Legenda Takdir Ilahi

Legenda Takdir Ilahi
LTI 38 - Gunung Hitam


__ADS_3

Satu hari setelah Shen Lao bertemu dengan Liang An, sekarang dia telah sampai di kaki gunung dari Gunung Hitam.


“Hua‘er, Yu‘er, mulai dari sini aku yang akan mengatasi mereka. Kalian berdua tunggulah di Jurang Abadi.” Shen Lao bisa melihat jika Jia Huaran dan Ling Qiuyu ingin terus mengikutinya.


Jia Huaran dan Ling Qiuyu sadar, sehingga mereka berdua memilih mengikuti perkataan Shen Lao.


“Hati-hati, Lao...” Ling Qiuyu memegang tangan Shen Lao, sementara Jia Huaran menatap Shen Lao dalam.


“Lao, aku bersama Kakak Qiuqiu akan berlatih... Aku ingin kamu mempercayai kami berdua...”


Shen Lao menatap Jia Huaran dan Ling Qiuyu penuh makna sayang, “Aku tidak ingin kalian terluka. Dan aku tidak ingin tangan kalian kotor dengan noda darah, seperti tanganku ini...”


Jia Huaran dan Ling Qiuyu tidak berbicara lagi, mereka berdua mendengarkan penjelasan Shen Lao agar tetap tenang saat di Jurang Abadi dan menunggu kembali kedatangannya.


Shen Lao tersenyum setelah melihat portal yang membawa Jia Huaran dan Ling Qiuyu menghilang, sekarang pandangannya terarah pada sebuah gunung yang dipenuhi tanah berwarna hitam.

__ADS_1


Shen Lao mulai menapaki Gunung Hitam menuju puncak mencari keberadaan dua kelompok yang sekarang bermarkas di gunung ini.


Beberapa saat kemudian Shen Lao merasakan samar-samar aura milik seorang pendekar, bahkan gerombolan Hewan Buas yang datang menyerangnya membuat Shen Lao menggelengkan kepalanya pelan.


“Menahanku dengan ini? Jangan bercanda!” Shen Lao membunuh gerombolan Hewan Buas berjumlah dua puluh ekor tanpa kesulitan, “Hewan Buas Raja Tahap Awal?”


Shen Lao menekan kemampuannya hingga mencapai Tahap Awal Pendekar Suci. Dia menajamkan matanya karena melihat bayangan lima orang yang mengawasinya dari kejauhan.


‘Aku rasa tempat ini menyimpan kekayaan alam tersembunyi. Mereka sama sekali tidak berpikir untuk mencarinya.’ Shen Lao terbang dengan kecepatan tinggi dan mengejar lima pendekar yang mengawasinya.


Namun ketika jarak antara dirinya dengan lima pendekar itu semakin singkat, Shen Lao memperlambat kecepatannya.


Meskipun Gunung Hitam sulit ditemukan karena tempat ini merupakan tempat tersembunyi, tetapi dua kelompok yang sekarang mendiami Gunung Hitam dikejutkan dengan laporan lima pendekar.


“Kalian tidak sanggup menghabisi satu orang. Aku tidak butuh alasan!” Lang Xu menatap lima pendekar yang melaporkan.

__ADS_1


“Aku takut dia pendekar misterius bermarga Shen, Patriark Lang!” Salah satu pendekar yang melapor berkeringat dingin.


Zhou Xuan, Patriark Sekte Pedang Darah memucat wajahnya, “Patriark Lang, jika ini benar maka kita tidak dapat mengatasi pendekar ini!”


“Kita pergi! Bunuh Zhong Chan dan Ling Shan! Kita tidak butuh beban untuk melarikan diri!” Lang Xu menatap dingin Zhong Chan dan Ling Shan yang terkejut mendengar perkataan rekan kerjasama mereka.


“Saudara Lang, Keluarga Zhong telah bekerjasama dengan kalian selama puluhan tahun. Kau bercanda kan?” Zhong Chan menjauh dari Lang Xu yang sudah menarik pedangnya dan berjalan mendekatinya.


“Aku tidak bercanda!” Lang Xu memotong tubuh Zhong Chan menjadi dua bagian.


“Saudara Lang-” Ling Shan mati seketika ketika Lang Xu memotong tubuhnya.


Setelah melihat Zhong Chan dan Ling Shan mati, segera Lang Xu pergi meninggalkan markas dari Gunung Hitam. Dia diikuti Zhou Xuan dan seluruh anggota Gunung Hitam serta Sekte Pedang Darah dari belakang.


Sebelum mereka menjauh sebuah aura intimidasi yang mencekam membuat pergerakan mereka melambat.

__ADS_1


“Hanya Pendekar Suci Tahap Awal?”


Lang Xu dan Zhou Xuan tertawa ketika melihat kedatangan seorang pemuda yang sedang melayang di udara.


__ADS_2