
malam begitu indah dan terang menderang langit gelap begitu berwarana dengan hiasan bintang dan bulan sabit, cia dan hanaya sedang duduk berdua di balkon kamar memanandangin indah nya malam itu yang di iringin angin malam yang sejuk.
cia menimang hanaya penuh kehangatan bagaikan seorang ibu yang sedang mencurahkan kasih sayang nya, sekali kali cia mengajak hanaya berbincang dan tertawa melihat tingkah lucu hanaya.
kini sudah tiga bulan lebih cia berada di kediaman tuan adareld menjaga hanaya yang sudah dia angap seperti anak nya sendiri.
" hanaya ... dua hari lagi kita akan pindah ke rumah papa mu, apa kamu bahagia ?"
ucap cia bertanya kepada putri cantik yang kini sidah mulai mengantuk
" hanaya aku... takut pindah dari sini, karena tempat papa mu berada, tempat kelahiran ku dimana di sana tempat yang sangat tidak aman untuk diri ku, hanaya aku takut mereka kembali mencari ku dan aku akan terpisah dari mu, jujur aku sangat menyukai mu putri cantik aku tidak sanggup berpisah dari mu, kamu sudah menjadi bagian dari hidup ku sejak aku pertama melihat mu "
ucap cia kepada hanaya yang sedang tertidur di pelukan nya.
cia benar - benar menyukai hanaya dari sejak pertama bertemu, entah kepana cia memiliki ikatan batin antara dia dan hanaya.
ciq benar - benar menyayangi hanaya seperti anak nya sendiri, prasaan itu tidak pernah dia rasa selama ini sejak dia merawat anak kecil.
disaat cia ingin meletakan hanaya di dalam tempat tidur nya, nyonya adareld datang menghampiri cia dia ingin menyampaikan sesuatu kepada cia yang sudah tertunda dejak lama.
" cia ... apa hanaya sudah tidur ?"
ucap clara bertanya kepada cia
" sudah nyonya, baru saja "
ucap cia kepada clara
" cia ada sesuatu yang ingin aku dan suami ku sampaikan "
ucap clara dengan tersenyum.
" baik nyonya sebentar lagi saya akan menyusul "
ucap cia dengan lembut.
" baiklah kami akan menunggu mu di ruang kerja "
ucap clara dan berlalu pergi menuju ruang kerja suami nya .
🌹 empat puluh menit sebelum clara menemui cia 🌹
orion baru saja tiba di kediaman tuan adareld dia tiba bersama adik nya siapa lagi kalau bukan iksan yang kini semakin tampan.
orion yang bersikeras ingin membawa hanaya pulang ke surabaya harus menerima sarat dari sang ayah yang memintanya untuk menikahi pengasuh putri nya, yang rupa nya saja tidak dia ketahui karena selama orion berkunjung tidak pernah bertemu dengan pengasuh hanaya
" selamat datang dua singga ku !"
ucap tuan adareld kepada kedua putra tampan nya yang baru saja tiba di kediaman nya .
" apa kabar papa dan mama ?"
ucap orion dan iksan dengan bersamaan
" seperi yang kalian lihat kami sangat sehat "
ucap tuan adareld dan clara hanya tersenyum melihat putra bungsu nya yang langsung menghambur kedalam pelukan nya seperti biasa selalu saja manja .
" mama di mana hanaya ?"
ucap iksan bertanya kepada ibu nya
" putri cantik itu sedang bersama pengasuh nya, mereka sangat dekat dan tidak dapat terpisahkan "
ucap clara memberi tahu kepada anak bunggu nya
__ADS_1
" apa dia sangat cantik sehingga hanaya betah bersama nya ?"
ucap iksan
" dia sangat cantik, baik hati dan kamu akan terkejut bila melihat nya manti "
ucal clara membuat iksan penasaran
" apa iya ?"
ucap iksan
" iya ini foto kedekatan mereka berdua "
ucap clara memperlihatkan foto cia bersama hanaya di taman
" mama ... bukan kah dia ? tidak mungkin ini terjadi "
ucap iksan lalu dia langsung memberikan foto itu kepada orion
" ma..... apa ini ?"
ucap orion dengan penasaran
" seperti yang kamu lihat, dia pengasuh hanaya "
ucap tuan adareld dan orion hanya terdiam memandang foto itu
" kamu kaget ? "
ucap tuan adareld
" dia alicia andita dia berasal dari surabaya, dia di temukan riko di tempat hiburan malam saat beroprasi di bandung , aku sudah menyelidiki siapa dia sebenar nya dan ini hasil nya "
ucap tuan adareld sambil memberikan orion maap coklat.
orion sempat tidak yakin dan percaya bahwa istri nya memiliki kembaran dan mereka tinggal di kota yang sama namun tidak pernah bertemu.
