
Voll asik dengan lamunan nya memandang kedalam lemari pakaian nya yang ada di dalam lemari, disana tergantung rapi lingerie cantik dan seksi milik voll dan beberapa gaun cantik tapi sayang disana tidak ada satupun baju piama dan kaos longgar untuk voll kenakan.
Voll merasa risih memakai baju seksi dihadapan sang suami, dia memang terbiasa memakai pakaian seksi itu tapi disaat bersama mona di dalam kamar nya, dan bila keluar kamar dia akan menganti nya langsung, baik di apartermen nya mau pun di kediaman orang tua nya.
Selagi asik voll memikirkan apa yang akan dia gunakan orion sudah selesai mandi dan berdiri di samping tempat tidur sambil berkata
" apa yang kamu lihat di dalam lemari itu ?"
Ucap orion membuyar kan lamunan voll
" asstafirullah mas,,,, kami mengagetkan ku"
ucap voll sambil menutup pintu lemari nya yang tersimpan lingerie kolek si nya
" apa ada yang kamu sembunyikan ?"
Ucap orion bertanya
" tidak ada hanya memikirkan sesuatu saja "
Ucap voll sambil memberi pakaian yang akan di kenakan oleh orion
" ini baju dari mona "
Ucap voll memberi pakaian yang akan di gunakan oleh orion yang masih terbungkus rapi di dalam kantong belanja merek toko langanan voll dan mona
" ehm... "
Ucap orion sambil membongkar baju itu
" eh.... Tunggu dulu apa mas mau pakai baju itu didepan ku "
Ucap voll bertanya
" emang nya kenapa ?"
__ADS_1
Ucap orion dengan datar
" jangan disini tunggu dulu aku mau pergi kekamar mandi baru mas boleh pakai baju disini "
Ucap voll sambil gerak cepat mengambil pakaian dan dalaman nya yang tersimpan rapi didalam lemari mau tidak mau dia mengambil baju seksi itu karena tidak mungkin untuk voll tidur pakai baju gaun dan baju kerja nya.
" dasar aneh... orang mau pakai baju di depan istri sendiri kok gak boleh ?"
Gerutu orion saat melihat voll berlari menuju kamar mandi
Hampir satu jam voll tidak keluar dari dalam kamar mandi di sengaja berlama- lama di dalam kamar mandi hanya menanti orion terpejam dia tidak ingin berpenampilan seksi di depan suami nya dia sedikit risih karena tidak terbiasa.
Dengan perlahan voll membuka pintu kamar mandi dan mengintip di cela kecil melihat apa suami nya sudah tertidur apa belum dan ternyata doa nya di kabul orion sudah hanyut terbawa dalam dunia mimpi nya.
" allhamdulillah akhirnya dia tertidur "
Ucap voll sambil masuk kedalam selimut dan menyelimuti tubuh nya dengan selimut tepal dia berharap akan bangun terlebih dahulu dari orion agar orion tidak melihat penampilan nya
Waktu terus berputar jam saat ini sudah menunjukan jam 2 malam orion mendapat pangilan darurat dari sang adik yang melaporkan hal penting untuk mereka berdua atasin
Bunyi pangilan dari iksan yang berulang kali memangil kakak nya, orion yang sedang nyenyak - nyenyak nya tertidur harus terjaga karena pangilan itu berulang kali menganggu
" ehm.... Siapa ini kenala menggangu saja "
Ucap orion sambil melepas peluka voll yang entah sejak kapan memeluk nya
" Iksan kenapa menghubungi ku selarut ini !"
Ucap orion melihat pangilan dari sang adik dan memutuskan langsung menghubungi iksan
" chan ada apa ? Kenapa kamu menghubungi ku selarut ini ?"
Ucap orion
" bang ini gawat, kapal yang membawa barang kita terancam tidak bisa bersandar di sumatera pengamanan disana sedang ketat sekali sepeti nya ada orang dalam yang membocorkan nya "
__ADS_1
Ucap iksan
" lancarkan rencana b, kita akan bertanggung jawab seluruh nya"
Ucap orion dengan santai
" oke ku jalankan semua nya "
Ucap iksan
Iksan bukan takut mengbil tindakan dia hanya tidak ingin berbuat bengis kepada angota nya, dia hanya mengimuti peraturan selama ini.
" baiklah kita jalan kan rencana "
Ucap orion
Setelah pangilan selesai orion langsung ingin kembali tertidur namun dia terganggu dengan pemandangan indah di hadapan nya
" Kucing nakal apa karena ini kamu berlama - lama di dalam kamar mandi ?"
Ucap orion sambil tersenyum melihat pemandangan dari tubuh istri cantik nya
" aku tidak akan menerkam mu sebelum kamu siap "
ucap orion sambil tersenyum melihat istri nya dan tidak lupa mencium kepala voll sebelum dia tidur.
.
.
.
.
.
__ADS_1