
4
" mencari ku ?
atas dasar apa ?"
ucap milka wajah tampak tidak panik sedikit pun karena dia tidak merasa memiliki masalah, bila punada dia selalu lolos karena kurang bukti atau di selesaikan dengan uang.
" mereka tidak mengatakan apa- apa hanya mencari nona milka "
ucap asisten rumah tangga tuan untoro
" ya... sudah, ayo kita temui bersama- sama "
ucap tuan untoro neminta semua keluarga pergi menjumpai petugas berwajib yang mendatangi kediaman nya.
setahu tuan untoro keluarga nya tidak pernah terlibat di permasalahan yang menyangkut hukum, tuan untoro, mala dan milka langsung menuju ruang tamu namun cia dan tere dengan santai bermalas - malasan karena mereka berdua tahu akan terjadi drama
" selamat siang pak kami selaku petugas berwajib, dengan surat penangkapan atas nona milka akan membawa nona menuju kantor untuk melanjutkan penyidikan "
ucap salah satu petugas yang hadir di kediaman tuan untoro
" atas dasar apa kalian ingin membawa saya ?"
ucap milka dengan angkuh tidak pernah bermasalah dengan hukum
" atas nama pencemaran nama baik dan tindak kekerasan terhadap nona volleta untoro "
ucap salah satu petugas berwajib kepada milka dan seluruh keluarga untoro
" voll.... kamu yang melaporkan saya sebagai tersangka pencemaran nama baik dan tindakan kekerasan ?"
ucap milka tidak percaya akan ucapan petugas yang saat itu datang menjemput nya
" iya saya yang melaporkan tuduhan itu "
ucap tere selaku body gard voll
" kurang ajar kamu berani sekali melaporkan saya , siapa kamu ?"
ucap milka
" saya ... orang kepercayaan suami nona voll, yang beetanggung jawab atas keamanan nona voll selama berada di luar rumah dan tindakan anda sudah di luar batas kepada nona saya "
ucap tere ...
" kamu... "
ucap milka dengan kesal ingin menyerang tere dan langsung di tahan oleh pihak berwajib
" nona milka mari ikut bersama kami dan menjelaskan semua ny di kantor "
ucapa pihak berwajib
" pak jangan bawa saya, wanita sialan itu yang harus di bawa "
__ADS_1
ucap milka dengan kesal dan memberontak tidak ingin ikut kekantor berwajib.
" voll cukup... apa yang kamu perbuat kepada sodara mu ?"
ucap mala tersulud emosi kepada voll saat melihat putri nya di bawa kekantor pihak berwajib
" dia harus menerima apa yang sudah dia perbuat "
ucap voll dengan tegas
" maksud mu apa voll, walau bagai mana pun dia sodara mu "
ucap mala dengan kesal dan tuan untoro hanya terdiam melihat experi voll yang tampak tidak bersalah.
" putri mu sudah bersalah, dia tidak memiliki sopan santun, dan berani menampar ku "
ucap voll
" kamu.... "
ucap mala
"saya sudah bersikap baik dengan putri anda, yang pertama dia masuk keruangan ku berlaku kasar dan menghina ku, aku bisa terima hal itu untuk pertama kali karena suami nya sendiri meminta maaf dan berjanji akan mengajari istri nya tentang sopan santun, namun tidak untuk kedua kali nya dia berani menghina saya dan berani main melayngkan tangan mulus nya ke wajah saya, apa anda kira saya orang bodoh yang ingin jatuh di lubang yang sama ?"
ucap voll dengan wajah sinis nya
" mas... lihat lah putri mu, dia berani berlaku tidak sopan terhadap ku !"
" ayah... aku silahkan bila ayah ingin membela istro dan putri nya, namun untuk ku pribadi aku tidak akan berlaku baik kepada orang yang berani menghina ku dan anak yang saat ini aku kandung, terlebih lagi aku tidak pernah melakukan hal bodoh seperti putri nya "
ucap voll dengan penuh penekanan dan bersiap berlalu pergi dari kediaman tuan untoro
" sudalah nasi sudah menjadi bubur, kamu tahu sendiri sifat milka yang selalu mengambil tindakan tanpa berfikir panjang, dan kamu juga tahu bagai mana keras nya sifat voll "
ucap tuan untoro kepada mala yang saat itu berdiri di hadapan nya.
" mas kamu membela nya ?"
ucap mala dengan kesal
" aku tidak membela siapa pun, namun yang nama nya salah memang harus menerima hukuman "
ucap tuan untoro
" mas seperti nya kamu sekongkol dengan putri mu untuk menjebak putri ku !"
ucap mala
" atas dasar apa kamu berkata seperti itu ?"
ucal tuan untoro
" maku merahasiakan status voll yang saat ini sudah menikah, bila kamu menceritakan nya kepada milka dan aku tidak mungkin ini terjadi"
__ADS_1
ucap mala dengan raut wajah kesal nya
" kamu dan milka yang tidak pernah bertanya "
ucap tuan untoro dengan santai
" mas kamu keterlaluan "
ucap mala dengan suara membentak dan berlalu pergi meninggalkan tuan untoro dan voll yang masih berada di ruang tamu keluarga untoro .
kini mala tidak dapat lagi bersandiwara menyukai kepulangan voll dikeluarga untoro, dia telah membuka kedok nya di hadapan suami nya sendiri.
" ayah aku panit pulang dulu, masalah ini kita selesaikan secara hukum saja "
ucap voll dengan tegas
" ayah mengikuti alur saja, kalian berdua sama - sama putri ku, tidak mungkin untuk ku membela yang tidak benar, tapi ayah berharap kalian berdua dapat menyelesaikan nya dengan cara baik- baik dan tidak membuat malu nama keluarga kita "
ucap tuan untoro kepda cia/ voll
" ayah tidak ingin kehilangan kembali putri ayah lagi "
ucap tuan untoro
" apa ayah masih memili putri selesai aku ?"
ucap voll dengan wajah penasan dia ingin sekali tuan untoro membuka cerita masa lalu nya
" itu sudah sangat lama, tidak perlu kita cerita kan karen bunda mu pasti akan merasa sedih "
ucap tuan untoro
" baiklah bila ayah tidak ingin menceritakan nya saat ini, tapi lain waktu apa aku ingin mendengar cerita itu dari ayah "
ucap voll dan tuan untoro hanya tersenyum
" baiklah ayah aku pamit pulang, hanaya pasti akan mencari ku bila pulang telat "
ucap voll berpamitan kepada sang ayah
" hem... hati - hati dan salam untuk cucu ku "
ucap tuan untoro kepada cia/ voll .
.
.
.
.
.
.
__ADS_1