Lentera Volleta

Lentera Volleta
vol 15


__ADS_3

Niat hati ingin pergi naik kedalam kamar nya untuk menunaikan kewajiban yang biasa di jalani voll, malah terhenti disaat gadis cantik itu melihat sosok pria tampan yang baru dua hari ini memiliki status suami nya,


Yang baru saja masuk kedalam rumah dan membawa satu ikat bunga indah sambil tersenyum manis kearah diri nya membuat voll kaget bagai mana mungkin pria dingin ini bisa bersikap romantis.


" Sayang mau kemana ? Aku baru saja pulang "


Ucap orion sambil mendekat kearah voll orion merangkul dan mencium pucuk kepala voll.


Voll yang mendapat rangkulan dan ciuman di pucuk kepala nya lansung tersadar dari lamunan nya dia sangat kaget karena setahu voll orion tadi masih berada di depan pintu.


" Saya baru saja mau keatas, "


Ucap voll dengan wajah kaget menerima perlakuan lembut orion.


" Orin biarkan istri mu keatas dulu, dia mau solat dan kamu bisa melanjutkan mesra-mesraan nya nanti malam.


Ucap ibu orion sambil tersenyum dia sangat bahagia melihat tingkah laku putra sulung nya


"Baik lah... Ibu "


ucap orion sambil tersenyum


" sayang cepat ya saya dan ibu tunggu kamu di bawah. "


Ucap orion sambil memberi bungga yang di bawa nya.


" Iya... "


Ucap voll dengan singkat sambil berjalan menuju kamar yang semalam ini dia tempati. Sedangkan orion duduk bersama ibu nya.


Sesampainya di dalam kamar voll lansung pergi kekamar mandi dia mencuci wajah nya yanh terasa sangat panas, setelah menerima perlakuan lembut dari orion


" Ya allah kenapa pria dingin itu bisa sehangat ini "


Ucap voll samil melihat pantulan wajah nya di depan cermin


Voll yang tidak mendapat jawaban dari pertanjan nya sendiri memutuskan untuk melakukan nian nya semula.


Dan di lain tempat orion sedang bersama ibu nya sedang membahas kenapa pria tampan itu tidak membuat resepsi pernikahan secara besar-besaran untuk mengenalkan nyonya baru di keluarga aderald wijaya .


" Orion kapan kamu mau membuat pesta pernikahan mu ?"


Tanya ibu clara ibunda orion.


" Belum tahu ibu,,, voll tidak menggiinkan nya, dia berkata yang penting sah dimata hukum dan agama "


Ucap orion memberi penjelasan kepada sang ibu


" Orion apa kamu akan menyembunyikan semua ini untuk selamanya ?"


Tanya ibu clara


" Tentu saja tidak, aku akan mengumumkan pernikahan kami di saat waktu yang tepat dan terlebih lagi disaat aku sudah memiliki calon penerus keluarga aderald wijaya "


Ucap orion dengan sedikit tersenyum.

__ADS_1


Orion menyembunyikan niat terselubung di balik senyuman manis nya itu, apa lagi kalau bukan membuat voll tidak pergi meninggalkan diri nya.


" Baik lah ibu percaya kamu dapat menjaga menantu cantik ibu dan satu lagi kamu harus cepat-cepat memberi ibu cucu karena ibu sudah sangat mengingatkan nya "


Ucap ibu clara dengan wajah bahagia.


" Ibu... "


Teriak iksan masuk kerumah mewah orion menunjukan sifat manja dan manis nya, membuat orion tersenyum


" Bisa kah kamu tidak berteriak !"


Ucap orion kepada iksan


" Biarkan saja,,, aku sangat merindukan ibu centiku ini "


ucap iksan sambil memeluk sang ibu.


" Iksan, kamu ini selalu bersikap hangat kepada ibu, sangat berbeda dengan kakak mu selalu bersikap dinggin "


Ucap ibu clara sambil tersenyum.


" Ibu berhenti lah memanjakan diri nya , dia sudah dewasa dia sudah wajib memiliki istri "


Ucap orion sedikit dinggin


" Abuh-abuh pandai sekali kamu bicara sepeti itu, mentang-mentang kamu sudah memiliki istri !:


Ucap sang ibu.


