
“Tujuan dari Turnamen Bunga Persik adalah mencari penerus Pendekar Empat Penjuru...” Chi Sumei berkata sambil mengupas buah Apel Es dan Apel Berlian.
“Nenekku adalah salah satu dari empat Pendekar Empat Penjuru...” Chi Rong menjelaskan hal ini pada Shen Lao, Ling Qiuyu dan Jia Huaran.
Shen Lao menganggukkan kepalanya, memang Kekaisaran Jia memiliki sekte aliran putih dan netral yang kuat, hanya jumlah keseluruhan anggota sekte aliran putih dan netral jauh lebih kecil dibandingkan sekte aliran hitam.
Di aliran putih dan netral, mereka mempunyai Pendekar Empat Penjuru yang merupakan empat pendekar pilar di aliran putih dan netral. Sementara di aliran hitam memiliki Sembilan Raja Hitam yang menjadi pilar mereka.
Di lihat dari sini saja kekuatan keduanya berbeda jauh, Chi Rong dengan lembut menjelaskan. Sementara Chi Sumei tidak henti-hentinya memakan Buah Es, Apel Es dan Buah Salju. Buah-buahan ini sangat cocok untuk memperkuat kekuatan unsur dalam tubuhnya.
“Rong‘er, aku mengirimkanmu sebagai perwakilan Istana Bulan Biru untuk mengikuti Turnamen Bunga Persik. Kita akan berangkat bersama setelah pernikahan Lao‘er dan Yu‘er...” Jelas Chi Sumei.
“Baik, Nek...”
Chi Rong langsung menatap Shen Lao dan Ling Qiuyu lama, “Kakak Qiuqiu, Gege, Huahua, apakah kalian bertiga ikut turnamen ini?”
Ling Qiuyu menatap Shen Lao, Chi Rong dan Jia Huaran secara bergantian, “Aku tidak ikut turnamen bela diri ini. Bagaimanapun kita harus saling melengkapi, aku akan mengurus rumah dan Sembilan Harta Phoenix. Jika suatu saat nanti kalian menemani perjalanan Lao, maka aku yang menjaga anak-anak kita nantinya...”
Chi Rong tersenyum menatap Ling Qiuyu, jujur dia telah mendengar perkataan Shen Lao tentang bagaimana gadis itu mengurus bisnis dan rumah tangga.
“Aku akan ikut, dan Hua‘er, apa kamu tertarik mengikuti Turnamen Bunga Persik ini?” Shen Lao melirik Jia Huaran yang berpikir.
“Aku hanya belajar pengobatan dari Ibuku dan tidak pandai memasak seperti Kakak Qiuqiu. Dan kamu juga telah mengatakan padaku bahwa kita harus saling melengkapi. Aku akan bersama Kakak Qiuqiu mengurus rumah dan Sembilan Harta Phoenix...” Jawaban Jia Huaran justru membuat Shen Lao, Chi Rong dan Ling Qiuyu tersenyum.
Setelah mereka berempat mengobrol lama, sebelum akhirnya Shen Lao meminta izin pada Chi Sumei untuk kembali ke Ibukota Jiaran mempersiapkan diri menghadiri Turnamen Bunga Persik.
__ADS_1
“Aku akan ikut. Acara pernikahan kalian akan digelar kapan?” Chi Sumei bertanya pada Shen Lao dan Ling Qiuyu.
“Aku akan menikahi Yu‘er sebelum diadakannya Turnamen Bunga Persik...” Jelas Shen Lao.
Chi Sumei menatap wajah cucunya yang tersenyum bahagia, ‘Pemuda ini sungguh beruntung. Tiga permata Kekaisaran Jia menjadi pendamping hidupnya. Aku tidak habis pikir cucuku jatuh ke pelukannya...’
“Hua‘er, bagaimana?” Chi Sumei menatap Jia Huaran yang tersipu malu.
“Nenek Chi, sebenarnya Lao ingin menikahiku setelah menikahi Kakak Rongrong dan Kakak Qiuqiu, tetapi aku masih belum siap...” Jia Huaran menjelaskan bahwa dirinya memang mencintai Shen Lao dan menerima kondisinya. Tetapi saat ini Jia Huaran masih belum siap, karena entah mengapa firasatnya mengatakan untuk menjaga Chi Rong dan Ling Qiuyu.
Chi Sumei menggelengkan kepalanya pelan, “Aku pernah mendengar bakat Ayahmu, Kaisar Jia adalah meramal masa depan...” Gumam Chi Sumei.
Beberapa saat kemudian, mereka berlima meninggalkan kediaman Matriark Istana Bulan Biru, Chi Sumei segera membicarakan tentang Turnamen Bunga Persik pada seluruh pendekar sekte.