" apa maksud ini pa ?"
ucap orion
" mereka berdua kembar ?"
ucap iksan dengam suara lantang.
" iya mereka berdua kembar sayang, kami sudah menyelidiki nya "
ucap clara memberi tahu kepada putra mereka yang tidak percaya
" mereka sangat mirip hanya saja sifat cia lebih lembut dan tenang di bantingkan voll yang periang "
ucap clara memberi tahu tentang sifat cia kepada iksan dan orion
" orion kamu masih ingin membawa hanaya tinggal bersama mu ?"
ucap tuan adareld kepada orion namun orion hanya diam tanpa berkata apa pun dia masih diam menatap foto cia dan hanaya
" bila iya kamu harus menikahi cia, dan menjaga cia dan hanaya bersama - sama karena perjuangan cia untuk bertemu hanaya sangat panjang dan menyakitkan "
ucap tuan adareld
" pa... tidak semudah yang papa pikirkan, dia memang sangat mirip dengan voll tapi dia bukan voll "
ucap orion memberi tahu pendapat nya kepada tuan adareld
__ADS_1
" memang bukan tapi mereka kakak dan adik, cia sangat menyayangi hanaya seperti anak nya bahkan dia belum mengetahui siapa ibu kandung hanaya "
ucap tuan adareld kepada orion
" pa... tapi tidak mungkin untuk ku menikahi dia, adik dari perempuan yang sangat aku cintai bahkan aku tidak mengenal nya kami tidak pernah bertemu atau saling menyapa "
ucap orion menolak
" terserah pendapat mu apa, bila kamu ingin hidup bersama putri mu kamu harus bersama dengan cia, bila tidak kamu jangan pernah berfikir untuk membawa hanaya pergi "
ucap tuan adareld mengancam putra nya.
orion yang mendapat printah dari tuan adareld pun tidak bisa menolak, karena itu hal yang terbaik untuk putri nya
" itu benar sayang, hanaya sudah sangat membutuhkan cia, cia lah yang merubah hanaya menjadi lebih baik, dia butuh sosok ibu nak "
ucap clara kepada putra nya
" terserah ibu dan ayah saja aku akan mengikuti kehendak kalian, tapi perlu kalian ketahui aku tidak akan pernah menerima nya di hati ku, karena voll sudah memenuhi hati ku "
ucap orion dengan kesal
" itu aku tidak bisa memastikan nya, karena hati siapa yang tahu "
ucap tuan adareld kepada putra pertama nya .
apa yang dikatakan tuan adareld memang betul hati dan ucapan tidak akan pernah sejalan saat kita merasa kesal.
" orion ambil sisi baik dari permasalah ini, kamu bisa memberi tahu kepada semua orang istri mu masih sehat berdiri di sebelah mu bersama anak mu, dan kamu bisa membalaskan dendam voll kepada ibu dab sodara tiri nya "
ucap clara kepada orion
" anak mu membutuhkan ibu, yang menyayangi nya dan dapat mengerti diri nya "
ucal clara kepada orion.
" terserah mama dan papa saja, jangan salah kan aku bila aku tidak pernah menga gap nya ada "
ucap orion dengan keegoisan nya
tok.... tok...tok...
" nyonya tuan ... saya cia apa boleh saya masuk ?"
ucap cia di depan pintu ruang kerja tuan adareld
" silahkan masuk cia pintu nya tidak di kunci "
ucap clara meminta cia masuk kedalam ruang kerja yang mana saat itu menjadi tempat keluarga itu bercerita tentang masa depan keluarga mereka .
.
.
.
.
.
Hai... semua buat yang penasar apa masih berlaku tawaran author beberapa bukan lalu jawaban masih ya...
siapa yang vote paling banyak akan dapat hadia dari author ya...
kita tunggu sampai akhir bulan ini siapa yang paling tinggi dapat... 1-3 oke...
__ADS_1
author mau tepatin janji yang karin tapi ini hanya berlaku di novel author yang berjudul lentera volleta ...oke makasih semua....