Lentera Volleta

Lentera Volleta
eps70


__ADS_3

Cia yang merasa kasihan akan putri semata wayang nya yang mendapat penolakan dari sang suami langsung menyusul orion yang berlalu pergi menuju kamar pribadi mereka, cia ingin meluruskan masalah yang sedang terjadi saat itu.


Cia tahu betul suami nya sedang dalam keadaan emosi, karena putri mereka meminta hal yang tidak mungkin untuk di ujudkan oleh orion, mengingat akan hal apa yang pernah terjadi dan orion tidak akan ingin hal itu terjadi kembali.


Dengan perlahan cia membuka pintu kamar dan dia langsung melihat kearah sang suami yang sedang memandangi foto yang sangat tidak asing untuk cia, orion tampak diam dan menatap sangat dalam kepada foto itu.


" mas... Boleh aku bicara ?"


Ucap cia dengan sangat lembut


" bila ingin membahas yang tadi tidak perlu, keputusan ku sudah tidak dapat di gangu gugat "


Ucap orion tanpa mengalihkan pandangan nya ke cia


" mas aku tahu kamu khawatir, tapi bila kita tidak mencoba apa kita akan tahu hasil nya? "


Ucap cia


" cukup Alicia, aku tahu yang baik dan yang buruk untuk putri ku "


Ucap orion yang masih menatap ke foto


" mas....! Hanaya juga putri ku, kamu lupa akan perjanjian mu? "


Ucap cia dengan emosi dia tidak ingin mendengar bahwa hanaya bukan putri nya


" dari usia nya 40 hari aku sudah berada di samping nya, menjadi ibu untuk nya bahkan aku rela menjadi Penganti kakak ku demi hanaya "


Ucap cia dengan kesal


" alicia cukup, aku tidak ingin memperpanjang masalah "


Ucap orion sambil menatap kearah wajah cia


" kenapa apa aku salah ?, mas 18 tahun aku berada di sisi hanaya dan kamu menjadi ibu dan istri yang baik untuk kalian semua, apa salah bila aku menginginkan yang terbaik untuk hanaya ?"


Ucap cia


" aku ingin dia seperti gadis sebaya nya, meraih apa yang dia inginkan tanpa terkekang di sangkar emas "


Ucap cia kembali


" apa maksud mu alicia ? Apa semua ini adalah alasan mu untuk pergi dari ku, melalu keinginan hanaya? "


Ucap orion dengan suara tinggi.


" mas... Aku selalu berusaha menjadi yang terbaik untuk dirimu, apa kamu pernah liat atau mengerti menjadi diri ku tidak semudah yang di fikir kan orang "

__ADS_1


Ucap cia kembali


" harus menyebunyikan jati diri sendiri semua orang, memakai identitas orang lain, dan satu lagi aku harus melihat suamiku bersama perempuan lain "


Ucap cia sambil menangis


" Alicia ini sudah perjanjian kita sejak awal, kamu akan menjadi istri ku dan nama mu akan berganti menjadi volleta demi putri ku, dan kamu menyetujuinya sendiri "


Ucap orion


" mas... Aku tahu itu, aku lakukan demi orang tua angkat ku dan aku menerima semua nya demi sodara kembar ku yang tidak lain istri dan ibu hanaya "


Ucap cia sambil menagis


" mas... Aku tahu aku hanya penganti untuk mu, kamu tidak pernah mencintai aku dan kamu hanya mengangap ku sebagai pengganti sodara kembaranku untuk menjadi ibu anak - anak mu mas "


Ucap cia dengan sangat emosional tanpa dia sadari bahwa hanaya sedang berduri di depan pintu kamar dia dan orion, mereka berdua sedang membongkar rahasia terbesar yang selama ini mereka rahasia kan dari putri sulung mereka


Hanaya yang mendengar hanya bisa menagis diam-diam dan mendengar semua yang dikatakan oleh kedua orang tua nya, awal nya dia tidak percaya tapi setelah dia mendengar sendiri ucapan ayah nya akan perjanjian yang di buat oleh orang tua nya membuat dia yakin bahwa dia bukan lah putri kandung dari wanita yang dia panggil mama selama 18 tahun terakhir ini, wanita yang selalu ada bersama nya disaat apa pun dan di mana pun.


