dikediamannya.
“Lao‘er, apa Bibi Ran bisa memanggilmu seperti ini?” Yao Ran menatap Shen Lao dan ingin mendiskusikan hal yang serius.
“Boleh...” Shen Lao tersenyum canggung karena tatapan Jia Song dan Yao Ran sangat tajam.
“Jika benar Lao‘er yang membunuh semua anggota Organisasi Air Hitam, lantas kenapa kemampuanmu begitu rendah?” Saat Yao Ran berbicara secara terang-terangan, Shen Lao menyadari jika Jia Huaran memiliki sifat yang sama seperti ibunya, sementara keinginannya untuk berbisnis sama seperti ayahnya.
Shen Lao hanya tersenyum dan memperlihatkan kemampuannya yang sesungguhnya. Seketika raut wajah Yao Ran terkejut. Bahkan Jia Song dan Ling Qiuyu kebingungan melihat ekspresi Yao Ran.
“Lao, apa kamu sungguh telah mencapai pendekar bumi? Bukankah umur kita berdua sama?” Jia Huaran mewarisi kemampuan Yao Ran. Sekarang tingkatan Jia Huaran berada di Tahap Akhir Pendekar Bintang.
Shen Lao hanya tersenyum tipis. Yao Ran batuk pelan sebelum menatap Shen Lao dan menjelaskan rencana untuk menghentikan kudeta.
Jia Song mengangguk dan meminta bantuan kepada Shen Lao untuk menghentikan kudeta.
“Yang Mulia...”
“Panggil aku Paman Song saja...”
Shen Lao dan Ling Qiuyu sama-sama tersedak. Shen Lao mendengar dari Ling Qiuyu jika Jia Song terkenal dingin sama seperti Jia Huaran, tetapi keluarga kaisar ini jauh dari yang mereka berdua kira.
“Aku terima bantuan Paman Song, tetapi aku melakukan semua ini karena aku memiliki ambisi...” Untuk pertama kalinya Shen Lao memperlihatkan wajah yang dingin, “Ambisi untuk membunuh semua orang yang telah menghabisi keluargaku!”
__ADS_1
Jia Huaran dan Ling Qiuyu terkejut melihat tatapan mata Shen Lao yang teramat dingin. Sementara Jia Song dan Yao Ran juga sadar jika Shen Lao adalah keturunan Keluarga Shen yang terakhir. Wajar saja pemuda ini memiliki dendam kepada orang-orang yang ada di belakang Jia Mu.
“Lao‘er, apakah semua ini ada hubungannya dengan Keluarga Zhong?” Jia Song bertanya dengan nada yang ramah.
Shen Lao menjelaskan bahwa Keluarga Zhong menghabisi seluruh keluarganya bersama aliran hitam. Bukan itu saja, Keluarga Zhong juga yang telah membuat Ling Qiuyu dan keluarganya menderita.
“Tuan Muda Shen...” Ling Qiuyu memegang tangan Shen Lao dan menggenggamnya.
“Lao‘er, apakah kamu dan Nona Muda ini adalah sepasang kekasih?” Yao Ran ingin mencairkan suasana karena sekilas dia melihat Shen Lao menggenggam tangan Ling Qiuyu, begitu juga sebaliknya.
“Sebenarnya...” Shen Lao tercekat. Sementara Ling Qiuyu membisu tersipu malu.
Raut wajah keduanya membuat Jia Song dan Yao Ran curiga, bahkan Jia Huaran merasa patah hati seketika.
Shen Lao ingin mengatakan dan menjelaskan, tetapi Ling Qiuyu terlihat malu ketika disinggung soal ini. Dan dia melihat jelas jika Ling Qiuyu justru merasa bahagia dengan anggapan ini.
“Maafkan Bibi Ran yang bertanya terlalu banyak. Langsung saja, kami sudah menyiapkan pasukan militer. Tetapi untuk menghadapi Gunung Hitam dan Sekte Pedang Darah bukanlah hal yang mudah...”
Yao Ran sudah meminta bantuan pada sekte besar aliran putih dan netral, tetapi banyak pendekar yang tidak ingin terlibat masalah politik.
“Aku bersama pendekar dari Sembilan Harta Phoenix akan membantu. Aku rasa di dalam pasukan militer ada pengkhianat atau penyusup.” Cara pemikiran Shen Lao benar-benar membuat Jia Song dan Yao Ran kagum.
Shen Lao memikirkan segala kemungkinan yang akan terjadi. Seolah-olah pemuda ini sudah memantapkan langkahnya sejak awal.
__ADS_1
Tak lama mereka terus berbincang hingga akhirnya mencapai kesepakatan untuk bekerjasama. Jia Song dan Yao Ran ingin Shen Lao menginap di istana, tetapi keduanya tidak bisa mengatakan itu di depan Ling Qiuyu.