Sebelum meninggalkan Istana Bulan Biru, para Tetua melakukan formasi pemanggilan Siluman Agung yang konon selalu menjaga Pegunungan Suxue, dan Istana Bulan Biru tentunya.
Shen Lao, Ling Qiuyu dan Jia Huaran terkejut. Sementara Chi Rong sudah pernah melihat pemandangan Harimau Salju yang besar sewaktu kecil.
“Kau...” Harimau Salju mencium aura milik Shen Lao yang berbeda dari manusia lainnya, “Apakah kau pernah bertemu dengan Rubah Ekor Sembilan?”
Chi Sumei dan seluruh pendekar perempuan Istana Bulan Biru langsung menatap ke arah Shen Lao. Mereka dibuat terkejut karena baru pertama kali mereka mendengar Harimau Salju berbicara.
“Ya, aku bertemu dengannya. Dia memberiku Giok Segel Kematian.” Shen Lao berbicara dengan tenang, dan itu membuat Chi Rong berdecak kagum.
Harimau Salju semakin mendekat, tubuhnya itu bisa dikatakan sama seperti Binatang Roh. Harimau Salju menjelaskan bahwa dia salah satu dari sembilan Siluman Agung yang terusir dari Dunia Siluman.
__ADS_1
“Kau juga telah menjalin hubungan dengan pemilik Nadi Air. Terimalah pemberian auraku ini, lindungi keturunan Istana Bulan Biru. Aku sudah membuat perjanjian dengan leluhur mereka...” Harimau Salju melepaskan aura berwarna putih seputih salju yang memancarkan cahaya terang.
“Aura Salju Kekal, pelajari aura ini dan ajarkan pada istrimu itu...” Selepas berkata demikian, wujud Harimau Salju berubah menjadi sebuah kubah tak kasat mata yang melindungi Istana Bulan Biru beserta Pegunungan Suxue.
Shen Lao menerima Aura Salju Kekal pemberian Siluman Agung Hairmau Salju, lalu dia menatap Chi Rong yang tersenyum lembut padanya.
Chi Sumei dibuat terkejut karena melihat cucunya telah menjadi istri dari seorang pemuda yang tidak pernah dia duga.
“Lao‘er, ceritakan pada Nenek masa lalumu. Aku ingin mengetahui masa lalu suami cucuku ini...” Chi Sumei berkata sambil melangkahkan kakinya meninggalkan Istana Bulan Biru secara perlahan.
Shen Lao menatap Chi Rong, Ling Qiuyu dan Jia Huaran yang antusias mendengar ceritanya.
“Nenek Chi, masa lalu yang akan tetap kukenang dan tidak akan kujalani ini bukanlah sesuatu yang indah...” Shen Lao berkata dengan suara yang ramah, “Kisah ini dimulai saat malam yang berapi-api itu...”
Chi Sumei mendengarkan dengan baik cerita Shen Lao, bahkan Chi Rong dan Ling Qiuyu yang sudah melihat masa lalu Shen Lao yang melakukan perjanjian dengan Roh Dewa juga penasaran, sementara Jia Huaran sudah menatap pemuda itu sedari tadi.
Perlahan mereka berlima melangkahkan kakinya meninggalkan Pegunungan Suxue menuju Ibukota Jiaran.
Shen Lao tersenyum kecut, dia menceritakan masa lalunya dalam perjalanan. Sebuah perjalanan yang tidak pernah dia duga sebelumnya.
____
Tunjukkan suport kalian kepada penulis dengan memberikan, rate bintang lima, like, komentar dan vote poin/koin. Dukungan kalian sangat berarti bagi saya selaku penulis untuk semangat update di setiap chapternya.
Setiap harinya, LTI akan up satu chapter. Bulan depan baru crazy up lagi. Karena aku ngejar pendapatan minimum di Legenda Takdir Ilahi dan Alhamdulillah target terpenuhi. Tersisa Dragon Warrior Pair yang masih 40k word.
__ADS_1
Mungkin yang pernah baca DWP, tahu lah kalau aku baru lulus SMK tahun lalu dan pertama kali terjun ke dunia pekerjaan di pabrik kelapa sawit, anak perantauan wkwkwk. Jadi gak nyangka LTI bisa tembusin satu ARC dalam dua mingguan ketika dalam kesibukan, dan membagi waktu itu susah-susah gampang. Mohon dukungannya karena ARC 1 akan selesai beberapa chapter lagi dan ARC 2 sedang dalam proses penggarapan.
Selamat menikmati karya yang lahir dari keresahan dan ketidakpastian.