Lentera Volleta

Lentera Volleta
eps 35


__ADS_3

kembali ke awal ya...


pagi pun tiba kini cia dan hanaya sedang berada di taman indah temat voll biasa menghabiskan waktunya menanti orion pulang kerja, namun kali ini cia bukan menanti orion melainkan berjemur menikmati sinar mentari di pagi hari bersama hanaya.


cia membawa hanaya berjemur agar mendapat asupan vitamin D yang bagus untuk tubuh terlebih lagi untuk pertumbuhan tulang dan masih banyak manfaat dari berjemur untuk kesehatan tubuh.


cia tampak bahagia bersama hanaya yang terlihat jelas oleh clara dari jauh cucu cantik nya itu sedang membuka mata nya bermain bersama cia bercerita dan bernyanyi.


clara yang melihat hanya bisa tesrsenyum dan berkata


" pilihan suami ku tidak salah, dia sangat tepat menjaga hanya, tapi siapa dia ? "


ucap clara dari dalam hati bertanya tentang asal usul cia.


" pagi hanaya dan cia "


ucap clara menyapa dua orang yang sedang asik berjemur


" pagi nyonya "


ucap cia dengan suara lembut dan berubah menjadi pendiam seperti pertama bertemu kemarin


" bagai mana bisa dia terjaga jam segini ?"


ucap clara bertanya kepada cia


" bukan kah ini hal biasa untuk baby nyonya "


ucap cia dengan sedikit takut


" ya ... itu hal biasa. tapi tidak untuk hanaya, dia selalu tidur saat matahari terbit dan matahari terbenam dia akan bermain "


ucap clara sambil menimang baby cantik itu


" semalam putri cantik memang bermain namun jam dua malam dia sudah tertidur dan saat jam enam tadi dia terjaga "


ucap cia dengan lembut


" seperti nya dia suka bersama mu "


ucap clara kepada cia


" semoga iya nyonya karena lebih mudah menjaga anak yang menyukai kita "


ucap cia dengan pelan


" apa kamu sudah berpengalaman menjaga baby ?"


ucap clara


" iya sejak sma saya berkerja menjaga anak - anak di panti dan di tempat penitipan baby, dan setelah tamat sma saya berkerja menjadi baby sister nyonya "


ucap cia memberi tahu perkerjaan nya


" pantas saja kamu sangat pandai merawat hanaya "


ucap clara .


" hanaya ? "


ucap cia mengulang ucapan clara


" iya nama nya hanaya, atau thalita rahanaya adareld "


ucap clara sambil tersenyum


" nama yang indah,,, terlebih lagi pangilan nya "


ucap cia


" oh iya aku lupa mengenalkan nama baby cantik ini kepada mu "


ucap clara


" tidak apa- apa nyonya "


ucap cia


" jadi tadi malam kamu memangil nya dengan sebutan apa ?"


ucap clara bertanya

__ADS_1


" putri cantik "


ucap cia dengan polos nya


" kamu benar dia sangat cantik bukan "


ucap clara


" iya dia sangat cantik membuat semua orang terpanah apa lagi saat tersemyum "


ucal cia


" iya senyuman nya sama seperti mama nya "


ucap clara dengan pelan


" cia hanaya sudah tertidur, silahkan kamu bawa dia kedalam kamar nya , kamu bisa beristirahat "


ucap clara kepada cia.


" baik nyonya terimakasih "


ucap cia sambil berlalu pergi membawa hanaya menuju kamar baby kecil itu.


tidak terasa waktu sudah berlalu kini tepat tiga bulan cia berada di kediaman adareld merawat putri cantik bernama hanaya, kini hanaya sudah mulai pintar bercerita walau itu hanya bahasa pelanet untuk orang dewasa namun cia dia seperti mengerti apa yang di katakan baby cantik itu.


selama tiga bulan cia berada di kediaman adareld dia belum pernah sekali pun bertemu dengan orion, bagai mana mungkin ? itu semua karena orion tidak pernah berada di kediaman adareld dia selalu di sibukan dengan perkerjaan nya seperti dahulu.


mustahil tidak pernah bertemu ?


ya...memang mustahi kalau tidak pernah bertemu mereka berdua sering berselisihan namun tidak untuk bertatap muka, terkadang orion mampir kekamar hanaya namun itu disaat cia dan hanaya tertidur dan bila siang itu mustahil karena orion tidak pernah berada di kediaman adareld.


