
" tuan kami sudah tiba "
yang tidak lain orang kepercayaan tuan adareld yang di tugaskan untuk menjemput pengasuh untuk hanaya harta berharga di keluarga adareld saat ini .
" emh... silahkan duduk "
ucap tuan adareld kepada tamu yang sudah mereka tunggu, sedangkan clara hanya terdiam sambil melihat siapa yang menjadi tamu mereka.
di hati clara langsung ingin bertanya dan ingin memeluk orang yang baru saja tiba di kediaman nya saat ini, bagaimana tidak dia sangat mirip dengan menantu kesayangan nya yang baru saja meninggal yaitu voll ibu kandung hanaya .
" akhir nya kamu tiba "
ucap tuan adareld dengan senyuman kepada wanita muda yang ada di hadapan nya, namun wanita itu tampak ketakutan dan masih berfikir yang aneh - aneh.
" tidak perlu khawatir, kamu disini bukan untuk menjadi wanita malam atau akan ku ambil organ tubumu untuk di jual "
ucap tuan adareld sambil tersenyum kepada wanita muda itu
" ehm... santai saja, angaplah ini seperti rumah mu "
ucap clara sambil mengengam tangan suami nya
" siapa nama mu gadis cantik ?"
ucap clara kepada gadis muda itu yang masih tertunduk diam dan mulai meggangkat kepala nya untuk menatap clara
" cia nyonya ... "
ucap gadis muda itu dan kembali tertunduk
"Cia ... jangan takut, kamu disini akan menjadi pengasuh cucu ku, untuk membantu ku merawat nya "
ucap clara sambil mengambil hanaya di dalam dekapan sang suami
" apa kamu bisa ?"
ucap clara bertanya dengan suara lembut nya kepada alicia
" saya akan mencoba nya nyonya, karena selama ini saya sering membantu menjaga baby "
ucap cia dengan sedikit takut dan menatap hanaya di dalam dekapan clara
" baiklah kalau seperti itu kamu boleh istirahat terlebih dahulu, dan mulai nanti malam kamu akan bertugas "
ucap clara kepada cia yang tampak nya masih belum mengerti akan tugas nya nanti malam dan setahu cia menjaga anak baby itu selalu siang hari.
" baik nyonya "
__ADS_1
ucap alicia .
" pak budi .... bawa cia kekamar yang berada di samping kamar hanaya, karena dia akan menjadi pengasuh hanaya mulai saat ini "
ucap clara memberi printah kepada pak budi kepala pelayan di kediaman adareld
" baik nyonya "
ucap pak budi dan cia pun mengikuti pak budi dari belakang menuju kamar tempat dia akan beristirahat selama dia berada di kediaman adareld dan entah kapan dia akan terbebas dari kediaman megah itu karena itu adalah hal yang sangat mustahil untuk cia
beberapa bulan lalu cia baru saja di jual ayah tiri nya kesebuah tempat hiburan malam karena ayah tiri cia tidak mampu membayar hutang kepada rentenir, dan selama satu bulan cia di sekap karena dia tidak ingin melayani pengunjung .dia memilih memukul pengunjung itu demi melindungi kesucian nya, pendapat cia lebih baik di bunuh dari pada harus kehilangan keperawanan nya ditangan pria yang tidak memiliki status suami nya.
" sayang... bagaimana bisa seperti ini ?"
ucap clara pada sang suami dia sangat kaget saat melihat cia pertama kali tiba di kediaman nya
" entahlah... ada seseorang yang berkata kepada ku bahwa dia menemukan kembaran voll "
ucap tuan adareld
" apa sudah kamu selidiki ?"
ucap clara
" dia anak angkat dari pria yang suka menghamburkan uang nya di club malam dan cia menjadi korban dari ayah tiri nya "
ucap tuan adareld
ucap clara dengan expresi terkejut
" ya... itu lah yang terjadi, selama beberpa minggu aku meminta riko menyelidiki cia kekampung halaman nya dan bagai mana bisa dia berakhir di tempat hiburan malam "
ucap tuan adareld memberi tahu kepada istri nya dia meminta orang keercayaan nya menyelidiki asal usul cia
" hasil nya ?"