" Tentu... Sebentar lagi aku akan memberikan ibu dan ayah cucu yang cantik dan tampan seperti aku dan voll "


Ucap orion


Ucap iksan sambil tersenyum dia tahu betul bahwa kakak nya dan kakak iparnya itu sama sekali belum bersentuhan


" Eh... Anak manja kenapa kamu tersenyum apa kamu menantang ku !"


Ucap orion kepada adik nya.


" Iya ibu dan iksan menantang mu untuk memberikan kami hiburan bahagia yaitu anak dari mu penerus keluarga kita "


Ucap ibu clara dengan santai sambil memegang tangan iksan yang memeluk nya


Tanpa mereka bertiga sadari voll sedang melihat kedekatan mereka bertiga, yang sedang membicarakan keturunan di keluarga aderald wijaya,


voll tidak menyangka ibu mertuanya nya sudah sangat mengingatkan dia mengandung, padahal pernikahan dia dan orion hanya di dasari pemaksaan orion yang mengancap voll untuk menikah dengan nya, untuk menyakiti semua orang yang ada di sekitar voll


‎bila voll tidak ingin menjadi istri nya



" Maaf ibu, seperti keinginan ibu tidak akan tercapai "


Ucap voll didalam hati sambil menuruni anak tangga menuju ruang keluarga di mansion mewah orion untuk menghampiri keluarga baru nya.

__ADS_1


Iksan yang melihat kedatangan voll lansung menyapa dengan wajah bahagia, memangil voll dengan sebutan kaka ipar


" Hai kakak ipar !"


Ucap iksan dengan santai


" Hai pak iksan !"


Ucap voll dengan suara lembut


" Ah...kakak jangan panggil aku pak iksan, panggil aku iksan saja saat ini aku tidak sedang berkerja, saat ini aku sedang menjadi adik yang tampan dari pria yang sedang duduk itu "


Ucap iksan sambil membawa voll duduk di sebelah orion, wajah voll sangat binggu setelah mendengar perkataan iksan , voll sama sekali tidak mengetahui bahwa iksan adik dari orion yang saat inj berstatus suami nya.


" Voll apa anak nakal ini tidak memberi tahu mu kalau iksan adalah adik nya ?"


Anggota keluarga aderald wijaya yang paling kecil "


Tanya ibu clara, mualai mencurigai orion dan voll


" Ah... Itu ibu selama ini, aku selalu bertemu kakak ipar saat jam kerja saja, yang di ketahui kakak ipar aku ini sebagai rekan kerja kakak, dan dia belum terbiasa memangil nama ku "


Ucap iksan mencoba membuat ibu nya percaya


1


" Apa itu betul voll ?"


Tanya ibu clara dengan wajah penasaran


" Iya ibu, aku selalu memangil iksan seperti itu, karena saat kamu baru pertama bertemu dia mengatakan sebagai asisten orion ibu "


Ucap voll dengan suara lembut dia mencoba menetral kan wajah panik nya .


" Oh... Jadi kamu memperkenal kan, anak tampan ku sebagai asisten mu anak nakal ?"


Tanya ibu clara kepada orion sambil meletakan tangan nya di pinggang


" Aku tidak pernah mengatai dia asisten ku ibu, dai sendiri yang memperkenal kan diri nya sebagai asisten ku "


Ucap orion dengan santai


" Iya ibu, saat itu aku sangat bingung untuk mendekati kakak ipar, hanya untuk menyampaikan salam kenal dari kakak "


Ucap iksan sambil memeluk ibu nya


" Ah... Kalian berdua ini sama saja, tidak kakak dan adik selalu saja suka membuat ibu kalian pusing "


Ucap ibu clara memarahi kedua putra tampan nya.


" Ayo voll kita makan ibu sudah lapar karena ulah anak nakal ini "


Ucap ibu orion sambil menarik voll dari samping orion


Kedua wanita cantik itu pun pergi menuju ruaang makan, menyantap masakan yang sudah di buat oleh voll, karena jujur saja ibu clara sudah sangat lapar dia sengaja menanti kedua putra tampan nya datang dia ingin menikmati makan malam bersama keluarga nya walau saat ini sangat suami masih berada di luar negeri.

__ADS_1



wajah iksan adareld yang selalu meleleh Kan hati gadis dan membuat kakak nya kesal


__ADS_2