" siang.. cia dan putri cantik ?"


ucap clara kepada cia dan hanaya yang sedang bersantai di taman bungga sambil menyupin hanya makan siang.


" siang juga oma ... "


ucap cia memangil clara yang berstatus nyonya adareld dan dia memangil oma untuk membiasakan hanaya memanggil clara dengan sebutan oma.


" cantik nya cucu ku..., "


ucap clara kepada hanaya yang sedang bersantai.


ucap cia .


" nyonya apa boleh saya mencari tahu kabar ayah saya ?"


ucap cia bertanya kepada clara.


" kamu masih ingin mengetahui kabar nya ? padahal kamu tahu dia yang membuat mu menderita ?"


ucap clara bertanya kepada cia


" bagaimana pun dia teta ayah saya yang merawat saya sejak kecil nyonya "


ucap cia


" baik lah saya akan memberi tahu riko untuk memcari tahu di mana dia saat ini "


ucap clara ...


" terimakasih nyonya "


ucap cia.


" cia ... apa kamu sudah perah bertemu dengan papa nya hanaya ?"


ucap clara bertanya kepada cia tentang pertemuan mereka


" belum pernah nyonya, selama saya di sini tidak pernah sekali pun bertemu "


ucap cia


" seperti itu... "


ucap clara


" apa dia pemarah nyonya ?"


ucap cia bertanya

__ADS_1


" dia tidak pemarah, hanya saja dia dingin seperti es, dia berkata hanaya sekali - kali saja dan sangat jarang berada di rumah "


ucap clara menjelaskan tentang putra nya


" baik nyonya "


ucap cia


" cia besok saya akan pergi bersama opa nya hanaya selama satu atau dua bulan keluar negeri, dan papa nya hanaya meminta kalian berdua tinggal di kediaman nya "


ucap clara memberi tahu bahwa dia akan pergi dan orion meminta hanaya tinggal bersama nya.


" tinggal bersama nya ?"


ucap cia mengulang kembali ucapan clara


" iya tinggal di kediaman papa hanya yaitu di surabaya "


ucap clara kepada cia


" jadi papa hanaya tidak tinggal di sini melainkan di surabaya ?"


ucap clara tidak percaya


" iya... cia, papa dan mama hanaya dulu tinggal di surabaya, manun setelah hamil besar saya meminta mama hanaya tinggal di jakarta bersama kami, sampai melahirkan hanaya, namun "


ucap clara terputus dia mengambil nafas dalam sebelum melanjudkan ucapan nya


" mama hanaya meninggal sati minggu setelah melahirkan hanya dan papa hanaya tidak bisa merawat hanaya seorang diri dan saya tidak bisa ikut ke surabaya bersama nya dan seperti ini lah yang kamu lihat hanaya tinggal di sini bersama kita di jakarta dan papa nya hanya sekali - kali pulang karena perkerjaan nya yang sangat sibuk "


ucap clara menjelaskan kepada cia tentang perjalan hidup orion dan anak nya


" kasihan nya hanaya nyonya. masih kecil harus terpisah dari mama dan papa nya "


ucap cia dengan sangat pelan


" cia... apa kamu mau menjaga hanaya sampai dia mengerti apa itu kehidupan ?"


ucap clara


" saya akan menemani hanaya nyonya, bila bukan karena tuan dan nyonya mungkin saya masih di tempat terkutuk itu "


ucap cia dengan wajah bahagia


" berati kamu sudah setuju ya cia untuk tinggal di surabaya bersama hanaya dan papa nya "


ucap clara bertanya kepada cia


" tapi nyonya saya takut, bila mereka akan menemukan saya lagi "


ucap cia dengan sedikit ragu


" kamu tenang saja, keamanan mu sangat di utamakan bahkan kediaman papa hanaya lebih ketat dari ini "


ucap clara.


" baiklah nyonya, saya setuju karena saya sudah tidak ingin berurusan dengan semua musuh ayah saya "


ucap cia dengan wajah bahagia melihat kearah wajah clara


" tentu cia kami akan membuat mu aman tidak tersentuh siapa pun "


ucap clara .



Thalita rahanaya adareld ( hanya gambaran author aja ya, bila kalian kurang suka bisa bayangi yang lain )



alicia andita



orion adareld



clara adreld ibu orion atau nyonya adarel


__ADS_1


tuan adareld.


__ADS_2