Hanaya yang tidak bisa menahan kesedihan nya hanya bisa berlalu pergi meninggalkan kedua orang tua nya yang sedang bertengkar, hanaya malam itu sangat menyesal akan keputusan nya meminta izin untuk menukar hadia dari sang ayah demi menjadi pelukis yang selalu dia cita-citai.


Malam pun berlalu sangat panjang untuk hanaya karena mata nya sama sekali tidak bisa terpejam sedikitpun dan saat fajar terbit barulah hanaya memejamkan mata indah nya tanpa dia ketahui kedua orang tua nya sudah tidak berada di kediaman megah itu.


Sebelum hanaya terbangun dari tidur nya.


Alicia yang tidak lain ibu sambungan hanaya sudah bersiap untuk pergi meninggalkan kediaman yang selama 18 tahun terakhir menerima nya sebagai nyonya di kediaman itu, dan menjadi ibu dari putra dan putri keluaga adareld.


Orion dia sama sekali tidak mencegah keinginan cia untuk pergi meninggalkan kediaman mereka.pagi itu cia tampak sangat sedih turun dari lantai atas kediaman mereka sembari membawa koper dan pak budi pun bertanya dengan sedikit ragu


" nyonya anda mau kemana? "


Ucap pak budi bertanya kepada cia


" pak... Saya akan pergi kekediaman milka untuk beberapa saat "


Ucap cia dengan suara lemas nya


" apa tuan mengetahui keputusan nyonya? "


Ucap pak budi


" dia sudah mengetahui nya "


Ucap cia


" pak saya titip hanaya dan atta selama saya pergi "

__ADS_1


Ucap cia sembari pergi menuju taksi yang sudah menanti di depan pintu gerbang rumah nya


" tapi nyonya "


Ucap pak budi


" pak... Saya pergi dulu "


Ucap cia sembari menutup pintu mobil nya dan berlalu pergi meninggalkan kediaman megah itu


Dua jam setelah kepergian cia barulah hanaya terjaga dari tidur nya dan setelah dia rapi dia langsung mencari sang ibu , dia ingin mengatakan bahwa dia tidak ingin menjadi pelukis dia hanya ingin menjadi yang di inginkan oleh sang ayah, dia ingin selalu berada di dekat sang ibu namun saat hanaya mencari sang ibu sudah tidak berada di kediaman mereka dan betapa kecewa nya cia mengetahui bahwa ibu nya pergi meninggalkan dia tanpa berpamitan.


" pagi nona hanaya "


Ucap salah satu pelayan di kediaman adareld


" dimana mama? "


Ucap cia sambil duduk di meja makan meminum susuk yang baru saja dia ambil dari dalam kulkas


" saya belum melihat nyonya sejak tadi "


Ucap pelayan tersebut


" kalau atta? "


ucap hanaya


" tuan atta masih di dalam kamar nya dia baru pulang tadi pagi - pagi sekali "


Ucap pelayan itu


" dari mana dia? "


Ucap hanaya


" saya tidak tahu nona, setelah nona naik keatas tuan atta mendapat pangilan dan langsung pergi tanpa memberi tahu nona "


Ucap pelayan tersebut


" baiklah... Kalau pak budi dimana? "


Ucap hanaya bertanya keberadaan pak budi


" pak budi berada di taman bungga "


Ucap pelayan tersebut

__ADS_1


" oke saya akan pergi ke taman siapa tahu mama di sana "


Ucap hanaya pergi menuju taman bungga dia sangat berharap kejadian tadi malam hanya sebatas mimpi


__ADS_2