
"Aku sudah siap.."
ucap vol berjalan denggan santai dan pergi meningalkan Orion yang baru saja bersetatus suami nya yang mana sedang duduk santai di ruang TV sembari membaca koran, Orion pun berdiri mengikuti vol yang telah berjalan mendahului nya.
"Hai apa kamu tidak diajar kan sopan santun, untuk menghargai suami mu ?"
Ucap Orion dengan suara dingin nya.
Voll yang mendengar pun lansung berhenti segera tepat di ambang pintu dan menanti pria dinggin itu seperti pelayan yang menanti majikan nya
"Huuf..... Sungguh pria ribet "
ucap voll didalam hati.
Disaat voll menanti diambang pintu Orion hanya berjalan santai dan masuk kedalam Mobil nya tanpa berbicara apa pun dan disaat Orin sudah sampai di dalam mobil baru lah voll berjalan menuju mobil tersebut, selama dalam perjalanan voll hanya diam tidak berbicara karena dia asik berfikir bagai mana cara nya dia menyampai status nya saat ini, dia sudah menjadi istri dari Orion adereld wijaya.
" Bisa kah kita merahasiakan hubungga kita, aku belum bisa memberi Kabar bahwa kita sudah menikah disaat papi ku terbaring di rumah sakit"
Ucap voll kepada Orion yang sedari tadi asik menatap layar tablet nya.
"Hem... "
Hanya itu yang terdengar dari di telinga voll. Pria itu benar-benar sangat irit berbicara dan bila dia mengeluarkan perkataan nya pasti lansung menusuk kehati, orion sama sekali tidak keberatan karena dia sudah menepati janji nya dengan sang ibu, dan masalah voll mau merahasiakan hubungan mereka di depan keluarga setiawan ceng itu masalah dia, bila terciduk pun mereka berdua sudah berstatus pasangan suami istri yang sah. di mata hukum dan agam.
Sesampai nya diloby rumah sakit voll, hanya voll saja yang turun dan Sesaat voll inggin menutup pintu Orion berkataan,
"Nanti jam 5 sore aku akan menjemput mu. "
"Tidak apa-apa aku bisa pulang sendiri"
ucap voll namun di acuh kan oleh Orion.
Pria itu kembali menatap layar tablet nya. Voll sungguh frustasi menghadapi pria dingin di hadapan nya saat ini yang berstatus suaminya.
Voll hanya bisa mengalah saat berhadapan dengan Orion dia tidak inggin lagi kaluarga nya mendapat masalah di saat dia menolah keinginan orion.
__ADS_1
" Asslamaualikum, Siang mami "
Ucap voll saat masuk kedalam ruang rawat inap sang papi.
" Siang sayang,, kamu datang bersama siapa ?"
Tanya sang mamy
" Sendiri mi, Maaf karena voll datang sangat siang tadi voll Ada sedikit urusan."
"Iya tidak ada apa-apa sayang. "
"Bagai mana papi apa sudah siuman ?"
"Sudah namun saat ini dia tertidur kembali karena pengaruh obat yang diberikan dokter. "
"Allhambulilah kalau seperti itu, aku bahagia sekali papi sudah membaik. "
"Sayang apa kamu ada sesuatu yang inggin kamu sampai kan ?"
Tanya sang mamy
Jawab voll dia mendekat kearah sang papi dan memandangi wajah papi nya tertidur .
Jam pun berlalu voll masih asik bersama keluarga nya, bercerita dan sesekali tertawa bersama Karena disana ada monna dan Vincent menjenguk sang papi, Papi pun sekarang sudah membaik dari sebelumnya.
Dert.... Dert...dert...
Bunyi smartphone voll meminta diangkat sedari tadi yang berada di meja tv tanpa ada nada dering nya , voll sama sekali tidak menyadari bahwa smartphone nya sangking keasikan nya dia berkumpul bersama keluarga nya dia lupa akan janji nya dengan pria dingin.
" Voll nanti kamu mau pulang ke rumah kita apa ke apartermen mu ?"
Tanya mona
"Pulang keapartermen ku karena besok aku sudah mulai berkerja "
__ADS_1
Jawab voll kepada mona
"Oh ..... voll apa kamu ada janji dengan seseorang ?
tanya mona dan dia memberikan smartphone milik voll
" Ya ampun aku lupa "
Ucap voll sambil melihat siapa yang menelfon nya itu adalah nomor baru
"Maaf mami, papi voll harus pergi sekarang karena voll lupa sudah ada janji"
Ucap voll sambil mengambil tas nya dan pergi meninggalkan ruangan inap itu dengan terburu-buru
Sesampai nya di loby rumah sakit dari kejauhan voll sudah melihat sosok pria tampan yang baru saja turun dari mobil sedan hitam keluaran eropa.
" Ah... Jangan sampai dia kesini "
Ucap voll didalam hati nya dengan langkah panjang dan terburu-buru voll lasung menghampiri orion yang baru saja turun itu. Sambil berekting sedang sakit perut.
" Maaf,,, aku telat aku tadi harus bertemu dokter,, perut ku tiba-tiba nyeri "
Ucap voll memberi alasan dan alasan itu memang benar ada nya dia tadi sempat bertemu dokter,
yang lebih tepat dokter kandungan voll meminta saran untuk mengunakan pencegah kehamilan yang aman untuk diri nya.
voll sangat tahu saat karang dia sudah memiliki status sebagai istri terlebih istri dari orion pria tampan yang dingin.
saat ini voll mengunakan pencegah kehamilan dia belum siap untuk mengandung anka dari orion, karena dia belum memilih perasan sedikit pun untuk pria itu, voll sangat takut jika orion akan bosan terhadap nya dan akan meninggalkan diri nya saat mengandung anak itu, maka dari itu voll memilih memakai pencerahan kehamilan.
setelah mendengar penjelasan voll, Orion hanya diam tanpa komentar l, dia memilih untuk masuk kembali kedalam mobil nya, diam tanpa expresi dan tangan nya masih asik mengeser kan tablet nya
"Mimpi atau doa apa aku, menjadi istri dari pria dingin ini "
ucap voll dalam hati sambil memegang perut nya.
__ADS_1