Legenda Takdir Ilahi

Legenda Takdir Ilahi
LTI 62 - Harimau Putih Dan Pasangan Kucing


__ADS_3

Shen Lao memberikan arahan pada Chi Rong, Ling Qiuyu dan Jia Huaran untuk membentuk formasi lingkaran roh dengan tenaga dalamnya.


Setelah formasi lingkaran roh terbentuk, Shen Lao membuka matanya dan terus memberikan arahan pada ketiga perempuan yang sekarang sedang duduk melingkar. Bagaimanapun Shen Lao lebih mengkhawatirkan kondisi Chi Rong, Ling Qiuyu dan Jia Huaran dibandingkan dirinya sendiri, sehingga Shen Lao menunda niatnya untuk melakukan konsentrasi secara penuh dan mengikat kontrak darah dengan Binatang Roh sebelum kedua istrinya dan putri Kaisar Jia ini mengikat kontrak darah dengan Binatang Roh.


”Lakukan konsentrasi secara penuh. Lalu saat kalian masuk ke alam bawah sadar, alirkan energi kehidupan kalian bertiga pada formasi lingkaran roh...” Shen Lao melihat raut wajah Chi Rong, Ling Qiuyu dan Jia Huaran secara bergantian, “Mulai dari sini aku tidak bisa membantu kalian. Binatang Roh yang hadir di alam bawah sadar kalian terkadang tidak sesuai dengan pikiran kalian. Jadi berhati-hatilah.”


Chi Rong yang pertama masuk ke alam bawah sadarnya, perempuan cantik dari Istana Bulan Biru ini berada disebuah hutan yang penuh dengan salju dan tanah yang membeku.


Dan tentu saja Shen Lao sudah menjelaskan pada Chi Rong, Ling Qiuyu dan Jia Huaran jika tak semua orang dapat melakukan perjanjian kontrak darah dengan Binatang Roh, namun jika seorang manusia mempunyai kontrak darah dengan Binatang Roh. Maka orang itu bisa memanggil Binatang Roh dan mengontrol kekuatan dari Binatang Roh tersebut.


Tergantung pada diri masing-masing orang, jika orang yang berhasil membuat kontrak darah dengan Binatang Roh adalah orang yang memiliki niat buruk, maka Binatang Roh akan mengikuti orang yang terikat dengannya layaknya seorang anak yang mengikuti orang tuanya.


Setelah berada di alam bawah sadarnya, Chi Rong sama sekali tidak merasakan hawa kehidupan. Hingga akhirnya setelah berjalan menyusuri hutan dalam kurun waktu yang cukup lama, akhirnya Chi Rong melihat sekilas bayangan hitam dari balik pepohonan yang menjulang tinggi.


Chi Rong berjalan mendekati bayangan tersebut, namun semakin dirinya mendekat, semakin bayangan hitam itu terbang melayang menghampirinya dan memancarkan cahaya terang benderang hingga berubah menjadi cahaya berwarna putih sepenuhnya.


Gumpalan cahaya berwarna putih itu memutari tubuh Chi Rong, semakin lama memutari tubuh Chi Rong, gumpalan cahaya berwarna putih itu mencairkan es dan salju. Tentu saja itu membuat Chi Rong terkejut.


“Manusia perempuan yang sedang mengandung?” Gumpalan cahaya berwarna putih itu berbicara.


Chi Rong memegang perutnya, “Tidak perlu basa-basi. Cepat keluarlah dan tunjukkan wujudmu!” Nada berbicara Chi Rong terdengar seperti orang yang memerintah.


Gumpalan cahaya berwarna putih berhenti tepat dihadapan Chi Rong sebelum menunjukkan wujudnya.

__ADS_1


Mata Chi Rong melebar karena wujud Binatang Roh yang memiliki kecocokan dengannya adalah Harimau Putih. Wujudnya hampir mirip dengan Siluman Agung Harimau Salju di Pegunungan Suxue.


“Laki-laki yang menanam benih didalam rahimmu bukanlah orang sembarangan. Anakmu kelak akan memiliki kemampuan dari dirimu dan orang yang menanam benih didalam rahimmu.” Saat Harimau Putih berkata demikian, Chi Rong mengangkat alisnya dan memukul kepala Harimau Putih.


“Berhenti berkata orang yang menanam benih!” Wajah Chi Rong hanya menunjukkan ekspresi kesal, namun tidak menghilangkan kecantikannya yang terkesan dingin, “Perkataanmu itu membuatku terdengar seperti tempat bercocok tanam untuk suamiku!”


Harimau Putih ini terdiam, dan tentu saja Harimau Putih mengetahui kedatangan Chi Rong.


“Gigit jari jempolmu hingga berdarah, lalu teteskan darah itu di lingkaran roh milikku.” Harimau Putih menjelaskan cara untuk melakukan kontrak darah pada Chi Rong.