ucap clara dengan penasaran
" dia hidup bersama kedua orang tua angkat nya, ibu nya penjual jamu keliling saat ayah nya di penjara dan ayah di penjara karena ulah nya sendiri.dulu pernah berkerja di prusahaan dan di pecat karena korupsi uang kantor untuk berjudi dan bermain dengan wanita malam, hidup cia semakin prihatin setelah ayah nya keluar dari penjara dia harus membantu ibu nya menjual jamu dan kue, sedangkan ayah nya hanya menghabiskan uang dan setelah ibu nya meninggal ayah nya semakin gila berjudi sampai menjual cia kepada rentenir dan berakhir di tempat hiburan malam "
ucap tuan adareld memberi tahu tentang cia kepada sang istri
" tapi kamu malah membawa nya kerumah kita, apa kamu yakin dia bisa merawat hanaya ?"
ucap clara bertanya kepada sang suami
" aku yakin dia bisa, karena di pernah berkerja sebagai baby sister sebelum dia berakhir seperti ini "
__ADS_1
ucap tuan adareld
" baiklah aku percaya kepada mu karena kamu tidak mungkin membuat cucu kita dalam masalah "
ucap clara sedikit ragu namun dia mencoba yakin kepada sang suami, dan bagaimana pun dia melihat kemiripan cia dengan voll siapa tahu cia memiliki sifat yang sama dengan voll dan dapat mengganyikan menantu kesayangan nya.
waktu berlalu saat ini malam sudah tiba dan jam sudah tepat di jam 2 malam baby cantik yang kerap di panggil hanaya sedang terjaga dan sedang asik bermain di dalam tempat tidur baby nya, cia yang bertugas menjaga hanya sedang menami hanaya tidak jarang dia mengendong dan berbuyanyi untuk baby cantik itu.
" hai anak tuan putri cantik ayo kita tidur saat ini sudah malam dan jam pun sudah berdetak menuju jam dua pagi "
ucap cia sambil mengendong memberi susu botol kepada hanya sambil membujuk hanya untuk tidur.
" apa kamu merindukan ibu mu ?"
ucap cia bertanya kepada baby cantik itu
" kamu boleh mengangap ku ibu mu, karena aku akan selalu menjaga mu sepanjang hari tidak akan meninggalkan mu "
ucap hanaya sambil tersenyum melihat kearah wajah hanaya yang sedang menatap nya dia terus berbincang tanpa ada jabawan dari baby cantik itu dan sekali - kali tersenyum melihat hanaya yang tersenyu kepada nya seakan hanaya mengerti ucapan nya.
waktu pun berlalu kini hanaya sudah terlelap setelah cia menimang nya dan tiba saat nya cia beristirahat pula, cia memutuskan untuk tidur di kamar hanya agar dia lebih mudah terjaga saat hanaya membutuhkan nya.
" putri cantik tidur nyenyak ya, besok pagi kita bangun melihat mentari pagi bersama - sama karena itu sangat bagus untuk mu "
ucap cia sebelum tidur di karpet lebut yang terbentang di lantai kamar hanaya.
tidak lama hanya dan cia tertidur lelap orion pulang dari tempat bisnis nya dan senggaja menyempatkan waktu nya melihat hanaya yang biasa terjaga sampai jam 4 pagi namun sayang kali ini putri nya sedang tertidur lelep di tempat tidur bayi nya di temani seorang wanita yang sedang tertidur di lantai.
" sayang kamu sudah tidur ? "
ucap orion sambil melihat anak cantik nya sambil tersenyum.
" sampai jumpa besok sayang "
ucap orion yang tidak ingin mengagu anak nya yang sedang tertidur lelap.
" apa dia yang berhasil membuat mu tidur lelap ?"
ucap orion sambil melirik ke arah wanita yang saat ini sedang tertidur dengan wajah yang terlindung lampu tidur di kamar hanaya.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.