Tanpa menunggu lebih lama, Chi Rong menggigit jari jempolnya hingga berdarah, lalu meneteskan darahnya pada lingkaran roh. Secara perlahan lingkaran roh memancarkan cahaya berwarna putih sebelum akhirnya Harimau Putih telah terikat kontrak darah dengan dirinya.


Ketika Chi Rong mengelus kepala Harimau Putih, wujud Harimau Putih berubah menjadi kecil dan menggemaskan karena kurang lebih wujud Harimau Putih sama seperti kucing. Tentu sisi manis Chi Rong terlihat saat melihat wujud Harimau Putih yang mengecil.


“Ingat, mulai sekarang kau adalah rekanku. Namaku Chi Rong...” Chi Rong mengangkat tubuh Harimau Putih, lalu secara perlahan alam bawah sadar Chi Rong memudar.


“Gege, aku berhasil melakukan kontrak darah dengan Binatang Roh...” Chi Rong berbisik dan suaranya terdengar begitu lembut, “Lihat, dia begitu menggemaskan kan?”


Shen Lao merasa setelah Chi Rong hamil, perempuan dari Istana Bulan Biru ini ingin dimanjakan sehingga Shen Lao mengelus kepala Chi Rong dengan lembut. Namun tindakan Shen Lao ini membuat Chi Rong memukul perutnya.


“Aku lebih tua darimu dan jangan perlakukan aku seperti gadis kecil yang lemah!” Ucap Chi Rong dengan jelas dan membuat Shen Lao berkeringat dingin.


‘Apa aku melakukan sesuatu yang salah?’ Shen Lao melihat Chi Rong yang tersenyum manis sambil menggelitik tubuh Harimau Putih.

__ADS_1


Diwaktu yang sama saat Chi Rong berhasil melakukan kontrak darah dengan Harimau Putih, Ling Qiuyu sedang berada di alam bawah sadarnya dan mencoba mencari hawa keberadaan kehidupan.


Ling Qiuyu sendiri merasa aneh karena tempat pertama kali dia lihat saat berada di alam bawah sadarnya adalah sebuah reruntuhan kastil.


Saat Ling Qiuyu memasuki reruntuhan kastil itu, dia melihat banyak kucing yang berlarian kesana-kemari. Dalam hati, Ling Qiuyu merasa jika salah satu dari ratusan kucing itu adalah Binatang Roh-nya tetapi dia ingin mengejutkan Shen Lao dengan Binatang Roh yang terkenal predator.


Namun keinginan Ling Qiuyu tidak sesuai harapannya karena sekarang dihadapannya muncul cahaya berwarna jingga dan putih yang memutari tubuhnya.


“Manusia ini memiliki tubuh yang indah. Apa dia seorang ratu dari dunia manusia?” Suara cahaya berwarna putih yang terdengar seperti perempuan mendekati Ling Qiuyu. Sementara cahaya berwarna jingga tetap memutari tubuh Ling Qiuyu sebelum bersuara.


“Istriku, secantik apapun dirinya, seindah apapun tubuhnya. Bagiku kau tetap yang tercantik dan terindah.” Suara cahaya berwarna jingga terdengar seperti laki-laki dan itu membuat Ling Qiuyu memasang ekspresi datar terlebih saat cahaya berwarna putih menjauh dari dirinya.


“Diam! Bukankah kau mengetahui jika diriku ini membenci pejantan sepertimu. Aku lebih menyukai pejantan yang romantis melalui tindakannya bukan perkataannya!” Saat cahaya berwarna putih menegur cahaya berwarna jingga, Ling Qiuyu tertawa lirih.


Menurut Ling Qiuyu, Shen Lao selalu bertindak romantis melalui setiap tindakannya, walau terkadang selalu mengatakan hal yang membuat dirinya tersipu malu, tetapi pemuda yang telah menjadi suaminya itu memiliki sifat yang jauh dari cahaya berwarna jingga.


Cahaya berwarna putih yang melihat Ling Qiuyu tertawa lirih dan mengerti jika perempuan cantik ini ingin melakukan kontrak darah. Sehingga cahaya berwarna putih membimbing Ling Qiuyu untuk melakukan kontrak darah dengan Binatang Roh.


“Suamiku, aku akan menjadi rekan Binatang Roh perempuan ini. Apa kau tidak ingin ikut denganku?” Cahaya berwarna putih sedang membentuk lingkaran roh disusul cahaya berwarna jingga.


“Tentu aku akan menjadi Binatang Roh perempuan ini agar aku tidak jauh darimu.”


Ling Qiuyu tersenyum tipis sebelum menggigit jari jempolnya, kemudian meneteskan darahnya pada lingkaran roh.

__ADS_1


Secara bertahap cahaya berwarna putih dan cahaya berwarna jingga berubah wujud menjadi kucing jantan dan betina.


Mata Ling Qiuyu berbinar-binar sebelum memeluk kedua kucing ini, kucing putih yang merupakan kucing betina menjelaskan jika Ling Qiuyu telah berhasil melakukan kontrak darah dengan Pasangan Kucing Roh.


__ADS_2